Warga Diimbau Tak Beri Uang kepada Manusia Gerobak - Kompas.com

Warga Diimbau Tak Beri Uang kepada Manusia Gerobak

Kompas.com - 13/06/2018, 18:49 WIB
Gerobak milik Wahyu (37) yang biasa digunakan untuk mengais rezeki di Jakarta.Rahmat Fiansyah/Kompas.com Gerobak milik Wahyu (37) yang biasa digunakan untuk mengais rezeki di Jakarta.

JAKARTA, KOMPAS.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengimbau warga untuk tidak memberi uang kepada "manusia gerobak" yang kerap muncul jelang Hari Raya Idul Fitri.

Sandiaga menilai, jumlah manusia gerobak akan meningkat bila masyarakat memberikan uang kepada mereka.

"Saya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memberikan dana. Kalau mereka dikasih dana, mereka akan semakin banyak masuk ke DKI," kata Sandiaga di Ancol, Rabu (13/6/2018).

Baca juga: Sandiaga Bilang Sudah Tak Ada Lagi Manusia Gerobak di Jakarta

Sebutan manusia gerobak ditujukan kepada para gelandangan yang biasanya menjadikan gerobak dorong sebagai tempat tidurnya atau tempat tinggalnya di Jakarta.

Sandiaga menyebutkan, para manusia gerobak hanya memanfaatkan momen Hari Raya Iduk Fitri dan berharap pada rasa iba masyarakat. Para manusia gerobak pun disebutnya telah terkoordinir.

"Mereka musiman dan mereka hanya mengharap iba dan ini juga sudah terkoordinir. Jadi menurut saya harus bijak masyarakat menyikapinya," kata dia.

Sandiaga menyatakan, Pemprov DKI Jakarta telah mempunyai wadah untuk menampung para manusia gerobak lewat panti-panti sosial yang dikelola Dinas Sosial.

Sandiaga tidak menyebut apakah Pemprov DKI akan melakukan semacam razia atau penyisiran guna mengurangi jumlah manusia gerobak. "Akan diarahkan ke Dinas Sosial," katanya singkat.

Baca juga: Puluhan Gelandangan dan Manusia Gerobak Terjaring Razia Pekat di Jaktim


Komentar

Terkini Lainnya

Fakta di Balik Mundurnya Alex Noerdin, Menunggu Sesneg hingga Jadi Timses Jokowi

Fakta di Balik Mundurnya Alex Noerdin, Menunggu Sesneg hingga Jadi Timses Jokowi

Regional
Aksi Terekam CCTV, Pencuri Burung Bernilai Jutaan Dibekuk Polisi

Aksi Terekam CCTV, Pencuri Burung Bernilai Jutaan Dibekuk Polisi

Regional
Memburu Pelaku Penikaman Cucu Keponakan Benyamin Sueb

Memburu Pelaku Penikaman Cucu Keponakan Benyamin Sueb

Megapolitan
Seluruh Caleg Petahana DPR dari Parpol Pengusung Prabowo-Sandiaga Jadi Jurkamnas

Seluruh Caleg Petahana DPR dari Parpol Pengusung Prabowo-Sandiaga Jadi Jurkamnas

Nasional
Aksi Vandalisme yang Menyasar Gerbong KRL dan MRT...

Aksi Vandalisme yang Menyasar Gerbong KRL dan MRT...

Megapolitan
Nasib Malang Pengemudi KIA: Mogok, Ditabrak Fortuner, dan Mobilnya Terbakar

Nasib Malang Pengemudi KIA: Mogok, Ditabrak Fortuner, dan Mobilnya Terbakar

Regional
Jokowi Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Presiden Vietnam

Jokowi Sampaikan Belasungkawa Atas Meninggalnya Presiden Vietnam

Nasional
Kisah Pilu Orangtua yang Terpaksa Pulangkan Balitanya yang Masih Dirawat karena Tak Punya Biaya Berobat

Kisah Pilu Orangtua yang Terpaksa Pulangkan Balitanya yang Masih Dirawat karena Tak Punya Biaya Berobat

Regional
Ini Daftar Sementara Tim Juru Bicara Pasangan Prabowo-Sandiaga

Ini Daftar Sementara Tim Juru Bicara Pasangan Prabowo-Sandiaga

Nasional
Kisah Mat Kanon, Penari Kepercayaan Bung Karno

Kisah Mat Kanon, Penari Kepercayaan Bung Karno

Regional
Ini Deretan Peralatan Militer yang Dibeli China dari Rusia

Ini Deretan Peralatan Militer yang Dibeli China dari Rusia

Internasional
Dedi Mulyadi Siap Pimpin Demo bersama Honorer di Jakarta

Dedi Mulyadi Siap Pimpin Demo bersama Honorer di Jakarta

Regional
Sempat Dicoret, 3 Caleg Eks Koruptor di Jateng Akhirnya Masuk DCT

Sempat Dicoret, 3 Caleg Eks Koruptor di Jateng Akhirnya Masuk DCT

Regional
4 Fakta di Balik Pendaki Diperkosa di Gunung Singgalang, Sperma di Celana Dalam hingga Pengakuan Pelaku

4 Fakta di Balik Pendaki Diperkosa di Gunung Singgalang, Sperma di Celana Dalam hingga Pengakuan Pelaku

Regional
Spanyol Siap Akui Palestina sebagai Negara Merdeka

Spanyol Siap Akui Palestina sebagai Negara Merdeka

Internasional
Close Ads X