Kompas.com - 13/07/2018, 14:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski tidak ada korban jiwa, dampak tawuran remaja antar-RW di Jalan Kebon Nanas Selatan I, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, pada Kamis (12/7/2018) malam, menimbulkan sejumlah kerusakan.

Kerusakan itu terjadi pada kendaraan milik warga yang diparkir dekat lokasi tawuran.

Seperti yang dialami seorang warga RW 005 berinisial R. Akibat tawuran tersebut, kaca belakang mobil miliknya hancur terkena lemparan batu.

"Kaca pecah kena imbas lemparan batu. Yang tawuran itu anak-anak tanggung semalam," ucap R, kepada Kompas.com, Jumat (13/7/2018).

Baca juga: Tawuran, Remaja di Cipinang Cempedak Saling Lempar Batu hingga Kayu

Selain mobilnya, lanjut R, ada sepeda motor warga yang sedang parkir ikut diinjak oleh para remaja yang tawuran. Beberapa pot bunga pun ikut jadi sasaran hingga rusak.

R mengungkapkan, kejadian tersebut bukan pertama kali terjadi. Peristiwa Kamis malam disebutnya sebagai buntut dari dua kejadian sebelumnya.

"Pertama (tawuran) kali itu sebelum bulan puasa, lalu ada lagi hingga tadi malam itu sudah tiga kali," kata R.

R tak tahu persis apa pemicu tawuran antar-remaja semalam. Sebab, saat kejadian, dirinya sedang berada di warung yang posisinya tidak begitu jauh dari kediamannya.

Seketika, ada rombongan anak yang datang dan langsung menghampiri sekelompok remaja lain dari RW-nya yang sedang duduk di pinggir jalan.

Baca juga: Begini Cara Kelompok Jembatan Besi Mengedarkan Narkoba Berkedok Tawuran

"Memang ada dari RW lain, tapi enggak semuanya. Saya lihat juga ada beberapa orang lain, orang luar, ya mungkin saja diajak," kata R.

Sebelumnya, tawuran antar-remaja ini terjadi pukul 22.30 WIB. Dari informasi kepolisian, tawuran diawali saat lima remaja dari RW 008 menyerang para remaja RW 005, menggunakan senjata tajam.

Remaja yang diserang tidak menerima dan mencoba melawan, hingga berbuntut saling melempar batu dan kayu. Polisi yang datang berhasil mengamankan satu pelaku berinisal F dan memeriksa tiga saksi lainnya.

Kompas TV Aksi Sahur On The Road pada awalnya dikenal sebagai momen berbagi.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Suporter Persipasi Bekasi Gelar Aksi Kosongkan Tribun Utara

Suporter Persipasi Bekasi Gelar Aksi Kosongkan Tribun Utara

Megapolitan
Ridwan Kamil Dukung Anies Baswedan jadi Presiden 2024, Jika...

Ridwan Kamil Dukung Anies Baswedan jadi Presiden 2024, Jika...

Megapolitan
Sampaikan Dukacita atas Kerusuhan Kanjuruhan, PSB Bogor: Ini Kemunduran...

Sampaikan Dukacita atas Kerusuhan Kanjuruhan, PSB Bogor: Ini Kemunduran...

Megapolitan
Begini Tanggapan Pesohor dan Warganet soal Baim dan Paula yang Pura-pura Buat Laporan KDRT

Begini Tanggapan Pesohor dan Warganet soal Baim dan Paula yang Pura-pura Buat Laporan KDRT

Megapolitan
Anies: Doa Tak Terhenti bagi Orangtua yang Anaknya Tak Kembali...

Anies: Doa Tak Terhenti bagi Orangtua yang Anaknya Tak Kembali...

Megapolitan
Anies, RK, dan Bima Arya Satu 'Panggung', Penyelenggara: Bukan Acara Politik

Anies, RK, dan Bima Arya Satu "Panggung", Penyelenggara: Bukan Acara Politik

Megapolitan
Makan, Minum, Hingga Peralatan Mandi Korban Penyaluran TKI Ilegal Ditanggung Negara

Makan, Minum, Hingga Peralatan Mandi Korban Penyaluran TKI Ilegal Ditanggung Negara

Megapolitan
Kronologi Lengkap Baim Wong dan Paula Prank Polisi, Pura-pura Bikin Laporan KDRT

Kronologi Lengkap Baim Wong dan Paula Prank Polisi, Pura-pura Bikin Laporan KDRT

Megapolitan
Belum Didukung E-TLE, Operasi Zebra di Bekasi Andalkan Tilang Manual

Belum Didukung E-TLE, Operasi Zebra di Bekasi Andalkan Tilang Manual

Megapolitan
Wagub DKI Sampaikan Duka Cita Mendalam Bagi Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Wagub DKI Sampaikan Duka Cita Mendalam Bagi Korban Kerusuhan Kanjuruhan

Megapolitan
Baim Wong dan Paula 'Prank' Polisi, Pura-pura Bikin Laporan KDRT

Baim Wong dan Paula "Prank" Polisi, Pura-pura Bikin Laporan KDRT

Megapolitan
Anies Jadi Anggota Pemuda Pancasila, Pengamat: Untuk Hindari Kampanye Hitam Politik Identitas

Anies Jadi Anggota Pemuda Pancasila, Pengamat: Untuk Hindari Kampanye Hitam Politik Identitas

Megapolitan
Pecatan TNI Suplai Senjata dan Rampok Toko Emas, Pengamat: Aksesnya Pasti Ilegal

Pecatan TNI Suplai Senjata dan Rampok Toko Emas, Pengamat: Aksesnya Pasti Ilegal

Megapolitan
Digelar Mulai Besok, Ini Titik Operasi Zebra di Kabupaten Bekasi

Digelar Mulai Besok, Ini Titik Operasi Zebra di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Pecatan TNI Suplai Senjata untuk Perampokan, Pengamat: Bisa Jadi Anggota TNI Aktif Terlibat

Pecatan TNI Suplai Senjata untuk Perampokan, Pengamat: Bisa Jadi Anggota TNI Aktif Terlibat

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.