Mobil Neno Warisman yang Diparkir Depan Rumah Terbakar

Kompas.com - 21/07/2018, 15:53 WIB
Tempat Kejadian peristwa Mobil Neno Warisman Terbakar, diGriya Tugu Asro Blok B2 Nomor 4, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Kompas.com/Cynthia LovaTempat Kejadian peristwa Mobil Neno Warisman Terbakar, diGriya Tugu Asro Blok B2 Nomor 4, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.


DEPOK, KOMPAS.com - Mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi B 1247 EKC milik Neno Warisman yang diparkir di taman depan rumah di Griya Tugu Asro Blok B2 Nomor 4, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, terbakar.

Neno menyebut, kejadian tersebut terjadi Rabu (18/7/2018) malam. "Iya, saya parkirnya di taman depan rumah, ya hanya beberapa langkahlah dari rumah," kata Neno, saat dihubungi Sabtu (21/7/2018).

Neno yang merupakan mantan penyanyi sekaligus bintang film era 1980-an itu belakangan disorot karena aktif dalam kampanye gerakan #2019GantiPresiden.

Neno mengatakan, saat kejadian dirinya sedang tidak berada di rumah. Ia mengetahui kabar tersebut setelah dihubungi oleh anaknya.

Baca juga: Neno Warisman, Donatur Terbesar Deklarasi #2019GantiPresiden

Saat kebakaran terjadi, lanjut dia, sempat terdengar bunyi ledakan. "Warga panik mendengar suara ledakan langsung telepon satpam dan pemadam, apinya pun dipadamkan,” ucap dia

Menurut Neno, mobilnya saat ini sedang dalam perbaikan. "Mobil ada di bengkel sama supir saya, di rumah juga tidak ada orang, saya sedang di luar kota,” ujar dia.

Wakapolresta Depok AKBP Arif Budiman menyatakan, pihaknya telah mengecek ke lokasi kejadian. “Sudah, tadi sudah ke rumah Neno, sudah diberi garis polisi juga TKP-nya, sudah ke bengkel juga ngecek mobil," ucap Arif, saat dihubungi terpisah.

Baca juga: Anies Dinasihati Neno Warisman di Acara Syukuran PKS

Arif mengatakan, pihak Neno belum membuat laporan polisi terkait kebakaran mobilnya tersebut. "Belum ada laporan dari pihak Neno, kami saja tahunya dari media sosial lalu kami ke sana hari ini," ujar Arif.

Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan penyidikan terkait kasus kebakaran yang menimpa mobil Neno. “Saat ini kami membawa 2 saksi untuk diperiksa, dan masih menunggu hasil forensik laboratoriumnya,” ucap dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Zona Merah Covid-19 di Kota Tangerang Tersisa 9 RW

Megapolitan
Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Komunitas Seniman Pertanyakan Urgensi Pemkot Tangerang Minta Kosongkan Lahan Semanggi Center

Megapolitan
Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Ganjil Genap Dihapus, 90 Persen Pedagang Pasar Minggu Mulai Berjualan

Megapolitan
Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Aparat Belum Bantu Pembatasan Pengunjung di Sejumlah Pasar di Jaksel

Megapolitan
UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

UPDATE 2 Juli: Bertambah 13, Total 414 Kasus Positif Covid-19 di Tangsel

Megapolitan
Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Dishub DKI: Jumlah Kendaraan di Jalanan Jakarta Mendekati Sebelum Covid-19

Megapolitan
UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

UPDATE 2 Juli, Sisa 19 Pasien Positif Covid-19 di Kota Bekasi, 12 RW Masih di Zona Merah

Megapolitan
Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Kasus Penusukan Anggota Babinsa Serda Saputra, Polisi Tangkap Seorang Tersangka

Megapolitan
PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

PT MRT Jakarta Bakal Tambah Durasi Jam Sibuk bila Jumlah Penumpang Melonjak

Megapolitan
Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Orderan Kurir Sepeda Jakarta Melonjak Selama Pandemi Covid-19

Megapolitan
Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Orangtua Keluhkan Titik Koordinat PPDB Jalur Zonasi yang Salah, Pemkot Bekasi: Human Error

Megapolitan
Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Besok Kota Bogor Masuki Fase Pra-Adaptasi Kebiasaan Baru

Megapolitan
Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Garuda Indonesia Beri Penjelasan Berkait Penumpangnya yang Sesak Napas Lalu Meninggal

Megapolitan
Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Kegiatan Belajar Mengajar di Kota Tangerang Dimulai 13 Juli secara Daring

Megapolitan
Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Sejumlah Orangtua Datangi Kantor Disdik Kota Bekasi Keluhkan Data Jalur Zonasi Tak Valid

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X