Penumpang Kereta di Stasiun Duri Nekat Melompat Keluar dari Peron

Kompas.com - 29/03/2018, 21:00 WIB
Penumpang di Stasiun Duri nekat melompat dari peron sementara beralas besi pada Kamis (29/3/2018). KOMPAS.com/ RIMA WAHYUNINGRUMPenumpang di Stasiun Duri nekat melompat dari peron sementara beralas besi pada Kamis (29/3/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah penumpang kereta rel listrik (KRL) di peron 4 Stasiun Duri nekat melompat dari tangga peron pada Kamis (29/3/2018).

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi pukul 17.40 WIB, penumpang dari KRL jurusan Tangerang berdesakan keluar dan berbenturan dengan penumpang lain yang hendak masuk kereta.

Mereka melompati peron yang tak beratap dan beralaskan rangkaian besi di tengah derasnya hujan.

Baca juga : Video: Penumpang Membeludak, Sistem Buka Tutup Diterapkan di Stasiun Duri

Aksi beberapa penumpang yang nekat melompat tersebut menuai reaksi dari penumpang lainnya. "Eh lihat-lihat! (Ada yang) lompat!" teriak seorang penumpang wanita.

Mereka menyelip sela-sela pegangan tangga peron besi untuk melompat ke tanah dan menyeberang ke peron lain menuju pintu keluar. Tak sedikit, laki-laki dan perempuan pun bergantian melompat.

Petugas yang berjaga di ujung peron pun menyadari penumpang yang melompat sambil menunjuk-nunjuk seolah menyampaikan peringatan.

Namun, mereka tak mengindahkan peringatan itu. Berdasarkan informasi Kepala Stasiun Duri Widy Arier Subiyanto sebelumnya, peron beralas besi tersebut bersifat sementara.

Rencananya, dalam waktu dekat akan diperpanjang selaras dengan panjang masing-masing peron yang bisa menampung 12 gerbong.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Seorang Pria Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk di Tanjung Priok

Seorang Pria Ditemukan Tewas dengan Luka Tusuk di Tanjung Priok

Megapolitan
Lolos Seleksi CPNS Pemprov DKI, Jangan Lupa Isi Daftar Riwayat Hidup, Ini Caranya...

Lolos Seleksi CPNS Pemprov DKI, Jangan Lupa Isi Daftar Riwayat Hidup, Ini Caranya...

Megapolitan
Banyak Pesepeda Jadi Korban Begal, Kadishub: Hindari Bawa Barang Berharga

Banyak Pesepeda Jadi Korban Begal, Kadishub: Hindari Bawa Barang Berharga

Megapolitan
Pemuda di Depok Satroni dan Ancam Bunuh Ustaz, Diduga Gangguan Jiwa

Pemuda di Depok Satroni dan Ancam Bunuh Ustaz, Diduga Gangguan Jiwa

Megapolitan
Anggotanya Diintimidasi, Tim Pemenangan Benyamin-Pilar Berencana Tempuh Jalur Hukum

Anggotanya Diintimidasi, Tim Pemenangan Benyamin-Pilar Berencana Tempuh Jalur Hukum

Megapolitan
Tim Pendukung Benyamin-Pilar Tertabrak Motor Saat Pasang APK di Pamulang, Diduga akibat Diintimidasi

Tim Pendukung Benyamin-Pilar Tertabrak Motor Saat Pasang APK di Pamulang, Diduga akibat Diintimidasi

Megapolitan
Ganti Rugi Longsor di Ciganjur Tak Jelas, Warga Berencana Tempuh Jalur Hukum

Ganti Rugi Longsor di Ciganjur Tak Jelas, Warga Berencana Tempuh Jalur Hukum

Megapolitan
Warga Korban Banjir Belum Sependapat Soal Ganti Rugi, Satu RT Minta PT Khong Guan Bayar 80 Persen

Warga Korban Banjir Belum Sependapat Soal Ganti Rugi, Satu RT Minta PT Khong Guan Bayar 80 Persen

Megapolitan
Seorang Pria Mencoba Lompat dari Lantai 22 di Apartemen Salemba, Damkar Berhasil Gagalkan

Seorang Pria Mencoba Lompat dari Lantai 22 di Apartemen Salemba, Damkar Berhasil Gagalkan

Megapolitan
Banyak Warga Keluar Kota, Tempat Wisata di Jakarta Lebih Sepi

Banyak Warga Keluar Kota, Tempat Wisata di Jakarta Lebih Sepi

Megapolitan
Ormas Sering Bentrok di Ciledug, Polisi Diminta Tak Kompromi dan Berani Bubarkan

Ormas Sering Bentrok di Ciledug, Polisi Diminta Tak Kompromi dan Berani Bubarkan

Megapolitan
Bentrok Ormas Makan Korban di Ciledug tapi Berujung Damai, Pengamat: Jangan Didiamkan!

Bentrok Ormas Makan Korban di Ciledug tapi Berujung Damai, Pengamat: Jangan Didiamkan!

Megapolitan
Kisah PKL di Jalan Wahid Hasyim, Puluhan Tahun Setia Jajakan Kardus Bekas

Kisah PKL di Jalan Wahid Hasyim, Puluhan Tahun Setia Jajakan Kardus Bekas

Megapolitan
Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Libur Panjang Terjadi Mulai Besok

Polisi Prediksi Puncak Arus Balik Libur Panjang Terjadi Mulai Besok

Megapolitan
Ini Kronologi Pencurian Disertai Pembunuhan di Rumah Kos Kawasan Tambora

Ini Kronologi Pencurian Disertai Pembunuhan di Rumah Kos Kawasan Tambora

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X