Pelaku Pemerasan di Thamrin City Paksa Korban dengan Gebrak Mobil dan Rusak Spion

Kompas.com - 04/06/2018, 17:15 WIB
Ilustrasi Pungli ShutterstockIlustrasi Pungli

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku pemerasan berkedok uang lingkungan di kawasan Thamrin City, Jakarta Pusat, memaksa korbannya untuk membayar sejumlah uang.

Para pelaku mengancam pengendara mobil yang tidak mau membayar. 

"Mereka, ya, memaksa, mobil digebrak, spion dirusakin. (Berbentuk) ancaman," ujar Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Lukman Cahyono saat dihubungi Kompas.com, Senin (4/6/2018).

Baca juga: Pelaku Pemerasan Warga di Thamrin City Dapat Rp 100.000 Setiap 2 Jam

Meski demikian, Lukman menyebut kedelapan tersangka yang telah ditangkap tidak menggunakan senjata tajam untuk memaksa para korban. 

"Belum (ditemukan) sih, omongan saja sambil gebrak mobil," kata Lukman.

Pada Jumat (1/6/2018) dan Sabtu (2/6/2018), polisi telah menangkap tiga tersangka berinisial NT, ES, dan AR yang melakukan pemerasan terhadap pengendara mobil yang melintas dan parkir di Jalan Kebon Kacang.

Baca juga: Pelaku Pemerasan di Thamrin City Jalankan Aksinya Lebih dari Setahun

Lima pelaku yang melakukan tindakan serupa juga ditangkap pada Minggu (3/6/2018).

Kelima tersangka berinisial YR, AMB, DS, AM, dan MM.

Mereka dijerat Pasal 368 KUHP tentang Pemerasan.

Para pelaku menarik biaya retribusi terhadap kendaraan angkutan barang seperti truk, mobil boks, dan mobil pribadi yang melintas di Jalan Kebon Kacang atau sekitar kawasan Mal Thamrin City.

Baca juga: Polisi Tangkap 8 Pelaku Pemerasan Berkedok Uang Lingkungan di Thamrin City

Para pelaku juga menarik biaya parkir dengan biaya tinggi dan dengan paksaan.

Di karcis tersebut tertera biaya retribusi Rp 10.000 dan karcis parkir Rp 30.000.

Para pelaku berdalih pungutan tersebut untuk biaya operasional keamanan lingkungan. Mereka sudah menjalankan aksinya lebih dari satu tahun.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puluhan Perempuan Demo DPRD Kota Bekasi, Minta Program Kartu Sehat Dilanjutkan

Puluhan Perempuan Demo DPRD Kota Bekasi, Minta Program Kartu Sehat Dilanjutkan

Megapolitan
Satpol PP Masih Berjaga di Kawasan Senen, Cegah PKL Jualan di Bahu Jalan Lagi

Satpol PP Masih Berjaga di Kawasan Senen, Cegah PKL Jualan di Bahu Jalan Lagi

Megapolitan
Selidiki Kasus Bayi Dibuang di Kolong Flyover Ciputat, Polisi Periksa CCTV

Selidiki Kasus Bayi Dibuang di Kolong Flyover Ciputat, Polisi Periksa CCTV

Megapolitan
Dirawat Setelah Digigit Ular, Pedagang di Pasar Kemirimuka Akhirnya Diizinkan Pulang

Dirawat Setelah Digigit Ular, Pedagang di Pasar Kemirimuka Akhirnya Diizinkan Pulang

Megapolitan
Mahasiswa Jayabaya Meninggal Saat Pendidikan Bela Negara

Mahasiswa Jayabaya Meninggal Saat Pendidikan Bela Negara

Megapolitan
Lurah Jelambar Disebut Masih Ikut Rapat Usai PPSU Berendam di Got

Lurah Jelambar Disebut Masih Ikut Rapat Usai PPSU Berendam di Got

Megapolitan
Kebakaran di Pabrik Tahu Bekasi, Seluruh Bangunan Ludes Dilalap Api

Kebakaran di Pabrik Tahu Bekasi, Seluruh Bangunan Ludes Dilalap Api

Megapolitan
Pemkot Minta PD Pasar Jaya Percepat Penataan Pasar Baru Metro Atom untuk PKL Senen

Pemkot Minta PD Pasar Jaya Percepat Penataan Pasar Baru Metro Atom untuk PKL Senen

Megapolitan
Kelompok Ormas Nyaris Bentrok di Jalan Raya Lenteng Agung

Kelompok Ormas Nyaris Bentrok di Jalan Raya Lenteng Agung

Megapolitan
Jadi Tersangka Penganiayaan, Gathan Saleh Masih Diburu Polisi

Jadi Tersangka Penganiayaan, Gathan Saleh Masih Diburu Polisi

Megapolitan
Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Daging Ayam Naik di Kota Tangerang

Jelang Natal dan Tahun Baru Harga Daging Ayam Naik di Kota Tangerang

Megapolitan
Polisi Cari Identitas Pemalak Sopir Truk di Kawasan Jakpus yang Viral di Medsos

Polisi Cari Identitas Pemalak Sopir Truk di Kawasan Jakpus yang Viral di Medsos

Megapolitan
Polisi Dalami Laporan Dugaan Penipuan oleh Anak Alex Kumara

Polisi Dalami Laporan Dugaan Penipuan oleh Anak Alex Kumara

Megapolitan
Mobil Terjebak di Proyek Pembangunan Jembatan, Jalan TMP Taruna Tangerang Macet

Mobil Terjebak di Proyek Pembangunan Jembatan, Jalan TMP Taruna Tangerang Macet

Megapolitan
Kisah Aneh, Misteri Hilangnya Seorang Balita di Samarinda

Kisah Aneh, Misteri Hilangnya Seorang Balita di Samarinda

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X