Kata Sandiaga soal Usul Majukan Waktu Ganjil Genap di Sudirman-Thamrin - Kompas.com

Kata Sandiaga soal Usul Majukan Waktu Ganjil Genap di Sudirman-Thamrin

Kompas.com - 17/04/2018, 19:21 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga UnoKompas.com/Akhdi Martin Pratama Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menyambut positif usulan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), untuk memajukan waktu penerapan sistem ganjl genap di Jalan Sudirman menuju MH Thamrin.

Menurut Sandiaga, usulan tersebut saat ini masih dalam tahap pengkajian. "Kita akan kaji, dan itu kita apresiasi sekali BPTJ untuk mengurangi kemacetan di Jakarta," ujar Sandiaga di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (17/4/2018).

Baca juga : BPTJ Minta Pemprov DKI Majukan Waktu Ganjil Genap di Sudirman-Thamrin

Sandiaga mengatakan, usulan tersebut perlu dibicarakan lebih lanjut dengan stakeholder terkait. "Kita harapkan secara langkah yang betul-betul menurunkan (kemacetan) khususnya mau masuk Asian Games," ujar Sandiaga.

Kepala BPTJ Bambang Prihartono sebelumnya meminta Pemprov DKI untuk memajukan waktu penerapan sistem ganjl genap di Jalan Sudirman menuju MH Thamrin.

Baca juga : Ada Ganjil-Genap, BPTJ dan Dishub Bahas Pengaturan Waktu Traffic Light

Bambang mengatakan, hal itu dilakukan guna mengurai kemacetan di Tol Cawang akibat imbas sistem ganjil genap di Tol Bekasi, yang telah diterapkan beberapa waktu lalu.

Diprediksi, dengan uji coba penerapan ganjil genap di Tol Tangerang-Jakarta dan Tol Jagorawi, bakal berdampak pada kepadatan di kawasan Cawang.

"Kami berpikir lagi, ini bagaimana di Cawang, jadi kami lakukan simulasi. Kami coba berdiskusi dengan Pemprov DKI agar ganjil genap di DKI dimajukan dari jam 06.00 WIB, sekarang kan jam 07.00 WIB. Supaya arus kendaraan dari Cawang tersedot," kata Bambang, saat ditemui di pintu masuk Tol Kunciran 2, Senin (16/4/2018).


Komentar

Terkini Lainnya

Ini Hasil Proses Verifikasi Kelengkapan Berkas Bacaleg DPR oleh KPU

Ini Hasil Proses Verifikasi Kelengkapan Berkas Bacaleg DPR oleh KPU

Nasional
KPU Antisipasi jika MK Kabulkan Uji Materi 'Presidential Threshold'

KPU Antisipasi jika MK Kabulkan Uji Materi "Presidential Threshold"

Nasional
Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Rekam Video saat Mengebut hingga 304 Km/Jam, Pria Inggris Dipenjara

Internasional
'Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan'

"Jika Pemkabnya Lemot Ngikutin Kebijakan Uji Kir, Ya Saya Tinggalkan"

Regional
Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Buat Game Anti Korupsi, SMK Telkom Juara 2 Lomba Game Edukasi Amerika

Edukasi
CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

CCTV di Sekitar Rumah Mardani Ali Sera Tak Merekam Pelemparan Bom Molotov

Megapolitan
Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Demokrat Pastikan Tak Usung Caleg Mantan Napi Kasus Korupsi

Nasional
Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Beredar Video Turis China Punguti Kerikil Berkilau di Pantai Rusia

Internasional
Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Pemerintah Siap Terbitkan Enam PP sebagai Amanat UU Antiterorisme

Nasional
Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Polisi: Korban Keracunan di Kelapa Gading karena Gas CO, Bukan CO2

Megapolitan
Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Menristekdikti: Tingkatkan Daya Saing dengan Basis Riset dan Teknologi

Edukasi
Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Polisi Periksa Tiga Saksi Terkait Kasus Keracunan Gas di Kelapa Gading

Megapolitan
Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Korban Keracunan Gas di Kelapa Gading Ada 17 Orang, Ini Penyebabnya

Megapolitan
Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Pria Berpisau Serang Penumpang Bus di Jerman, Delapan Orang Luka

Internasional
Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Ketum Golkar Hormati Kalla Terkait Uji Materi Masa Jabatan Cawapres

Nasional

Close Ads X