DKI Akan Dapat Lahan dari Kompensasi KLB untuk Bangun Rusun DP 0 Rupiah

Kompas.com - 09/04/2018, 20:55 WIB
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (22/2/2018).KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFAR Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (22/2/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta mempertanyakan bagaimana Pemprov DKI Jakarta menyediakan lahan untuk program rumah DP 0 rupiah.

Meski program itu dipastikan bukan berbentuk rumah tapak, namun tetap saja jumlahnya cukup banyak, kurang lebih 50.000 unit yang harus dibangun setahun.

Dalam rapat bersama Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD yang membahas Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022, Sekretaris Daerah Saefullah mengatakan, pengadaan lahan rencananya akan dibantu dengan kompensasi koefisien lantai bangunan (KLB) dari proyek swasta.

"Kerja keras dari timnya Pak Gamal (Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup), kewajibanan KLB itu ganti tanah, nanti kita inbrengkan ke siapa gitu. Sesuai prosedurnya," kata Saefullah dalam rapat tersebut, Senin (9/4/2018).

Baca juga : DPRD Minta Pemprov DKI Lebih Jelas soal Program Rumah DP 0 Rupiah

Saefullah memperkirakan, ada 20 hektar tanah yang bisa didapatkan DKI dengan mengonversikan kompensasi KLB yang belum dilunasi pengembang. Tanah ini bisa diinbrengkan atau diserahkan Pemprov DKI ke BUMD yang membangun rumah DP 0 rupiah.

"Kalau kepala daerah cepat terima ini, di tangan udah 20 hektar dari kewajiban, bisa kita tunjuk di daerah pinggiran. Terpaksa di pinggiran, karena nilainya. Bisa di Jakarta Barat, Selatan, Timur, sampai Utara, pinggiran," ujar Saefullah.

Baca juga : Sandiaga Sebut Pembentukan BLUD untuk Rumah DP 0 Rupiah Ditunda

Adapun BUMD yang ditunjuk untuk menggarap lahan DKI yakni PD Pasar Jaya, PD Sarana Jaya, dan PT Jakarta Propertindo.

Sebelumnya, kompensasi KLB atau kompensasi yang dibayarkan karena menambah lantai bangunan ini sempat menuai kontroversi semasa pemerintahan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Saat itu, Ahok menggunakannya untuk membangun infrastruktur publik seperti sejumlah rusun dan Simpang Susun Semanggi.


Terkini Lainnya

Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru Dimulai Maret

Uji Kompetensi Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru Dimulai Maret

Edukasi
Besok, Polisi Limpahkan Lagi Berkas Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekas ke Kejaksaan

Besok, Polisi Limpahkan Lagi Berkas Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Bekas ke Kejaksaan

Megapolitan
Kalla Sebut Penentuan Tarif MRT Harus Dicari Jalan Tengah

Kalla Sebut Penentuan Tarif MRT Harus Dicari Jalan Tengah

Nasional
KPU Rancang Debat Terakhir Pilpres Digelar 9 April

KPU Rancang Debat Terakhir Pilpres Digelar 9 April

Nasional
Jaksa Agung Tegaskan Komitmen Penuntasan Kasus Dugaan Pengaturan Skor Sepakbola

Jaksa Agung Tegaskan Komitmen Penuntasan Kasus Dugaan Pengaturan Skor Sepakbola

Nasional
Ini Elektabilitas Parpol di Mata 'Emak-emak' Menurut Survei LSI Denny JA

Ini Elektabilitas Parpol di Mata "Emak-emak" Menurut Survei LSI Denny JA

Nasional
Sedang Meditasi, Biksu Ini Tewas Diinjak Gajah Liar

Sedang Meditasi, Biksu Ini Tewas Diinjak Gajah Liar

Internasional
Stunting, Pengangguran dan 5 Tantangan Pendidikan Saat Ini

Stunting, Pengangguran dan 5 Tantangan Pendidikan Saat Ini

Edukasi
Para Perempuan Penjelajah, Keliling Dunia hingga Keluar Angkasa

Para Perempuan Penjelajah, Keliling Dunia hingga Keluar Angkasa

Internasional
Fakta Hidup 'Si Mantan Preman' Bagas Suratman, Jadi Petani Sukses hingga Omset Rp 15 Juta Per Hari

Fakta Hidup "Si Mantan Preman" Bagas Suratman, Jadi Petani Sukses hingga Omset Rp 15 Juta Per Hari

Regional
Pererat Tali Persaudaraan, Gubernur Olly Apresiasi Perayaan Cap Go Meh

Pererat Tali Persaudaraan, Gubernur Olly Apresiasi Perayaan Cap Go Meh

Regional
Ferrial Sofyan Dicopot dari Wakil Ketua DPRD dan Digantikan Santoso

Ferrial Sofyan Dicopot dari Wakil Ketua DPRD dan Digantikan Santoso

Megapolitan
Alvito Deanova dan Putri Ayuningtyas Diusulkan Jadi Moderator Debat Ketiga

Alvito Deanova dan Putri Ayuningtyas Diusulkan Jadi Moderator Debat Ketiga

Nasional
Tim Forensik Mabes Polri Ikut Selidiki Ledakan di Mal Taman Anggrek

Tim Forensik Mabes Polri Ikut Selidiki Ledakan di Mal Taman Anggrek

Megapolitan
Sikap Prabowo Saat Debat yang Dikritik Parpol Koalisi Pendukungnya

Sikap Prabowo Saat Debat yang Dikritik Parpol Koalisi Pendukungnya

Nasional

Close Ads X