Mulai 10 Agustus, Jalan Jatibaru Ditutup untuk Pembangunan "Skybridge"

Kompas.com - 09/08/2018, 15:08 WIB
Jalan Jati Baru belum ditutup, Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (4/8/2018). Kompas.com/Cynthia LovaJalan Jati Baru belum ditutup, Jalan Jati Baru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (4/8/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com - Jalan Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, akan ditutup mulai Sabtu (10/8/2018) untuk pembangunan skybridge atau jembatan penyeberangan multiguna (JPM).

"Kami pasang pagar proyek itu besok tanggal 10 (Agustus) karena sudah mulai ada proses pekerjaan rooting," kata Asisten Manajer Unit Perencanaan PD Pembangunan Sarana Jaya Kartika Ayu Agustina, Kamis (9/8/2018).

Menurut Kartika, penutupan jalan akan dibagi menjadi dua sesi.

Baca juga: Skybridge Tanah Abang Dirancang Bisa Tahan 50 Tahun

Pada pukul 04.00-19.00, sebagian badan Jalan Jatibaru akan ditutup.

Kemudian pada pukul 19.00-04.00, seluruh Jalan Jatibaru akan ditutup dan dilakukan rekayasa lalu lintas.

Proses pemasangan material dilakukan bertahap dalam empat zona.

Baca juga: Sandiaga: Skybridge Tanah Abang Beroperasi 15 Oktober 2018

Zona yang akan digarap terlebih dahulu adalah zona A, di sekitar Blok G. Satu zona dikerjakan 10 hari.

"Masuk material kemungkinan di tanggal 17 (Agustus), kalau tanggal 10 kami rooting area untuk peletakan pondasinya itu," ujar Kartika.

Menurut rencana, pengerjaan skybridge akan memakan waktu 2,5 bulan.

Baca juga: PKL Khawatir Pembangunan Skybridge Tanah Abang Rugikan Mereka

Masyarakat bisa menggunakannya mulai 15 Oktober 2018. Pembangunan skybridge Tanah Abang membutuhkan biaya Rp 35 miliar, yang diambil dari anggaran PD Sarana Jaya dengan tender yang dimenangkan PT Amarta Karya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

Fakta Prostitusi Online Artis, Pemain Film dan Selebgram Dibayar Rp 110 Juta untuk Threesome

Megapolitan
Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Ini Beberapa Isu yang Jadi Sorotan Fraksi di Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta

Megapolitan
Saat Dandim Jakpus Dilarang Masuk Gang Rumah Rizieq...

Saat Dandim Jakpus Dilarang Masuk Gang Rumah Rizieq...

Megapolitan
Cabuli Bocah 10 Tahun di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi

Cabuli Bocah 10 Tahun di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi

Megapolitan
Akses Smart E-budgeting Butuh NIK dan KK, Ini Jawaban Pemprov DKI

Akses Smart E-budgeting Butuh NIK dan KK, Ini Jawaban Pemprov DKI

Megapolitan
Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi Gandeng KPAI Usut Dugaan Eksploitasi Anak

Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi Gandeng KPAI Usut Dugaan Eksploitasi Anak

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Ganti Bantuan Sembako Jadi BLT di Tahun 2021

Pemprov DKI Akan Ganti Bantuan Sembako Jadi BLT di Tahun 2021

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Pasang Wi-fi Gratis di Seluruh RW Padat Penduduk

Pemprov DKI Akan Pasang Wi-fi Gratis di Seluruh RW Padat Penduduk

Megapolitan
Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Sang Ibu Mengemis

Bayi Dua Tahun Meninggal Saat Diajak Sang Ibu Mengemis

Megapolitan
Terlambat Serahkan KUA-PPAS 2021, Pemprov DKI: Ini Baru Terjadi

Terlambat Serahkan KUA-PPAS 2021, Pemprov DKI: Ini Baru Terjadi

Megapolitan
Golkar: Normalisasi Sungai Terhenti sejak 2018 karena Tak Ada Pembebasan Lahan

Golkar: Normalisasi Sungai Terhenti sejak 2018 karena Tak Ada Pembebasan Lahan

Megapolitan
Fraksi PAN Usul Hibah Tahunan Pemprov DKI Untuk NU dan Muhammadiyah

Fraksi PAN Usul Hibah Tahunan Pemprov DKI Untuk NU dan Muhammadiyah

Megapolitan
Fraksi PSI Tolak Pelibatan Swasta dalam Proyek LRT Jakarta

Fraksi PSI Tolak Pelibatan Swasta dalam Proyek LRT Jakarta

Megapolitan
 Nasdem Minta Pemprov DKI Beri Perhatian Lebih ke Warga di Kepulauan Seribu

Nasdem Minta Pemprov DKI Beri Perhatian Lebih ke Warga di Kepulauan Seribu

Megapolitan
Fraksi Demokat Minta Hasil Tes PCR Bisa Ditingkatkan Jadi Maksimal 2x24 Jam

Fraksi Demokat Minta Hasil Tes PCR Bisa Ditingkatkan Jadi Maksimal 2x24 Jam

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X