Angkot OK Otrip Dibayar Rp 3.600-Rp 3.900 Per Kilometer

Kompas.com - 01/10/2018, 18:18 WIB
Angkot OK Otrip 16 (OK16) Rute PGC-Condet resmi beroperasi pada hari ini (28/6/2018) KOMPAS.com/ RYANA ARYADITA UMASUGI Angkot OK Otrip 16 (OK16) Rute PGC-Condet resmi beroperasi pada hari ini (28/6/2018)
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Tarif rupiah per kilometer yang dibayarkan PT Transjakarta kepada angkot yang bergabung dengan program OK Otrip ditetapkan antara Rp 3.600 sampai Rp 3.900 per kilometer.

Tarif itu merupakan hasil penetapan harga perkiraan sendiri (HPS) antara PT Transjakarta dan operator angkot, serta melibatkan Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI Jakarta.

"HPS antara Rp 3.600-Rp 3.900. Perhitungan ini sudah divalidasi oleh BPPBJ sehingga tidak perlu ada kecurigaan," ujar Direktur Utama PT Transjakarta Budi Kaliwono di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Senin (1/10/2018).

Baca juga: Angkot OK Otrip Dipastikan Tidak Ngetem, Sopirnya Tidak Merokok

Budi berharap, angkot yang bergabung dengan OK Otrip bisa beroperasi dengan jarak 200 kilometer setiap harinya dengan tarif tersebut.

Bertepatan dengan hari pertama diterapkannya OK Otrip, ada enam operator angkot yang sudah menandatangani kontrak dengan PT Transjakarta.

Kontrak itu berlaku hingga 2020 dengan HPS Rp Rp 3.600-Rp 3.900. Namun, HPS itu bisa ditinjau ulang selama masa kontrak.

Beberapa penyebabnya yakni adanya perubahan besaran upah minimum provinsi (UMP) yang menjadi gaji sopir atau kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Penyesuaian (tarif) itu bisa dilakukan setelah mengikuti beberapa parameter, misal harga BBM meningkat, UMP meningkat, jadi kita bisa review," kata Budi.

Baca juga: Uji Coba Selesai, OK Otrip Diterapkan Mulai Hari Ini

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menerapkan program integrasi angkutan umum atau OK Otrip mulai hari ini.

Program ini diterapkan setelah sebelumnya dilakukan uji coba sejak 15 Januari 2018. Meski demikian, skema tarif program ini tetap sama seperti pada saat uji coba.

Ada 6 operator yang menandatangani MoU kerja sama dengan PT Transjakarta untuk program integrasi angkutan ini yaitu Budi Luhur, KWK (Koperasi Wahana Kalpika), Puskop AU Halim Perdana Kusuma, PT Lestarisurya Gemapersada, Purimas Jaya, dan PT Kencana Sakti Transport.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub DKI Positif Covid-19, Gedung B Balai Kota Ditutup Selama 3 Hari

Wagub DKI Positif Covid-19, Gedung B Balai Kota Ditutup Selama 3 Hari

Megapolitan
Pelintasan Sebidang di Jalur KA Palmerah Ditutup Permanen

Pelintasan Sebidang di Jalur KA Palmerah Ditutup Permanen

Megapolitan
Sempat Ditutup, PN Jaksel Kembali Buka Layanan Persidangan dan PTSP

Sempat Ditutup, PN Jaksel Kembali Buka Layanan Persidangan dan PTSP

Megapolitan
DPRD Bekasi: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis Dampak dari Data Kemiskinan yang Buruk

DPRD Bekasi: Bayi Meninggal Saat Dibawa Mengemis Dampak dari Data Kemiskinan yang Buruk

Megapolitan
Balita Jadi Pengemis Meninggal Dunia, DPRD: Tak Ada Keterbukaan Data Orang Miskin

Balita Jadi Pengemis Meninggal Dunia, DPRD: Tak Ada Keterbukaan Data Orang Miskin

Megapolitan
Rizieq Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

Rizieq Belum Pastikan Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya Besok

Megapolitan
Rizieq Shihab Disebut Dites Swab oleh MER-C, Organisasi Apa Itu?

Rizieq Shihab Disebut Dites Swab oleh MER-C, Organisasi Apa Itu?

Megapolitan
PN Jaksel Dibuka Lagi Setelah Ditutup 5 Hari karena Ditemukan Kasus Covid-19

PN Jaksel Dibuka Lagi Setelah Ditutup 5 Hari karena Ditemukan Kasus Covid-19

Megapolitan
Damkar Jaktim Punya Aplikasi Go-Damkar untuk Percepat Pelayanan Pemadaman Kebakaran

Damkar Jaktim Punya Aplikasi Go-Damkar untuk Percepat Pelayanan Pemadaman Kebakaran

Megapolitan
[Update 29 November]: Bertambah 34, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tercatat 2.870

[Update 29 November]: Bertambah 34, Total Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Tercatat 2.870

Megapolitan
Satgas Covid-19 Kota Bogor Pertimbangkan Cabut Laporan Polisi terhadap RS Ummi

Satgas Covid-19 Kota Bogor Pertimbangkan Cabut Laporan Polisi terhadap RS Ummi

Megapolitan
Cerita Merekam Adegan Seks Sendiri dari Para Pelaku…

Cerita Merekam Adegan Seks Sendiri dari Para Pelaku…

Megapolitan
Wagub DKI Positif Covid-19, Diketahui Tertular dari Staf

Wagub DKI Positif Covid-19, Diketahui Tertular dari Staf

Megapolitan
Terus Melonjak, Depok Catat 2.093 Warga Masih Positif Covid-19

Terus Melonjak, Depok Catat 2.093 Warga Masih Positif Covid-19

Megapolitan
Kontroversi Seputar Tes Swab Covid-19 Rizieq Shihab

Kontroversi Seputar Tes Swab Covid-19 Rizieq Shihab

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X