Jalankan Langkah Ini, Kapolres Metro Bekasi Klaim Tak Ada Praktik Calo SIM

Kompas.com - 19/09/2018, 05:36 WIB
Ilustrasi Calo Tilang KOMPAS.comIlustrasi Calo Tilang

BEKASI, KOMPAS.com - Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Polisi Indarto mengatakan, pihaknya memiliki sistem untuk memastikan tidak akan ada praktik percaloan surat izin mengemudi (SIM) di Mapolres Metro Bekasi Kota, Jalan Pramuka, Kota Bekasi, Jawa Barat. 

"Saya garansi ya, tidak mungkin ada penyimpangan di satpas (satuan penyelenggara administrasi) kami. Sistemnya sudah saya buat sedemikian rupa, jadi tidak mungkin ada niat (mencalokan pembuatan SIM) dan tidak mungkin bisa main (calo) di kami," kata Indarto di Mapolres Metro Bekasi Kota, Selasa (18/9/2018).

Adapun sistem yang diterapkan Indarto untuk mencegah praktik percaloan SIM dengan tidak memperbolehkan orang yang tidak berkepentingan membuat atau memperpanjang SIM masuk ke ruangan pembuatan SIM.

Baca juga: Pembuatan SIM di Satpas Polda Metro Disebut Sulit Dimanfaatkan Calo karena Bersistem Online

"Misalkan ada ibu-ibu mau antar anaknya yang umurnya 17 tahun, itu tidak boleh masuk, hanya anaknya yang boleh masuk, untuk menghindari calo," ujar Indarto.

Beberapa CCTV untuk memantau pelayanan SIM pun diletakkan di berbagai sudut ruangan pelayanan.

Kamera tersebut terhubung langsung ke ruangan kapolres dan ruangan divisi Propam (Profesi dan Pengamanan).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Ombudsman Temukan Praktik Calo di Satpas SIM Polda Metro Jaya

"Lalu jaringan ujiannya (ujian online teori SIM) itu langsung ke Korlantas (Korps Lalu Lintas). Jadi tidak mungkin ada orang yang dapat SIM kalau tidak ujian," kata dia. 

Indarto menambahkan, pihaknya juga menyediakan layanan aduan baik lisan maupun tulisan untuk warga yang mengetahui adanya praktik percaloan.

"Lewat telepon, lewat website, ada chating, lewat medsos. Jadi sangat nekat orang yang menyimpang itu," ujarnya. 

Baca juga: Calo Tiket Final Sepak Bola Asian Games Berkeliaran di Stadion Pakansari

Pihaknya juga akan memberikan hadiah bagi warga yang melaporkan praktik percaloan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Divonis Bersalah, Mantan Lurah Pancoran Mas Depok Minta Maaf Gelar Hajatan Saat PPKM Darurat

Divonis Bersalah, Mantan Lurah Pancoran Mas Depok Minta Maaf Gelar Hajatan Saat PPKM Darurat

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Sudin SDA Jakut Siagakan 20 Unit Mobil Pompa

Antisipasi Banjir, Sudin SDA Jakut Siagakan 20 Unit Mobil Pompa

Megapolitan
Cek Sumur Resapan, Pemkot Jakpus Akan Sidak 400 Gedung

Cek Sumur Resapan, Pemkot Jakpus Akan Sidak 400 Gedung

Megapolitan
Diberi 10 Catatan Rapor Merah, Ini Tanggapan Pemprov DKI Jakarta

Diberi 10 Catatan Rapor Merah, Ini Tanggapan Pemprov DKI Jakarta

Megapolitan
Spesialis Pembobol Toko Diringkus Polisi, Satu Masih Buron

Spesialis Pembobol Toko Diringkus Polisi, Satu Masih Buron

Megapolitan
Gelar Nikahan Anak Saat PPKM Darurat, Mantan Lurah Pancoran Mas Depok Divonis Denda Rp 1 Juta

Gelar Nikahan Anak Saat PPKM Darurat, Mantan Lurah Pancoran Mas Depok Divonis Denda Rp 1 Juta

Megapolitan
Cegah Banjir, 40 Petugas PPSU Bersihkan Saluran Air di Kebon Bawang

Cegah Banjir, 40 Petugas PPSU Bersihkan Saluran Air di Kebon Bawang

Megapolitan
Jelang Peringatan Maulid Nabi, Pemkot Bekasi Ingatkan Covid-19 Masih Mengancam

Jelang Peringatan Maulid Nabi, Pemkot Bekasi Ingatkan Covid-19 Masih Mengancam

Megapolitan
Kali Bekasi Tercemar, Wali Kota Minta Pemkab Bogor Ikut Awasi Limbah Industri

Kali Bekasi Tercemar, Wali Kota Minta Pemkab Bogor Ikut Awasi Limbah Industri

Megapolitan
1.073 Orang yang Terlibat PTM Terbatas Jenjang SMP di Kota Tangerang Negatif Covid-19

1.073 Orang yang Terlibat PTM Terbatas Jenjang SMP di Kota Tangerang Negatif Covid-19

Megapolitan
Unlawfull Killing Km 50, Kuasa Hukum Sebut Penembakan Berawal dari Tak Hadirnya Rizieq Shihab ke Polda Metro Jaya

Unlawfull Killing Km 50, Kuasa Hukum Sebut Penembakan Berawal dari Tak Hadirnya Rizieq Shihab ke Polda Metro Jaya

Megapolitan
Rachel Vennya Akui Kabur dari Kewajiban Karantina, Begini Alasannya

Rachel Vennya Akui Kabur dari Kewajiban Karantina, Begini Alasannya

Megapolitan
Disidak, 3 Gedung Kantor di Menteng Belum Punya Sumur Resapan

Disidak, 3 Gedung Kantor di Menteng Belum Punya Sumur Resapan

Megapolitan
LBH Jakarta: Anies Pakai Pergub yang Dibuat Ahok untuk Legalkan Penggusuran

LBH Jakarta: Anies Pakai Pergub yang Dibuat Ahok untuk Legalkan Penggusuran

Megapolitan
Crane Terguling di Depok, Ada Kemungkinan Jumlah Tersangka Bertambah

Crane Terguling di Depok, Ada Kemungkinan Jumlah Tersangka Bertambah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.