Satpol PP Depok Tertibkan Lapak PKL di Jalan Boulevard GDC

Kompas.com - 15/02/2018, 14:17 WIB
Satpol PP Kota Depok melakukan penertiban bangunan liar di sekitar Jalan Boulevard Grand Depok City, Kamis (15/2/2018). KOMPAS.com/IWAN SUPRIYATNASatpol PP Kota Depok melakukan penertiban bangunan liar di sekitar Jalan Boulevard Grand Depok City, Kamis (15/2/2018).

DEPOK, KOMPAS.com - Satuan Polisi Pamong Praja ( Satpol PP) Kota Depok melakukan penertiban bangunan liar yang dijadikan lapak para pedagang kaki lima (PKL) untuk berjualan di sekitar Jalan Boulevard Grand Depok City.

Meski hujan cukup deras mengguyur Kota Depok dan sekitarnya sejak pagi, namun Satpol PP yang dibantu oleh personil TNI, Polisi serta elemen organisasi masyarakat tetap melanjutkan penertiban tersebut.

Saat dilakukan penertiban, bangunan liar yang terdapat di sekitar kawasan perumahan GDC masih sepi PKL yang berjualan. Sehingga dengan leluasa bangunan liar tersebut dibongkar.

Kepala Satpol PP Kota Depok, Yayan Arianto mengatakan, pembongkaran bangunan liar ini dilakukan karena sebelumnya telah dilayangkan surat peringatan sebanyak tiga kali kepada para PKL dan pemilik bangunan liar.

"Sudah dilayangkan SP (surat peringatan) 1 dan 2, tapi masih ada bangli, kemudian layangkan lagi SP 3, lantas kita bongkar," kata Yayan, Kamis (15/2/2018).

Keberadaan PKL dan bangunan liar menurut Yayan telah melanggar Peraturan Daerah Kota Depok Nomor 16 Tahun 2012 tentang pembinaan dan pengawasan ketertiban umum.

"Oleh karena itu kita tertibkan, supaya tidak terlihat kumuh," ucap Yayan.

Selain Satpol PP dan aparat kepolisian serta TNI, ada juga ormas yang mengenakan seragam loreng-loreng berwarna orange.

"Kami hanya ikut mengawasi saja," kata seorang anggota ormas dari Pemuda Pancasila.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Polisi Tangkap Spesialis Pencuri Motor yang Beraksi di Wilayah Tangsel

Megapolitan
Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Kapolsek Kalideres Sebut Tidak Ada Indikasi Pilot Wings Air Dibunuh

Megapolitan
Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Pilot Wings Air Diduga Bunuh Diri, Ini Tanggapan Lion Air Group

Megapolitan
Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Pemprov DKI Kesulitan Kuras Saluran Air di Sunter Sebelum Penggusuran

Megapolitan
Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Soal Ormas Kelola Parkir, DPRD Kota Bekasi akan Panggil Pengusaha Minimarket

Megapolitan
Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Diduga Bunuh Diri, Pilot Wings Air Ditemukan Tewas di Kamar Indekos

Megapolitan
10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

10 Tahun Dagang di Sunter, Pedagang Minta Dibina Pemprov DKI

Megapolitan
9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

9 Bulan Ormas Kelola Parkir Minimarket, Hanya Rp 1,2 Miliar Masuk Kas Daerah

Megapolitan
Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Dalam Sidang, Hakim Konfirmasi Kabar Nunung Jual 4 Rumah

Megapolitan
Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Komisi III DPRD Bekasi Nilai Salah Langkah Bapenda Tunjuk Anggota Ormas Kelola Parkir Minimarket

Megapolitan
Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Menanggung Hidup Keluarga Besar, Nunung Minta Hakim Ringankan Vonis

Megapolitan
Setu Sawangan di Depok 'Menguning' Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Setu Sawangan di Depok "Menguning" Setahun Sekali, Ini Sebabnya...

Megapolitan
PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

PAD Bekasi Minus Rp 1 Triliun, Pemkot akan Optimalkan Reklame dan PBB

Megapolitan
Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Polisi Tembak Kaki 3 Pembobol Showroom Motor di Pamulang, Seorang Kena Bokong

Megapolitan
Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Antisipasi Kampanye Hitam Pilkades, Polresta Tangerang Turunkan Personel Khusus

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X