Semrawutnya Kota Depok karena Spanduk Kampanye hingga Cicilan Rumah - Kompas.com

Semrawutnya Kota Depok karena Spanduk Kampanye hingga Cicilan Rumah

Kompas.com - 14/02/2018, 11:19 WIB
Reklame berupa tawaran cicilan rumah hingga alat peraga kampanye terlihat usang di Jalan Boulevard Grand Depok City, Kota Depok, Rabu (14/2/2018).KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNA Reklame berupa tawaran cicilan rumah hingga alat peraga kampanye terlihat usang di Jalan Boulevard Grand Depok City, Kota Depok, Rabu (14/2/2018).

DEPOK, KOMPAS.com - Reklame berupa alat peraga kampanye hingga promo cicilan rumah yang sudah usang terpasang di beberapa wilayah Kota Depok. Selain itu, tambang-tambang maupun tali pengikat tampak semrawut di beberapa tiang maupun pepohonan.

Kasatpol PP Depok Yayan Arianto mengatakan, sejak awal 2018 pihaknya telah menertibkan dengan mencopot paksa sebanyak 694 reklame tanpa izin yang terpasang di beberapa wilayah Kota Depok.

"Bahkan ada papan bilboard yang kami copot paksa di Jalan Margonda karena tak memiliki izin," kata Yayan saat dikonfirmasi, Rabu (14/2/2018).

Menurut Yayan, keberadaan reklame berupa spanduk, poster, dan atribut lainnya yang dipasang sembarangan tanpa izin itu mengganggu keindahan kota karena terlihat semrawut. Satpol PP mencopotnya agar pemandangan kota terlihat lebih rapi.

Yayan menuturkan, biasanya para pemasang reklame bergerilia pada malam hari. Sehingga kawasan yang tadinya bersih dari reklame menjadi dipenuhi reklame.

"Ini melanggar Perda Depok Tentang Pembinaan dan Pengawasan Ketertiban Umum, kami tak segan-segan melakukan pencopotan paksa," kata Yayan.

Terkait hal tersebut, pihaknya pun akan mengamankan langsung jika kedapatan ada pihak yang memasangkan reklame tanpa izin di Depok.

"Pasti akan langsung kita tertibkan dan melakukan pemusnahan reklame agar ada efek jera," ucap Yayan.

Kompas TV Video Amatir Rekam Putting Beliung di Bogor


Komentar

Terkini Lainnya

Sudrajat Sebut Lembaga Survei Saat Ini Tidak Bisa Dipertanggungjawabkan

Sudrajat Sebut Lembaga Survei Saat Ini Tidak Bisa Dipertanggungjawabkan

Regional
Jokowi: Bersihkan Lembaga Pendidikan dari Ideologi Sesat Terorisme

Jokowi: Bersihkan Lembaga Pendidikan dari Ideologi Sesat Terorisme

Edukasi
'Rolling Charity', Komunitas Sedekah Bergulir untuk Kaum Papa di Kediri

"Rolling Charity", Komunitas Sedekah Bergulir untuk Kaum Papa di Kediri

Regional
58 Napi Terorisme Dipindahkan dari Nusakambangan

58 Napi Terorisme Dipindahkan dari Nusakambangan

Regional
Korut Minta Korsel Pulangkan 12 Pekerja Restoran yang Membelot

Korut Minta Korsel Pulangkan 12 Pekerja Restoran yang Membelot

Internasional
Ini Calon Gubernur Favorit Pilihan Generasi Milenial Versi Instrat

Ini Calon Gubernur Favorit Pilihan Generasi Milenial Versi Instrat

Regional
Mencekamnya Jakarta pada Hari Terakhir Berkuasanya Soeharto...

Mencekamnya Jakarta pada Hari Terakhir Berkuasanya Soeharto...

Nasional
Massilumba Oroang, Tradisi 'Kaveling' Tempat Shalat Tarawih di Masjid Polewali Mandar

Massilumba Oroang, Tradisi "Kaveling" Tempat Shalat Tarawih di Masjid Polewali Mandar

Regional
Jelang Lebaran, CFD Solo Akan Diliburkan Sementara Selama 3 Pekan

Jelang Lebaran, CFD Solo Akan Diliburkan Sementara Selama 3 Pekan

Regional
Survei Indo Barometer, Soeharto Dinilai sebagai Presiden Paling Berhasil

Survei Indo Barometer, Soeharto Dinilai sebagai Presiden Paling Berhasil

Nasional
KPU Tajungpinang: Peserta Pilkada yang Gunakan Rumah Ibadah untuk Kampanye Diberi Saksi Tegas

KPU Tajungpinang: Peserta Pilkada yang Gunakan Rumah Ibadah untuk Kampanye Diberi Saksi Tegas

Regional
Momen Langka Ibu Meghan Markle Menggandeng Pangeran Charles

Momen Langka Ibu Meghan Markle Menggandeng Pangeran Charles

Internasional
Toyota MR2 Spyder Terbakar, Pengemudi Selamat, tapi Sedikit 'Shocked'

Toyota MR2 Spyder Terbakar, Pengemudi Selamat, tapi Sedikit "Shocked"

Megapolitan
Era Belajar Online, Ini 4 Tips Agar Hasil Optimal

Era Belajar Online, Ini 4 Tips Agar Hasil Optimal

Edukasi
Protes Warga Berujung Penghentian Uji Coba Penutupan Tiga Simpang di Mampang Prapatan

Protes Warga Berujung Penghentian Uji Coba Penutupan Tiga Simpang di Mampang Prapatan

Megapolitan

Close Ads X