Jadi Akses Tol Depok-Antasari, Jalan Brigif Akan Diperlebar

Kompas.com - 04/10/2018, 20:48 WIB
Jalan Tol Depok-Antasari. KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARJalan Tol Depok-Antasari.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melebarkan Jalan Brigif,yang kini jadi akses Tol Depok-Antasari.

Kepala Bagian Penataan Kota dan Lingkungan Hidup Bambang Eko Prabowo mengatakan, pelebaran dilakukan untuk mencegah kemacetan akibat Tol Depok-Antasari.

"Untuk mengantisipasi penambahan jumlah kendaraan yang akan masuk dan keluar di pintu Brigif," kata Bambang kepada Kompas.com, Kamis (4/10/2018).

Baca juga: Kemacetan Terjadi di Jalan Akses ke Tol Depok-Antasari

Jalan Brigif lebarnya kurang lebih tujuh meter. Jalan dua arah itu hanya bisa dilewati dua mobil.

Selain Jalan Brigif, sisi selatan Jalan Pinding juga akan dilebarkan sebagai akses tol.

Adapun untuk akses keluar Andara, Jalan Manggis yang cukup sempit juga akan dilebarkan.

Lebar ketiga jalan itu akan dibuat menjadi 15 meter. Ketiga ruas jalan ini menjadi tanggung jawab Pemprov DKI.

Baca juga: Begini Panduan Lewat Tol Depok-Antasari

"Dari Kementerian PUPR meminta Pemprov DKI membuat trase jalan di luar tol sisi Brigif dan Andara juga pembebasannya," ujar dia. 

Untuk sisi Jalan Pangeran Antasari, tanggung jawab pelebaran dari ramp off JLNT Antasari menjadi tanggung jawab Kementerian PUPR.

Bambang mengatakan, pelebaran jalan baik di Antasari dan Jagakarsa masih terkendala penetapan trase serta perubahan rencana tata ruang wilayah (RTRW).

Baca juga: Tol Depok-Antasari Dibuka untuk Umum, Jagakarsa Macet

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Kampanye, Benyamin - Pilar Tawarkan Program Kota Lestari di Tangsel

Megapolitan
Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Beri Kelonggaran, Pemkot Bogor Izinkan Unit Usaha Beroperasi hingga Jam 21.00 WIB

Megapolitan
Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Satu Pegawai Positif Covid-19, Kantor Sudinakertrans Jaktim Ditutup Sementara

Megapolitan
Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Dua Kelompok Bentrok di Ciledug, 16 Orang Ditangkap

Megapolitan
UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

UPDATE: Tambah 21 Kasus di Tangsel, 102 Pasien Covid-19 Masih Dirawat

Megapolitan
Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Penampungan Sementara Pedagang Korban Kebakaran Pasar Cempaka Putih Segera Dibangun

Megapolitan
Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Wagub Ariza Sebut Warga Jakarta Semakin Patuh Protokol Kesehatan 2 Pekan Terakhir

Megapolitan
Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif, Wagub DKI: Sudah Kami Laksanakan

Megapolitan
6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

6 Pedagang Pasar Ciplak Setiabudi Positif Covid-19, Dua Orang Meninggal

Megapolitan
Pasien Isolasi Graha Wisata Ragunan hanya Bisa Beraktivitas di Kamar

Pasien Isolasi Graha Wisata Ragunan hanya Bisa Beraktivitas di Kamar

Megapolitan
Kota Bogor Zona Merah, Pemkot Perpanjang Masa PSBMK

Kota Bogor Zona Merah, Pemkot Perpanjang Masa PSBMK

Megapolitan
Napi Cai Changpan Lubangi Kamar Tahanan dengan Sekop untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Napi Cai Changpan Lubangi Kamar Tahanan dengan Sekop untuk Kabur dari Lapas Tangerang

Megapolitan
Update 29 September: 40 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 1.583 Kasus

Update 29 September: 40 Kasus Baru, Covid-19 di Kota Tangerang Jadi 1.583 Kasus

Megapolitan
Wisma Jakarta Islamic Centre Bersiap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Wisma Jakarta Islamic Centre Bersiap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid-19

Megapolitan
Terpidana Mati yang Kabur dari Lapas Tangerang Sempat Pulang ke Rumah

Terpidana Mati yang Kabur dari Lapas Tangerang Sempat Pulang ke Rumah

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X