Propaganda ISIS Banyak Diunggah di Situs Web Milik Aman Abdurrahman

Kompas.com - 17/04/2018, 18:28 WIB
Peneliti dari Pusat Kajian Terorisme dan Konflik Sosial Universitas Indonesia Solahudin saat bersaksi sebagai saksi ahli dalam sidang kasus peledakan bom di Jalan MH Thamrin pada 2016 dengan terdakwa Aman Abdurrahman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018).KOMPAS.com/NURSITA SARI Peneliti dari Pusat Kajian Terorisme dan Konflik Sosial Universitas Indonesia Solahudin saat bersaksi sebagai saksi ahli dalam sidang kasus peledakan bom di Jalan MH Thamrin pada 2016 dengan terdakwa Aman Abdurrahman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Tulisan-tulisan yang berisi propaganda ISIS atau Negara Islam Irak dan Suriah banyak diunggah di situs web Millah Ibrahim milik tersangka peledakan bom di Jalan MH Thamrin, Aman Abdurrahman.

Dalam setahun bahkan tercatat ada 155 tulisan propaganda ISIS yang diunggah di situs web tersebut.

Peneliti dari Pusat Kajian Terorisme dan Konflik Sosial Universitas Indonesia Solahudin mengemukakan hal itu saat memberikan keterangan sebagai ahli dalam persidangan Aman di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018).

"Saya pernah hitung, tahun 2013 mulai bulan November sampai tahun 2014 bulan Oktober, 155 tulisan propaganda ISIS dipublikasikan di website tersebut," kata Solahudin.

Baca juga : Kata Ahli, Aman Abdurrahman Gerakkan Bom Thamrin dari Lapas Nusakambangan

Tulisan Aman juga banyak diunggah di situs web itu. Tulisan-tulisan Aman tersebut, dalam dakwaan, disebut sebagai salah satu cara dia menggerakkan orang untuk melakukan aksi terorisme.

 Menurut Solahudin, laman Millah Ibrahim merupakan milik Aman dan kelompoknya.

"Beliau dengan kelompoknya punya website, namanya Millah Ibrahim," kata Solahudin.

Selain di laman Millah Ibrahim, tulisan-tulisan Aman juga banyak dipublikasikan di media sosial seperti Facebook. Tulisan-tulisan Aman juga disebarkan di aplikasi percakapan Telegram.

"Paling tidak saya catat, 2016-2017 ada lebih dari 60 channel Telegram berbahasa Indonesia berafiliasi dengan ISIS," ucap Solahudin.

Baca juga : Aman Abdurrahman Disebut Pengaruhi Abu Bakar Baasyir Berbaiat ke ISIS

Aman Abdurrahman dalam kasus itu didakwa telah menggerakkan orang untuk melakukan berbagai aksi terorisme, termasuk bom Thamrin. Aman menggerakkan orang untuk melakukan teror dengan berceramah. Materi ceramah itu diambil dari buku seri materi tauhid karangannya sendiri.


Terkini Lainnya

Lama Buat Pesanan, Penjual Pecel Lele Dikeroyok Pembelinya di Bekasi

Lama Buat Pesanan, Penjual Pecel Lele Dikeroyok Pembelinya di Bekasi

Megapolitan
Ramyadjie Priambodo Gunakan Uang Hasil Bobol ATM untuk Transaksi Bitcoin

Ramyadjie Priambodo Gunakan Uang Hasil Bobol ATM untuk Transaksi Bitcoin

Megapolitan
Dua Anak Balita Kakak Beradik Tewas Terbakar di Dalam Mobil yang Rusak

Dua Anak Balita Kakak Beradik Tewas Terbakar di Dalam Mobil yang Rusak

Regional
Bermain di Pantai usai Ujian, 13 Siswa SMA Disuruh Pulang oleh Polisi Syariat

Bermain di Pantai usai Ujian, 13 Siswa SMA Disuruh Pulang oleh Polisi Syariat

Regional
BPN: Dukungan Erwin Aksa Semakin Menguatkan Posisi Prabowo-Sandiaga

BPN: Dukungan Erwin Aksa Semakin Menguatkan Posisi Prabowo-Sandiaga

Nasional
Jokowi 'Groundbreaking' MRT Fase II pada 24 Maret 2019

Jokowi "Groundbreaking" MRT Fase II pada 24 Maret 2019

Nasional
Wapres Sebut Penghapusan Ujian Nasional Membahayakan Kualitas Pendidikan

Wapres Sebut Penghapusan Ujian Nasional Membahayakan Kualitas Pendidikan

Nasional
Bocah 9 Tahun Berkeliling Bagikan Uang Tabungan Orangtuanya ke Orang Asing

Bocah 9 Tahun Berkeliling Bagikan Uang Tabungan Orangtuanya ke Orang Asing

Internasional
Siswa Lulus SNMPTN Tidak Diijinkan Ikut SBMPTN 2019

Siswa Lulus SNMPTN Tidak Diijinkan Ikut SBMPTN 2019

Edukasi
Ramyadjie Priambodo Dapat Data Nasabah dari Komunitas di 'Black Market'

Ramyadjie Priambodo Dapat Data Nasabah dari Komunitas di "Black Market"

Megapolitan
Anies Ajukan Proyek Infrastruktur ke Jokowi Senilai Rp 571 Triliun

Anies Ajukan Proyek Infrastruktur ke Jokowi Senilai Rp 571 Triliun

Megapolitan
Menurut LSI, Prabowo-Sandi Dirugikan jika Kalangan Terpelajar Banyak yang Golput

Menurut LSI, Prabowo-Sandi Dirugikan jika Kalangan Terpelajar Banyak yang Golput

Nasional
Korban Aksi Teror Masjid Selandia Baru Ini Ingin Peluk Teroris Pembunuh Istrinya

Korban Aksi Teror Masjid Selandia Baru Ini Ingin Peluk Teroris Pembunuh Istrinya

Internasional
Pelajar SMK yang Ditangkap Polisi Jual Tembakau Gorila Racikannya Via Online

Pelajar SMK yang Ditangkap Polisi Jual Tembakau Gorila Racikannya Via Online

Regional
6.831 Orang Mengungsi akibat Bencana Banjir Bandang di Sentani Jayapura

6.831 Orang Mengungsi akibat Bencana Banjir Bandang di Sentani Jayapura

Nasional

Close Ads X