Polisi Imbau Warga Tidak Konvoi di Jalan pada Malam Takbiran

Kompas.com - 13/06/2018, 19:58 WIB
Kombes Polisi Indra Fajar saat ditemui di Kalibata, Rabu (13/6/2018)KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELA Kombes Polisi Indra Fajar saat ditemui di Kalibata, Rabu (13/6/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Polisi Indra Jafar menghimbau warga Jakarta, khususnya yang tinggal di Jakarta Selatan untuk melakukan takbiran di masjid atau lingkungan tempat tinggal masing-masing.

Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya konflik antar masyarakat yang berawal dari cekcok seperti yang terjadi pada sahur on the road beberapa hari yang lalu.

"Potensi konfliknya besar bagi masyarakat yang merayakan takbiran dengan konvoi di jalan raya. Bisa terjadi bentrok antara dua kelompok yang bertemu," ujar Indra saat ditemui di Kalibata, Rabu (13/6/2018) 

Untuk mengantispasi warga yang masih berniat melakukan takbir keliling, pihak kepolisian Jakarta Selatan siap melakukan patroli keliling di beberapa ruas jalan.

Baca juga: Polisi Imbau Warga Tak Gelar Pawai di Monas pada Malam Takbiran

Patroli dilakukan dalam skala besar dan sedang. Patroli skala besar dilakukan bersama anggota TNI, sedangkan patroli skala sedang dilakukan oleh Polsek.

"Jadi yang pertama itu sosialisasi kepada warga. Kedua, kegiatan patroli skala besar dan sedang di wilayah Jakarta Selatan," kata Indra.

Jika masih ada warga yang melakukan takbir keliling menggunakan bak terbuka, polisi tidak segan untuk membubarkan dan menyuruh warga untuk pulang ke rumah masing-masing.

"Jadi sebelum hal itu terjadi, jangan coba-coba rayakan takbir keliling. Lebih baik merayakan takbir dengan kegiatan yang bermakna yang penuh dengan rasa hikmat," tambah Indra.


Terkini Lainnya

Viral, Paus Fransiskus Menghindari Cincin di Tangannya Dicium

Viral, Paus Fransiskus Menghindari Cincin di Tangannya Dicium

Internasional
5 Fakta Kampanye Jokowi di Dumai dan Aceh, Jalan Kaki 1 Kilometer hingga Tunjukkan Plester di Tangan

5 Fakta Kampanye Jokowi di Dumai dan Aceh, Jalan Kaki 1 Kilometer hingga Tunjukkan Plester di Tangan

Regional
Amsterdam Segera Larang Tur Wisata ke Red Light District

Amsterdam Segera Larang Tur Wisata ke Red Light District

Internasional
Hari Keempat Kampanye Rapat Umum, Sandiaga Kunjungi Papua Barat

Hari Keempat Kampanye Rapat Umum, Sandiaga Kunjungi Papua Barat

Nasional
[POPULER NUSANTARA] Putra Wali Kota Risma Diperiksa di Polda Jatim | Belum Dilantik, Gubernur Maluku Tetap Dukung Jokowi Ma'ruf

[POPULER NUSANTARA] Putra Wali Kota Risma Diperiksa di Polda Jatim | Belum Dilantik, Gubernur Maluku Tetap Dukung Jokowi Ma'ruf

Regional
Pembunuhan Sadis Calon Pendeta di OKI, Pelaku Pakai Topeng hingga Murid Korban Selamat setelah Dikira Tewas

Pembunuhan Sadis Calon Pendeta di OKI, Pelaku Pakai Topeng hingga Murid Korban Selamat setelah Dikira Tewas

Regional
Kritik Prabowo soal Indonesia Timur dan Respons Kubu Jokowi

Kritik Prabowo soal Indonesia Timur dan Respons Kubu Jokowi

Nasional
Venezuela Mati Lampu, Maduro Salahkan 'Teroris'

Venezuela Mati Lampu, Maduro Salahkan "Teroris"

Internasional
Boeing 737 MAX Milik Southwest Airlines Mendarat Darurat di Orlando

Boeing 737 MAX Milik Southwest Airlines Mendarat Darurat di Orlando

Internasional
Lawan Korupsi, Parpol Bisa Apa?

Lawan Korupsi, Parpol Bisa Apa?

Nasional
Wagub Sumut: Ekspor Jangan Hanya Menguntungkan Eksportir

Wagub Sumut: Ekspor Jangan Hanya Menguntungkan Eksportir

Regional
Copot Baju dan Baret, Relawan Prabowo-Sandi Beralih Dukung Jokowi

Copot Baju dan Baret, Relawan Prabowo-Sandi Beralih Dukung Jokowi

Regional
Teriakan Bocah 9 Tahun yang Lolos dari Pembunuh Calon Pendeta di OKI: Tolong Tante Diculik

Teriakan Bocah 9 Tahun yang Lolos dari Pembunuh Calon Pendeta di OKI: Tolong Tante Diculik

Regional
BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin di Jaksel dan Jaktim

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin di Jaksel dan Jaktim

Megapolitan
Fadli Zon: Jokowi Merasa Difitnah, Padahal yang Lebih Banyak Dituduh Prabowo

Fadli Zon: Jokowi Merasa Difitnah, Padahal yang Lebih Banyak Dituduh Prabowo

Nasional

Close Ads X