Kali Item di Samping Wisma Atlet Akan Dipasang "Sheetpile" - Kompas.com

Kali Item di Samping Wisma Atlet Akan Dipasang "Sheetpile"

Kompas.com - 20/07/2018, 15:53 WIB
Sling berbahan baja terpasang di tepian Kali Item sebelum ditutupi dengan jaring berwarna hitam, Kamis (19/7/2018).KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D Sling berbahan baja terpasang di tepian Kali Item sebelum ditutupi dengan jaring berwarna hitam, Kamis (19/7/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta Teguh Hendarwan mengatakan, tepi Kali Sentiong di samping Wisma Atlet, atau yang biasa disebut Kali Item, akan dipasang sheetpile atau turap.

Pemasangannya sudah masuk anggaran tahun ini dan proses lelang juga sudah selesai.

"Ini kita mau sheetpile dulu, sekarang tahapannya sudah kontrak," ujar Teguh ketika dihubungi, Jumat (20/7/2018).

Baca juga: Video Kali Item Dekat Wisma Atlet Kemayoran Ditutupi Kain Jaring Hitam


Teguh mengatakan, awalnya sheetpile akan dipasang di Kali Sentiong yang berada di kawasan Senen terlebih dahulu. Panjang kali yang akan dipasang sheetpile pada sisi kanan dan kirinya lebih kurang 300 meter.

Namun, Teguh mengatakan, normalisasi kali tersebut belum bisa dilakukan tahun ini.

"Masih yang di hulunya yang di Kecamatan Senen, Jakarta Pusat," kata Teguh.

Masalah Kali Item yang bau dan berwarna hitam ini menjadi polemik dalam persiapan Asian Games. Kali yang berada di samping Wisma Atlet itu dinilai mengganggu kenyamanan para atlet.

Baca juga: Penjelasan Anies soal Instruksi Menutupi Kali Item dengan Kain Hitam

Namun, proses penjernihan sebenarnya telah dilakukan. Teguh mengatakan, pihaknya telah memasang aerator dan teknologi nano bubble untuk penjernihan sungai, tetapi hasilnya belum maksimal.

Sebab, volume air kali dengan jumlah nano bubble tidak seimbang. Selain itu, pengerukan lumpur telah dilakukan. Namun, tetap tidak maksimal karena kali tersebut belum dipasang sheetpile.

"Hanya saja tidak maksimal kedalamannya mengingat dikhawatirkan akan longsor di sisi kanan kiri jalan," ujar Teguh.


Terkini Lainnya

KPU Jakut: Ada 500 Pemilih Disabilitas di Jakarta Utara

KPU Jakut: Ada 500 Pemilih Disabilitas di Jakarta Utara

Megapolitan
Bareng Gus Sholah dan Yenny Wahid, Jokowi Ziarahi Makam Pendiri NU

Bareng Gus Sholah dan Yenny Wahid, Jokowi Ziarahi Makam Pendiri NU

Regional
Ganggu Arus Lalin, Satpol PP Segera Tertibkan PKL di Pasar Baru Bekasi

Ganggu Arus Lalin, Satpol PP Segera Tertibkan PKL di Pasar Baru Bekasi

Megapolitan
Diperiksa 4 Jam, Nella Kharisma Dicecar 30 Pertanyaan Seputar Endorse Kosmetik Oplosan

Diperiksa 4 Jam, Nella Kharisma Dicecar 30 Pertanyaan Seputar Endorse Kosmetik Oplosan

Regional
Gerindra DKI: Yang Dilakukan Anies Itu Salam Jempol Telunjuk

Gerindra DKI: Yang Dilakukan Anies Itu Salam Jempol Telunjuk

Megapolitan
Sedang Main di Dapur, Bocah 3 Tahun Tewas Diterkam Macan Tutul

Sedang Main di Dapur, Bocah 3 Tahun Tewas Diterkam Macan Tutul

Internasional
2.528 Penyelenggara Pemilu Dilaporkan Langgar Kode Etik Sepanjang 2018

2.528 Penyelenggara Pemilu Dilaporkan Langgar Kode Etik Sepanjang 2018

Nasional
Warga Rengasdengklok Protes Penimbunan Limbah Radioaktif di Dekat Tanggul Citarum

Warga Rengasdengklok Protes Penimbunan Limbah Radioaktif di Dekat Tanggul Citarum

Regional
Ganjil-Genap di DKI Mau Diperpanjang, Dishub Tunggu Masukan Masyarakat

Ganjil-Genap di DKI Mau Diperpanjang, Dishub Tunggu Masukan Masyarakat

Megapolitan
Wapres Kalla Nilai Polemik E-KTP Tak Ganggu Pemilu

Wapres Kalla Nilai Polemik E-KTP Tak Ganggu Pemilu

Nasional
Politisi Gerindra: Saya Lihat di Medsos, Pak Jokowi Hadir ke Mana-mana Itu Sepi...

Politisi Gerindra: Saya Lihat di Medsos, Pak Jokowi Hadir ke Mana-mana Itu Sepi...

Nasional
Belanda akan Larang Perdagangan Gading Mentah Mulai Maret 2019

Belanda akan Larang Perdagangan Gading Mentah Mulai Maret 2019

Internasional
Ridwan Kamil Sebut Bayar Pajak Kendaraan Bisa di Retail dan 'Marketplace'

Ridwan Kamil Sebut Bayar Pajak Kendaraan Bisa di Retail dan "Marketplace"

Regional
Soal Pengusutan Kasus Perusakan Atribut Demokrat, Ini Kata Polri

Soal Pengusutan Kasus Perusakan Atribut Demokrat, Ini Kata Polri

Nasional
Sudah 93 Persen dari Target, Pemkot Bekasi 'Jemput Bola' Rekam e-KTP

Sudah 93 Persen dari Target, Pemkot Bekasi "Jemput Bola" Rekam e-KTP

Megapolitan

Close Ads X