Wali Kota Jakut Sebut Permukiman Warga di Kebun Bayam Ilegal - Kompas.com

Wali Kota Jakut Sebut Permukiman Warga di Kebun Bayam Ilegal

Kompas.com - 14/09/2017, 15:31 WIB
Kampung Kebun Bayam, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara.Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.com Kampung Kebun Bayam, Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta Utara.


JAKARTA, KOMPAS.com -
Wali Kota Jakarta Utara Husein Murad menyebutkan bahwa lahan yang ditempati warga di Kampung Kebun Bayam, Kelurahan Papanggo, Tanjung Priok, adalah bukan tanah asli milik warga Kampung Kebun Bayam.

Hal itu dia katakan untuk menanggapi kunjungan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon ke Kampung Kebun Bayam, pada Rabu (13/9/2017). Dalam kesempatan itu, Fadli meminta Pemprov DKI Jakarta tidak menggusur permukiman warga di Kampung Kebun Bayam

"Wajar saja warga ketakutan mau ditertibkan karena memang mereka sadar kalau tanah yang mereka tempati sekarang ini bukan punya mereka, itu ilegal," ungkap Husein, Kamis (14/9/2017).

(baca: Kepada Fadli Zon, Warga Kampung Kebun Bayam Minta Jangan Digusur)

Kendati demikian, Husein meminta warga Kampung Kebun Bayam tidak khawatir soal penggusuran karena pemerintah sudah menyiapkan solusi dengan menyediakan tempat tinggal ganti berupa rumah susun (rusun).

"Sampai sekarang belum ada rencana, belum ada pembahasan untuk melakukan penertiban. Namun, saya tegaskan pemerintah juga tidak menelantarkan mereka itu, pastinya bakal direlokasi ke tempat yang lebih baik lagi, lebih bagus," ujar Husein.

Kompas TV Permukiman warga di pinggir Sungai Ciliwung di wilayah Bukit Duri, Jakarta Selatan, mulai dibongkar.


EditorIndra Akuntono
Komentar

Terkini Lainnya

Jika Masih Padat, Polisi Akan Berlakukan 'One Way' Mulai Kertasari hingga Cikarut

Jika Masih Padat, Polisi Akan Berlakukan "One Way" Mulai Kertasari hingga Cikarut

Nasional
Kepolisian Diminta Konsisten Terapkan Tes Psikologi untuk Pemohon SIM

Kepolisian Diminta Konsisten Terapkan Tes Psikologi untuk Pemohon SIM

Nasional
Indo Barometer: Sumut Inginkan Jokowi, tetapi JK Tidak Diinginkan

Indo Barometer: Sumut Inginkan Jokowi, tetapi JK Tidak Diinginkan

Nasional
Rekonstruksi Ungkap Alur Pembunuhan Sadis terhadap Sopir Taksi Online di Palembang

Rekonstruksi Ungkap Alur Pembunuhan Sadis terhadap Sopir Taksi Online di Palembang

Regional
Velodrome Jakarta Disebut yang Terbaik se-Asia

Velodrome Jakarta Disebut yang Terbaik se-Asia

Megapolitan
Pencarian Korban KM Sinar Bangun Dimaksimalkan hingga 10 Hari

Pencarian Korban KM Sinar Bangun Dimaksimalkan hingga 10 Hari

Nasional
Besok, Menhub dan Panglima TNI Tinjau Lokasi Tenggelam KM Sinar Bangun

Besok, Menhub dan Panglima TNI Tinjau Lokasi Tenggelam KM Sinar Bangun

Nasional
Muara Angke Disebut Habitat Buaya, Warga Tak Pernah Lihat Buaya di Sana

Muara Angke Disebut Habitat Buaya, Warga Tak Pernah Lihat Buaya di Sana

Megapolitan
Indo Barometer: Elektabilitas Edy-Musa 36,9 Persen, Djarot-Sihar 37,8 Persen

Indo Barometer: Elektabilitas Edy-Musa 36,9 Persen, Djarot-Sihar 37,8 Persen

Nasional
Biografi Tokoh Dunia: Joan of Arc, Sang Dara Penakluk Pasukan Inggris

Biografi Tokoh Dunia: Joan of Arc, Sang Dara Penakluk Pasukan Inggris

Internasional
Indo Barometer: Ganjar-Yasin 67,3 Persen, Sudirman-Ida 21,1 Persen

Indo Barometer: Ganjar-Yasin 67,3 Persen, Sudirman-Ida 21,1 Persen

Nasional
Di Haul Bung Karno, Hasto Sebut Kaum Soekarnois-Religius Selalu Beriringan

Di Haul Bung Karno, Hasto Sebut Kaum Soekarnois-Religius Selalu Beriringan

Nasional
Studi: Terdapat 1 Miliar Senjata Api di Dunia, Bagaimana di Indonesia?

Studi: Terdapat 1 Miliar Senjata Api di Dunia, Bagaimana di Indonesia?

Internasional
Prabowo Ziarah ke Makam Jendral M Yusuf dan Pangeran Diponegoro

Prabowo Ziarah ke Makam Jendral M Yusuf dan Pangeran Diponegoro

Regional
Beasiswa Perfilman di IKJ, Ini Jadwal dan Syaratnya

Beasiswa Perfilman di IKJ, Ini Jadwal dan Syaratnya

Edukasi

Close Ads X