Terduga Penjambret di Cempaka Putih Menyerahkan Diri

Kompas.com - 08/07/2018, 22:39 WIB
Terduga penjambret Warsilah, seorang pengemudi ojek online di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Minggu (1/7/2018) telah menyerahkan diri.  Kompas.com/Sherly PuspitaTerduga penjambret Warsilah, seorang pengemudi ojek online di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat pada Minggu (1/7/2018) telah menyerahkan diri.
|

JAKARTA, KOMPAS.com — Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan, terduga penjambret Warsilah, penumpang ojek online di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada Minggu (1/7/2018), menyerahkan diri.

"Ya, terduga pelaku menyerahkan diri hari ini, Minggu (8/7/2018) sore, di Polsek Jagakarsa, Jakarta Selatan," ujar Nico, Minggu.

Ia mengatakan, terduga pelaku berinisial SH (27) merupakan warga Cakung, Jakarta Timur.

"Pelaku datang untuk menyerahkan diri didampingi pamannya," lanjut Nico.

Baca juga: Rawan Jambret, Sandiaga Imbau Pengendara Tidak "Chatting" atau "Update Status" di Tengah Jalan

Nico mengatakan, pukul 19.00 WIB pelaku diserahkan ke Polres Jakarya Pusat untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum selanjutnya.

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Stefanus Tantuman membenarkan informasi mengenai serah terima terduga pelaku ini.

"Ya telah (terduga pelaku) kami serahkan ke jajaran Polres Jakarta Pusat," ucap dia.

Dalam kasus ini, seorang penumpang ojek online tewas setelah jatuh dari motor saat mempertahankan barang bawaannya dari penjambretan.

Ia terpelating ke tepi jalan dan kepalanya membentur aspal. Baca: Pertahankan Barang dari Penjambret, Penumpang Ojek "Online" Ini Tewas

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Tahun 2019 Sisa 40 Hari, PAD Kota Bekasi Masih Minus Rp 1 Triliun

Megapolitan
Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Setu Sawangan akan Dinormalisasi, Pedagang Pasrah Warungnya Digusur

Megapolitan
Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Agar Tak Dilintasi Motor, Pejalan Kaki Saran Pasang Penghalang di JPO Dekat Sudinhub Jakut

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Wali Kota Bekasi Lebih Dulu Berhitung Sebelum Siapkan APAR di Sekolah-sekolah

Megapolitan
Kata Walkot Jaktim, Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Kewenangan Pemerintah Pusat

Kata Walkot Jaktim, Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Kewenangan Pemerintah Pusat

Megapolitan
Badan Pembentukan Perda: 52 Raperda yang Diusulkan Terlalu Banyak

Badan Pembentukan Perda: 52 Raperda yang Diusulkan Terlalu Banyak

Megapolitan
Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Gampang Ngurus Berkas

Pemkot Tangerang Luncurkan Aplikasi Gampang Ngurus Berkas

Megapolitan
Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Akan Dipasang Bronjong

Tebing Jalan DI Panjaitan yang Rawan Longsor Akan Dipasang Bronjong

Megapolitan
Istri Pesepak Bola Ilija Spasojevic Dimakamkan di TPU Jeruk Purut

Istri Pesepak Bola Ilija Spasojevic Dimakamkan di TPU Jeruk Purut

Megapolitan
Tabrakan di TMP Taruna Tangerang akibat Mobil Boks Terobos Lampu Merah

Tabrakan di TMP Taruna Tangerang akibat Mobil Boks Terobos Lampu Merah

Megapolitan
JPO di Dekat Kantor Sudinhub Jakarta Utara Banyak Dilintasi Motor

JPO di Dekat Kantor Sudinhub Jakarta Utara Banyak Dilintasi Motor

Megapolitan
Sekda DKI: Kami Gamang, Galau Kuadrat, KUA-PPAS 2020 Belum Disepakati Sampai Sekarang

Sekda DKI: Kami Gamang, Galau Kuadrat, KUA-PPAS 2020 Belum Disepakati Sampai Sekarang

Megapolitan
Meski Dilaporkan ke Polisi, Ade Armando Tetap Bakal Kritik Anies

Meski Dilaporkan ke Polisi, Ade Armando Tetap Bakal Kritik Anies

Megapolitan
Angkot 'Ngetem' di Bawah JPO Halte Busway, Jalan I Gusti Ngurah Rai Kerap Macet

Angkot 'Ngetem' di Bawah JPO Halte Busway, Jalan I Gusti Ngurah Rai Kerap Macet

Megapolitan
Warga Sekitar Setu Sawangan Manfaatkan Paku Air sebagai Pupuk

Warga Sekitar Setu Sawangan Manfaatkan Paku Air sebagai Pupuk

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X