Kisah Viral Foto Ferrari Bambang Soesatyo yang Mentok di Gang Sempit

Kompas.com - 23/01/2018, 09:49 WIB
Akses masuk menuju rumah kontrakan yang dulu ditempati Andi Firmansyah, yang tercatat sebagai pemilik mobil Ferrari California B 1 RED, di Jakarta Barat, Senin (22/1/2018). Tunggakan pajak mobil itu mencapai Rp 364 juta. Ridwan Aji Pitoko/KOMPAS.comAkses masuk menuju rumah kontrakan yang dulu ditempati Andi Firmansyah, yang tercatat sebagai pemilik mobil Ferrari California B 1 RED, di Jakarta Barat, Senin (22/1/2018). Tunggakan pajak mobil itu mencapai Rp 364 juta.
|
EditorIcha Rastika

JAKARTA, KOMPAS.com — Mobil Ferrari California berwarna merah dengan pelat nomor B 1 RED menjadi pembicaraan publik belakangan ini. 

Hal itu tak terlepas dari Ketua DPR Bambang Soesatyo atau Bamsoet yang pernah mengunggah foto bersama kendaraan tersebut. Tak ayal, publik langsung mengira bahwa mobil tersebut milik Bambang Soesatyo. 

Foto Bamsoet dengan Ferrari merah ini viral di mana-mana. Namun, penelusuran kisah Ferrari merah ini pada akhirnya masih mentok di sebuah gang sempit. 

Penelusuran mobil ini bukan sekadar iseng belaka. Pemprov DKI Jakarta memang tengah menggalakkan penagihan pajak mobil-mobil mewah yang belum dibayarkan.

Setelah ditelusuri, mobil Ferrari California dengan pelat nomor B 1 RED itu belum dibayarkan pajaknya. Tak tanggung-tanggung, nilai pajak yang belum dibayarkan itu mencapai ratusan juta rupiah.

Bambang pun mengklarifikasi bahwa kendaraan tersebut sudah dijual beberapa tahun lalu.

Baca juga: Bambang Soesatyo Tak Pernah Tercatat sebagai Pemilik Ferrari B 1 RED

Berdasarkan data dari Samsat Jakarta Barat, mobil itu dimiliki seseorang bernama Andi Firmansyah yang tinggal di Gang Y, Jalan Kebon Jeruk Raya, Palmerah, Jakarta Barat.

Berkaitan dengan tunggakan pajak yang disebut-sebut mencapai Rp 364 juta, Samsat Jakarta Barat pun mendatangi rumah Andi tersebut pada Sabtu, 20 Januari 2018.

Namun, Kepala Unit Pelayanan PKB dan BBNKB Jakarta Barat Elling Hartono yang datang ke sana ketika itu gagal bertemu dengan Andi lantaran yang bersangkutan sudah pindah.

"Pak RT bilang warganya yang namanya Andi Firmansyah itu sudah pindah sekitar tiga atau empat tahun lalu," kata Elling kepada Kompas.com, Senin (22/1/2018).

Koleksi Mobil Ketua DPR Bambang Soesatyodok.instagram Koleksi Mobil Ketua DPR Bambang Soesatyo
Kompas.com pun mencoba menelusuri alamat rumah yang pernah ditempati oleh Andi itu. Hasilnya, rumah tersebut merupakan rumah kontrakan yang berada di sebuah gang kecil.

Hanya motor dan pejalan kaki yang bisa mengakses jalan menuju rumah bernomor 85A tersebut.

Sayangnya, saat menelusuri alamat tersebut, orang yang menempati rumah itu enggan diwawancarai oleh Kompas.com.

Menurut Elling, Andi Firmansyah yang tercatat sebagai pemilik mobil mewah ini bekerja sebagai petugas keamanan di sebuah kantor di kawasan Jakarta Barat berdasarkan informasi yang dihimpunnya.

"Berdasarkan informasi ketua RT setempat, Pak Andi itu kerja sebagai sekuriti di Tanah Abang," ujar Eling.

Baca juga: Pemilik Mobil Ferrari B 1 RED Bekerja sebagai Sekuriti

Tak ada nama Bambang Soesatyo

Mengenai nama Bambang Soesatyo, Elling menyampaikan bahwa tidak ada nama Bambang Soesatyo sebagai pemilik mobil tersebut pada data Samsat Jakbar.

Berdasarkan data Samsat Jakbar, kendaraan tersebut sejak awal merupakan milik Andi Firmansyah.

"Ferrari dengan plat nomor B 1 RED itu pemilik pertamanya atas nama Andi F," ujar Elling.

Elling mengatakan, kendaraan tersebut sudah terdaftar sejak 22 September 2014 dan sejak saat itu pula tidak ada perubahan data kepemilikan.

Pajak mobil tersebut belum dibayarkan sejak tiga tahun lalu. "Pajaknya sudah mati sejak Maret 2015," ucap Elling.

Baca juga: Pajak Ferrari B 1 RED Mati sejak 2015, Tunggakannya hingga Rp 364 Juta

Hingga saat ini, keberadaan Andi Firmansyah belum diketahui. Elling pun mengimbau yang bersangkutan untuk segera melunasi pajak kendaraan tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tunggu Hasil Otopsi Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Pulogadung

Polisi Tunggu Hasil Otopsi Jasad Bayi yang Ditemukan di Kali Pulogadung

Megapolitan
Polisi Temukan Pisau dan Bercak Darah di Mobil Sopir Taksi Online yang Tewas di Bekasi

Polisi Temukan Pisau dan Bercak Darah di Mobil Sopir Taksi Online yang Tewas di Bekasi

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Gempa di Jakarta Serasa 'Nyungsep' | Sawangan Kini Terbanyak Kasus Covid-19 di Depok

[POPULER JABODETABEK] Gempa di Jakarta Serasa "Nyungsep" | Sawangan Kini Terbanyak Kasus Covid-19 di Depok

Megapolitan
Hari Terakhir PPDB Jakarta hingga Pukul 15.00 WIB, Masih Ada Kursi Kosong di 115 SMAN

Hari Terakhir PPDB Jakarta hingga Pukul 15.00 WIB, Masih Ada Kursi Kosong di 115 SMAN

Megapolitan
Pro Kontra Keputusan Anies Izinkan Reklamasi Ancol di Mata Anggota DPRD DKI

Pro Kontra Keputusan Anies Izinkan Reklamasi Ancol di Mata Anggota DPRD DKI

Megapolitan
Ratusan Pegawai di Lingkungan Kantor Wali Kota Jakut Jalani Rapid Test

Ratusan Pegawai di Lingkungan Kantor Wali Kota Jakut Jalani Rapid Test

Megapolitan
UPDATE Grafik 7 Juli di Depok: Tambah 13 Kasus, 21 Pasien Sembuh

UPDATE Grafik 7 Juli di Depok: Tambah 13 Kasus, 21 Pasien Sembuh

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta Hujan Siang dan Sore Nanti

Prakiraan Cuaca BMKG Rabu: Jakarta Hujan Siang dan Sore Nanti

Megapolitan
Pengunjung Top One Diminta Sembunyi Saat Digerebek, Dikunci di Ruangan Gelap dan Pengap

Pengunjung Top One Diminta Sembunyi Saat Digerebek, Dikunci di Ruangan Gelap dan Pengap

Megapolitan
PPDB Jakarta Tahap Akhir Sisakan 2.512 Kursi di 115 SMA Negeri, Ini Daftarnya

PPDB Jakarta Tahap Akhir Sisakan 2.512 Kursi di 115 SMA Negeri, Ini Daftarnya

Megapolitan
JPO GBK Dirusak Aksi Vandalisme

JPO GBK Dirusak Aksi Vandalisme

Megapolitan
Ojek Online Diizinkan Bawa Penumpang di Kota Bekasi Mulai Kamis Besok

Ojek Online Diizinkan Bawa Penumpang di Kota Bekasi Mulai Kamis Besok

Megapolitan
Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Politisi PAN Sebut Reklamasi Ancol Bisa Tambah Pendapatan Daerah

Megapolitan
PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

PSBB Transisi, Anak Berusia di Bawah 5 Tahun dan Lansia Dilarang Nonton di Bioskop DKI

Megapolitan
Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Update 7 Juli: 7 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Berjumlah 507

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X