Pemprov DKI Diingatkan Hanya 537 PKL Tervalidasi yang Boleh Dagang di "Skybridge"

Kompas.com - 04/07/2018, 19:49 WIB
Kondisi Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Senin (25/6/2018) KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELAKondisi Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Senin (25/6/2018)

JAKARTA, KOMPAS.com - Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya mengingatkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, hanya pedagang kaki lima (PKL) yang sudah divalidasi yang nantinya boleh berjualan di skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jakarta Raya Teguh P Nugroho mengatakan, validasi itu dilakukan Suku Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan Jakarta Pusat bersama tim Ombudsman pada 25 Mei lalu.

"Jumlah PKL nanti yang dipindahkan ke skybridge sesuai dengan permintaan kami itu hanya PKL yang sudah tervalidasi saat Pemda DKI melakukan validasi bersama kami," ujar Teguh, di kantor Ombudsman, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/2018).

Baca juga: Polisi Klarifikasi ke Ombudsman Terkait Pelaporan terhadap Anies soal Jalan Jatibaru

Total ada 537 PKL yang sudah didata dan divalidasi. Rinciannya, 372 pedagang yang berjualan di tenda dan 165 PKL yang dagang di luar tenda di sepanjang Jalan Jatibaru Raya.

Teguh mengatakan, pembatasan PKL yang sudah tervalidasi ini dilakukan agar nanti tidak ada perubahan nama yang berhak berjualan di skybridge tersebut. "Supaya enggak ada penambahan dan enggak ada perubahan kepemilikan hak," ucap Teguh.

Dari informasi yang disampaikan Pemprov DKI, kata Teguh, pembangunan skybridge sudah memasuki tahap lelang. Skybridge itu akan dibangun menggunakan dana PD Sarana Jaya.

Baca juga: Lebaran Selesai, Ombudsman Kembali Desak Pemprov DKI Buka Jalan Jatibaru

Sebelum dipindahkan ke skybridge, Ombudsman meminta PKL di Jalan Jatibaru Raya dipindahkan ke tempat lain. Sebab, ruas Jalan Jatibaru Raya harus segera dibuka dan difungsikan sesuai peruntukannya.

"Kami rekomendasikan bahwa PKL sudah harus disteril sebelum dibangun skybridge. Kami meminta mereka dipindahkan ke tempat yang lebih representatif," kata Teguh.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ratusan Pedagang Korban Kebakaran Blok C Pasar Minggu Direlokasi ke Blok B

Ratusan Pedagang Korban Kebakaran Blok C Pasar Minggu Direlokasi ke Blok B

Megapolitan
Sentra Kuliner Nasi Kapau Senen Diserbu Pembeli Jelang Buka Puasa

Sentra Kuliner Nasi Kapau Senen Diserbu Pembeli Jelang Buka Puasa

Megapolitan
Masjid At-tin TMII Gelar Shalat Tarawih, Kapasitas Maksimal 50 Persen

Masjid At-tin TMII Gelar Shalat Tarawih, Kapasitas Maksimal 50 Persen

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Maghrib Wilayah Jakarta Selama Ramadhan 2021

Jadwal Buka Puasa dan Maghrib Wilayah Jakarta Selama Ramadhan 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Maghrib di Tangerang Raya, 13 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Maghrib di Tangerang Raya, 13 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Kota Bekasi Hari Ini, 13 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Kota Bekasi Hari Ini, 13 April 2021

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Depok Hari Ini, 13 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Depok Hari Ini, 13 April 2021

Megapolitan
Pemprov DKI Kelebihan Bayar Mobil Damkar hingga Rp 6,5 M, Anggota DPRD: Sangat Ceroboh!

Pemprov DKI Kelebihan Bayar Mobil Damkar hingga Rp 6,5 M, Anggota DPRD: Sangat Ceroboh!

Megapolitan
Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Bogor Hari Ini, 13 April 2021

Jadwal Buka Puasa dan Shalat Maghrib di Bogor Hari Ini, 13 April 2021

Megapolitan
MRT Jakarta Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Kereta, Ini Aturan dan Menu yang Diperbolehkan

MRT Jakarta Izinkan Penumpang Berbuka Puasa di Kereta, Ini Aturan dan Menu yang Diperbolehkan

Megapolitan
Kejar Target Vaksinasi Lansia Sebelum Lebaran, Pemprov DKI Libatkan Pejabat Eselon II

Kejar Target Vaksinasi Lansia Sebelum Lebaran, Pemprov DKI Libatkan Pejabat Eselon II

Megapolitan
Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap 3 Pengedar Narkoba

Menyamar Jadi Pembeli, Polisi Tangkap 3 Pengedar Narkoba

Megapolitan
Pemprov DKI Diminta Sediakan Penampungan bagi Pedagang Korban Kebakaran

Pemprov DKI Diminta Sediakan Penampungan bagi Pedagang Korban Kebakaran

Megapolitan
Simak, 7 Tempat Berburu Takjil yang Populer dan Legendaris di Jakarta

Simak, 7 Tempat Berburu Takjil yang Populer dan Legendaris di Jakarta

Megapolitan
Polisi Limpahkan Berkas Kasus Mafia Tanah yang Menyasar Keluarga Dino Patti Djalal ke Kejaksaan

Polisi Limpahkan Berkas Kasus Mafia Tanah yang Menyasar Keluarga Dino Patti Djalal ke Kejaksaan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X