Viral Hotman Paris Adukan Puluhan "Debt Collector" yang Serbu Wanita, Ini Kata Polisi

Kompas.com - 13/04/2018, 08:19 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Melalui akun Instagram pribadinya, pengacara Hotman Paris baru-baru ini menginformasikan kejadian seorang wanita di Tebet, Jakarta Selatan, didatangi puluhan debt collector.

Dalam video unggahanya pada Rabu (11/4/2018), Hotman mengatakan tengah membutuhkan bantuan polisi karena ada seorang wanita berinisial S yang tinggal di Apartemen The Lavande Residence di Jalan Dr Supomo, Tebet, Jakarta Selatan, menangis ketakutan setelah didatangi puluhan laki-laki berbadan tegap.

"Menangis-nangis ketakutan karena di lobi apartemennya di customer service didatangi puluhan laki-laki berbadan tegap yang tidak jelas apakah itu debt collector atau tidak. Mohon kepada Kapolres Jakarta Selatan dan jajarannya dan juga kepada Kapolsek Tebet untuk segera melakukan penertiban di Apartemen Lafande," ujar Hotman dalam videonya.

Di akhir videonya, Hotman juga menyebut bahwa kejadian ini sangat mendesak dan wanita tersebut membutuhkan bantuan segera.

"Emergency Pak Polisi, segera, terima kasih," sebut Hotman.

Baca juga: Pakai Pistol Mainan untuk Mengancam, "Debt Collector" Ditangkap

Pada Kamis (12/4/2018), Hotman kembali mengunggah sebuah video. Dalam video tersebut tergambar sebuah mobil bertuliskan "RESMOB" tengah melaju. Dalam keterangan video disebutkan:

"Resmob Polda Metro atas perintah Kasubdit AKBP Aris Supriyono Polda Metro gerak cepat angkut semua dept collector ke TKP hanya hitungan menit setelah hotman teriak minta bantuan via IG! Hotman dapat telpon dari warga sekitar bahwa ada puluhan dept collector datangin seorang wanita! Setelah dikonfrontir depan polisi ternyata wanita korban tidak tidak berhutang! Thanks Pak Polisi! Gerakan Kopi Jhony," tulis Hotman.

Ketika dikonfirmasi, Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Aris Supriyono membenarkan adanya informasi tersebut. Namun, ia menjelaskan, selain informasi dari instagram Hotman, pihaknya juga menerima laporan resmi terkait hal ini.

"Iya benar (ada informasi). Ada juga laporan mengenai kejadian itu kepada petugas piket kami," ujar Aris ketika dihubungi, Kamis (12/4/2018) malam.

Baca juga: Kisah Kedai Kopi Johny, Kian Ramai karena Ulah Hotman Paris

Dihubungi terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya menjelaskan, setelah menerima laporan tersebut, jajaran Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Selatan, dan Polsek Tebet bergerak menuju TKP.

Sesampainya di lokasi, Argo melanjutkan, polisi mendapati S tengah bersama dua pria berbadan tegap. Namun, sudah tak terjadi keributan di lokasi.

"Setelah sampai lokasi tidak ada keributan yang terjadi. Tapi kami mengamankan dua pria berbadan tegap yang berada di lokasi tersebut, bukan sepuluh. Ini adalah masalah utang piutang," kata dia.

Menurut Argo kasus ini akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Depok Akan Rehab Jembatan dan Perbaiki Jalan Rusak di GDC

Pemkot Depok Akan Rehab Jembatan dan Perbaiki Jalan Rusak di GDC

Megapolitan
Pengemudi Mobil Pajero Tabrak Taksi dan 7 Motor di MT Haryono, 2 Orang Tewas

Pengemudi Mobil Pajero Tabrak Taksi dan 7 Motor di MT Haryono, 2 Orang Tewas

Megapolitan
Tersangka Kasus Korupsi Tetap Jadi Pegawai Pemkot Tangerang, Ini Alasannya...

Tersangka Kasus Korupsi Tetap Jadi Pegawai Pemkot Tangerang, Ini Alasannya...

Megapolitan
Polisi Masih Kesulitan Ungkap Identitas Mayat yang Ditemukan di Seberang Istana Bogor

Polisi Masih Kesulitan Ungkap Identitas Mayat yang Ditemukan di Seberang Istana Bogor

Megapolitan
Akta Kelahiran Diduga Palsu Beredar di Jaksel, Dukcapil: Bukan Produk Kami

Akta Kelahiran Diduga Palsu Beredar di Jaksel, Dukcapil: Bukan Produk Kami

Megapolitan
Pasutri Edarkan Uang Palsu di Jakarta Barat, Cari Untung Bertransaksi di Pasar Tradisional

Pasutri Edarkan Uang Palsu di Jakarta Barat, Cari Untung Bertransaksi di Pasar Tradisional

Megapolitan
Begal HP Beraksi di Kawasan Tambora, Modusnya Menanyakan Alamat ke Korban

Begal HP Beraksi di Kawasan Tambora, Modusnya Menanyakan Alamat ke Korban

Megapolitan
Produksi Uang Palsu Rp 30 Juta Sepekan, Pasutri Transaksi ke Pasar Harapkan Uang Kembalian

Produksi Uang Palsu Rp 30 Juta Sepekan, Pasutri Transaksi ke Pasar Harapkan Uang Kembalian

Megapolitan
Taman Kota 1 Tangsel Kembali Dibuka, Pengunjung: Rekomendasi Tempat Bermain Murah Meriah

Taman Kota 1 Tangsel Kembali Dibuka, Pengunjung: Rekomendasi Tempat Bermain Murah Meriah

Megapolitan
Porprov Banten 2022 Digelar November, Bakal Ada 37 Cabang Olahraga

Porprov Banten 2022 Digelar November, Bakal Ada 37 Cabang Olahraga

Megapolitan
Pasutri Cetak Uang Palsu hingga Rp 300 Juta, Dalang Pemalsuan Masih Diburu

Pasutri Cetak Uang Palsu hingga Rp 300 Juta, Dalang Pemalsuan Masih Diburu

Megapolitan
Pawai Pebalap Formula E Batal, Diganti Sesi Foto dan 'Meet and Greet' Terbatas di Monas

Pawai Pebalap Formula E Batal, Diganti Sesi Foto dan "Meet and Greet" Terbatas di Monas

Megapolitan
Program Migor Rakyat Disebut Beratkan Pembeli, YLKI: Harus Ada Kerja Sama dengan Pemda

Program Migor Rakyat Disebut Beratkan Pembeli, YLKI: Harus Ada Kerja Sama dengan Pemda

Megapolitan
Rumah yang Terbakar di Kebayoran Lama Ternyata Asrama Polri, Kapolres Jaksel: Anggota Kami jadi Korban

Rumah yang Terbakar di Kebayoran Lama Ternyata Asrama Polri, Kapolres Jaksel: Anggota Kami jadi Korban

Megapolitan
Korban Dugaan Penipuan oleh Pengembang Perumahan Datangi Polres Bogor dan Gelar Unjuk Rasa

Korban Dugaan Penipuan oleh Pengembang Perumahan Datangi Polres Bogor dan Gelar Unjuk Rasa

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.