Jalan Retak di Berlan Akan Diperbaiki, Sandiaga Minta Warga Tidak Panik - Kompas.com

Jalan Retak di Berlan Akan Diperbaiki, Sandiaga Minta Warga Tidak Panik

Kompas.com - 14/02/2018, 13:42 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (12/2/2018). KOMPAS.com/JESSI CARINA Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (12/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com  Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sudah mengetahui info Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait jalan retak di kawasan Berlan, Matraman, Jakarta Timur.

Ia meminta warga tidak panik karena keretakan tersebut bukan karena patahan aktif.

"Itu tidak terkait patahan. Jadi, kami harus memastikan bahwa tidak ada kepanikan di masyarakat," ujar Sandiaga di Kinanti Building, Jalan Epicentrum Tengah, Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018).

Baca juga: Jalan yang Retak di Berlan Matraman Pernah Ditambal, tetapi Rusak Lagi

Jalan retak di Berlan, Matraman.KOMPAS.com/STANLY RAVEL Jalan retak di Berlan, Matraman.
Sandiaga mengatakan, jalan yang retak itu bisa saja disebabkan pergerakan tanah.

Dia memastikan retakan itu segera diperbaiki Dinas Bina Marga DKI Jakarta.

Selain itu, dia juga mempertimbangkan penataan sungai di kawasan itu. Misalnya dengan membuat penyangga di sekitar bantaran sungai agar tidak terjadi pergerakan tanah.

Baca juga: Jalan Retak di Berlan Matraman Makin Panjang

"Nanti kami akan bawa ahli-ahli, mungkin dari ITB untuk melihat, menganalisa apakah perlu menyiapkan penyangga di sekitar bantaran sungai supaya tidak terjadi susulan pergerakan tanah di situ," katanya.

Sebelumnya, satu ruas jalan di Kampung Berlan, Matraman, Jakarta Timur, retak hingga 100 meter.

Akibatnya, jalan ambles dan miring ke arah Sungai Ciliwung yang berada di sebelah jalan tersebut.


Kompas TV Kondisi jalan yang rusak mencapai sekitar 5 kilometer.

Komentar

Terkini Lainnya

Jokowi: Bersihkan Lembaga Pendidikan dari Ideologi Sesat Terorisme

Jokowi: Bersihkan Lembaga Pendidikan dari Ideologi Sesat Terorisme

Edukasi
'Rolling Charity', Komunitas Sedekah Bergulir untuk Kaum Papa di Kediri

"Rolling Charity", Komunitas Sedekah Bergulir untuk Kaum Papa di Kediri

Regional
58 Napi Terorisme Dipindahkan dari Nusakambangan

58 Napi Terorisme Dipindahkan dari Nusakambangan

Regional
Korut Minta Korsel Pulangkan 12 Pekerja Restoran yang Membelot

Korut Minta Korsel Pulangkan 12 Pekerja Restoran yang Membelot

Internasional
Ini Calon Gubernur Favorit Pilihan Generasi Milenial Versi Instrat

Ini Calon Gubernur Favorit Pilihan Generasi Milenial Versi Instrat

Regional
Mencekamnya Jakarta pada Hari Terakhir Berkuasanya Soeharto...

Mencekamnya Jakarta pada Hari Terakhir Berkuasanya Soeharto...

Nasional
Massilumba Oroang, Tradisi 'Kaveling' Tempat Shalat Tarawih di Masjid Polewali Mandar

Massilumba Oroang, Tradisi "Kaveling" Tempat Shalat Tarawih di Masjid Polewali Mandar

Regional
Jelang Lebaran, CFD Solo Akan Diliburkan Sementara Selama 3 Pekan

Jelang Lebaran, CFD Solo Akan Diliburkan Sementara Selama 3 Pekan

Regional
Survei Indo Barometer, Soeharto Dinilai sebagai Presiden Paling Berhasil

Survei Indo Barometer, Soeharto Dinilai sebagai Presiden Paling Berhasil

Nasional
KPU Tajungpinang: Peserta Pilkada yang Gunakan Rumah Ibadah untuk Kampanye Diberi Saksi Tegas

KPU Tajungpinang: Peserta Pilkada yang Gunakan Rumah Ibadah untuk Kampanye Diberi Saksi Tegas

Regional
Momen Langka Ibu Meghan Markle Menggandeng Pangeran Charles

Momen Langka Ibu Meghan Markle Menggandeng Pangeran Charles

Internasional
Toyota MR2 Spyder Terbakar, Pengemudi Selamat, tapi Sedikit 'Shocked'

Toyota MR2 Spyder Terbakar, Pengemudi Selamat, tapi Sedikit "Shocked"

Megapolitan
Era Belajar Online, Ini 4 Tips Agar Hasil Optimal

Era Belajar Online, Ini 4 Tips Agar Hasil Optimal

Edukasi
Protes Warga Berujung Penghentian Uji Coba Penutupan Tiga Simpang di Mampang Prapatan

Protes Warga Berujung Penghentian Uji Coba Penutupan Tiga Simpang di Mampang Prapatan

Megapolitan
Uji Coba Dihentikan, Beton Pembatas Tiga Simpang di Mampang Prapatan Diangkut

Uji Coba Dihentikan, Beton Pembatas Tiga Simpang di Mampang Prapatan Diangkut

Megapolitan

Close Ads X