Polres Bekasi Kota Minta Ormas Tidak "Sweeping" Selama Ramadhan - Kompas.com

Polres Bekasi Kota Minta Ormas Tidak "Sweeping" Selama Ramadhan

Kompas.com - 16/05/2018, 19:46 WIB
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto ditemani Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Wijonarko saat berkunjung ke rumah Bripda Denny Setiadi Rabu (8/5/2018)Kompas.com/Setyo Adi Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto ditemani Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP Wijonarko saat berkunjung ke rumah Bripda Denny Setiadi Rabu (8/5/2018)

BEKASI, KOMPAS.com - Memasuki bulan Ramadhan, Polres Metro Bekasi Kota berharap kepada seluruh elemen masyarakat untuk membantu penanganan peredaran miras selain menjaga keamanan dan ketertiban.

Khusus untuk organisasi masyarakat (ormas) selama bulan Ramadhan, Kapolsek Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto berharap tidak ada sweeping selama puasa.

"Saya berharap teman-teman ormas ini satu suara dengan dengan kita, zero tolerance buat miras. Kita akomodasi keinginan mereka, kita sama-sama jaga ketertiban," ucap Indarto saat ditemui Rabu (16/5/2018).

Baca juga: MUI Imbau Kelompok Masyarakat Tak Lakukan Sweeping Selama Bulan Ramadhan

Indarto menyarankan, bila ormas mengetahui informasi seputar peredaran miras atau tindak kejahatan apapun, seharusnya menginformasikan kepada kepolisian.

Indarto khawatir akan terjadi gesekan jika sampai ormas turun tangan menindak pelanggaran.

Kondisi ini yang akan dinikmati para penjual miras karena kepolisian, masyarakat dan ormas yang sebenarnya berada di satu kubu, dapat saling merugikan satu sama lain.

Baca juga: Sandiaga Tegaskan Ormas Tak Boleh Sweeping Tempat Hiburan Malam Selama Ramadhan

"Jadi biar berikan informasi kepada kami, kami yang menindak karena kami yang punya kewenangan. Kita garansi akan cepat ditindak dan hukumannya maksimal," ucap Indarto.

Sebelumnya, jajaran kepolisian kota Bekasi mencanangkan zero tolerance untuk pedagang, peminum dan konsumen miras.

Hari ini diadakan pemusnahan ribuan botol miras dan narkotika yang dikumpulkan dari giat cipta kondisi di lapangan selama April sampai mei 2018.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Komentar
Close Ads X