Komplotan Copet JPO Sudirman Sering Beraksi di "Car Free Day" Setiap Akhir Pekan

Kompas.com - 09/02/2018, 11:40 WIB
Komplotan pencopet di JPO Sudirman berhasil dibekuk Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Senin (5/2/2018) Polda Metro JayaKomplotan pencopet di JPO Sudirman berhasil dibekuk Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Senin (5/2/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com  Kasubdit Resmob AKBP Aris Supriyono menjelaskan, komplotan copet yang diringkus beberapa waktu lalu, tak hanya beraksi di jembatan penyeberangan orang (JPO) Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat saja. Mereka juga kerap beraksi di lokasi car free day di Jakarta.

"Mereka ini sudah lama (mencopet), kalau sehari-hari (mencopet) di JPO, tetapi saat weekend biasa beraksi di CFD," kata Aris saat dihubungi Kompas.com, Jumat (9/2/2018).

Saat beraksi, lanjutnya, mereka selalu berkelompok dan membagi tugas.

Baca juga: Usai Beraksi, Komplotan Copet di JPO Sudirman Dibekuk Polisi


Ada yang bertugas mengalihkan perhatian dengan menabrak korban, mengambil barang, dan mengumpulkan hasil copetan.

Setelah terkumpul, mereka akan berpencar, dan bertemu lagi di lokasi yang sudah ditentukan.

Ponsel merupakan barang yang paling sering mereka copet. Mereka jarang mengambil uang atau dompet.

Baca juga: PT KCI Tanggapi Banyaknya Copet di KRL

"Karena menurut mereka, (ponsel) itu paling mudah dicuri dan ringan," ujarnya.

Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya meringkus tiga tersangka komplotan copet di halte busway Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, pada Senin (5/2/2018).

Ketiganya tertangkap setelah mencopet ponsel bermerek iPhone 6 milik korban yang dijadikan barang bukti.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mobil Satpol PP Jakbar Lawan Arus dan Bikin Macet, Kasatpol Sebut Sedang Bawa Copet

Mobil Satpol PP Jakbar Lawan Arus dan Bikin Macet, Kasatpol Sebut Sedang Bawa Copet

Megapolitan
Gara-gara Mobil Satpol PP Lawan Arus, Jalan Puri Kembangan Macet Panjang Sore Tadi

Gara-gara Mobil Satpol PP Lawan Arus, Jalan Puri Kembangan Macet Panjang Sore Tadi

Megapolitan
Lutfi Alfian, Pemuda yang Sempat Viral Fotonya Saat Demo DPR Didakwa 3 Pasal Alternatif

Lutfi Alfian, Pemuda yang Sempat Viral Fotonya Saat Demo DPR Didakwa 3 Pasal Alternatif

Megapolitan
Masih Direvitalisasi, Tak Ada Pagar Pembatas Antara Kali dan Trotoar di Dekat Kantor Wali Kota Jakbar

Masih Direvitalisasi, Tak Ada Pagar Pembatas Antara Kali dan Trotoar di Dekat Kantor Wali Kota Jakbar

Megapolitan
Kasus Persekusi Anggota Banser Bermula dari Senggolan Sepeda Motor

Kasus Persekusi Anggota Banser Bermula dari Senggolan Sepeda Motor

Megapolitan
Anggaran Belum Cair, Portal Pembatas di Dekat Halte Transjakarta Grogol Masih Rusak

Anggaran Belum Cair, Portal Pembatas di Dekat Halte Transjakarta Grogol Masih Rusak

Megapolitan
Jaksa Sebut Lutfi Alfian Bukan Pelajar, Kenakan Seragam Hanya untuk Buat Onar

Jaksa Sebut Lutfi Alfian Bukan Pelajar, Kenakan Seragam Hanya untuk Buat Onar

Megapolitan
Mobil Lexus hingga Fortuner Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Parkiran Mal

Mobil Lexus hingga Fortuner Terjaring Razia Pajak Kendaraan di Parkiran Mal

Megapolitan
Laporan VP Garuda Indonesia soal Tudingan Germo Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi

Laporan VP Garuda Indonesia soal Tudingan Germo Berlanjut ke Pemeriksaan Saksi

Megapolitan
Didakwa Buat Onar Saat Demo di DPR, Lutfi Alfian Tak Ajukan Eksepsi

Didakwa Buat Onar Saat Demo di DPR, Lutfi Alfian Tak Ajukan Eksepsi

Megapolitan
Ikut Pemilihan RW di Jatiasih Harus Bayar Rp 15 Juta, DPRD: Tak Melanggar tapi Tidak Masuk Akal

Ikut Pemilihan RW di Jatiasih Harus Bayar Rp 15 Juta, DPRD: Tak Melanggar tapi Tidak Masuk Akal

Megapolitan
Tanggapi Janji Ari Askhara Beri Koper Tumi ke Awak Kabin, Karyawan Garuda: Itu Perlengkapan Kerja

Tanggapi Janji Ari Askhara Beri Koper Tumi ke Awak Kabin, Karyawan Garuda: Itu Perlengkapan Kerja

Megapolitan
Warga Jakarta Utara, Kini Bikin SKCK, Tes Urin, hingga Bayar Pajak Bisa di Mall

Warga Jakarta Utara, Kini Bikin SKCK, Tes Urin, hingga Bayar Pajak Bisa di Mall

Megapolitan
Petugas Damkar Kesulitan Cari Sarang Kobra di Jakasampurna, Bekasi

Petugas Damkar Kesulitan Cari Sarang Kobra di Jakasampurna, Bekasi

Megapolitan
Alasan Masih Muda, Lutfi Alfian Ajukan Penangguhan Penahanan

Alasan Masih Muda, Lutfi Alfian Ajukan Penangguhan Penahanan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X