Cerita Saksi Mata Saat SPBU di Bogor Terbakar, Api Besar dalam Hitungan Detik - Kompas.com

Cerita Saksi Mata Saat SPBU di Bogor Terbakar, Api Besar dalam Hitungan Detik

Kompas.com - 11/10/2018, 19:58 WIB
Sejumlah petugas sedang mengangkut sebuah motor yang hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran di Pom Bensin Warung Jambu, Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/10/2018).KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAH Sejumlah petugas sedang mengangkut sebuah motor yang hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran di Pom Bensin Warung Jambu, Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/10/2018).

BOGOR, KOMPAS.com - Rahmat (40), salah satu saksi mata, bercerita tentang kebakaran yang terjadi di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34-16109 Warung Jambu di Jalan KS Tubun, Kota Bogor, Kamis (11/10/2018).

Menurut Rahmat, percikan api diduga berasal dari salah satu motor yang mengisi bahan bakar dengan menggunakan jeriken.

Api langsung menyambar mesin dispenser Pertalite dan besar hanya dalam hitungan detik.

"Semuanya panik, langsung lari. Api langsung besar," tutur Rahmat di lokasi.

Baca juga: SPBU Warung Jambu di Bogor Terbakar, Warga Berlarian, 2 Sepeda Motor Hangus

Namun ternyata, pemotor yang mengisi bahan bakar dengan jeriken itu langsung melarikan diri.

"Dia langsung kabur pas kejadian," kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Bogor, Marse Hendra.

Untuk memadamkan api, setidaknya lima unit mobil pemadam diterjunkan.

"Butuh waktu sekitar satu jam lebih untuk mendinginkan dan memastikan tidak ada api," tuturnya.

Akibat peristiwa ini, sejumlah dispenser dan dua sepeda motor hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.


Terkini Lainnya

Di Rusia, Ridwan Kamil Singgung 'One Village One Company' dan 'Happiness Program' untuk Jawa Barat

Di Rusia, Ridwan Kamil Singgung "One Village One Company" dan "Happiness Program" untuk Jawa Barat

Regional
Saudi Akui Jamal Khashoggi Tewas di Gedung Konsulat akibat Bertikai

Saudi Akui Jamal Khashoggi Tewas di Gedung Konsulat akibat Bertikai

Internasional
Kalyana Anjani Jadi Lulusan Termuda ITB pada Usia 18 Tahun, Ini Rahasianya

Kalyana Anjani Jadi Lulusan Termuda ITB pada Usia 18 Tahun, Ini Rahasianya

Regional
'Saya Kaget Pengurusan PTSL Nol Biayanya...'

"Saya Kaget Pengurusan PTSL Nol Biayanya..."

Megapolitan
Longsor di Poncol Magetan Rusak Rumah Warga, Talud Dipasang

Longsor di Poncol Magetan Rusak Rumah Warga, Talud Dipasang

Regional
Komnas HAM: Tak Ada Langkah Konkret Jaksa Agung Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Komnas HAM: Tak Ada Langkah Konkret Jaksa Agung Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM Masa Lalu

Nasional
Rp 2 Miliar dari Jawa Barat untuk Korban Bencana Sulawesi Tengah

Rp 2 Miliar dari Jawa Barat untuk Korban Bencana Sulawesi Tengah

Regional
5 BERITA POPULER NUSANTARA: Aksi Ngedrift Gagal karena Tabrak Toilet hingga Sandiaga Diminta Keluar Emak-emak

5 BERITA POPULER NUSANTARA: Aksi Ngedrift Gagal karena Tabrak Toilet hingga Sandiaga Diminta Keluar Emak-emak

Regional
Komnas HAM: Perhatian Pemerintah terhadap Kelompok Minoritas Masih Minim

Komnas HAM: Perhatian Pemerintah terhadap Kelompok Minoritas Masih Minim

Nasional
Hujan Disertai Angin dan Petir Diprediksi Melanda Jaktim dan Jaksel Sore Ini

Hujan Disertai Angin dan Petir Diprediksi Melanda Jaktim dan Jaksel Sore Ini

Megapolitan
Kapal-kapal Nelayan di Muara Angke Tak Melaut karena Terkendala Izin

Kapal-kapal Nelayan di Muara Angke Tak Melaut karena Terkendala Izin

Megapolitan
Ketua RT dan RW Diingatkan Tak Pungut Uang Warga yang Buat Sertifikat

Ketua RT dan RW Diingatkan Tak Pungut Uang Warga yang Buat Sertifikat

Megapolitan
Video Dukungan Pasangan Capres Beredar, Bawaslu Panggil Bupati

Video Dukungan Pasangan Capres Beredar, Bawaslu Panggil Bupati

Regional
Salahi Aturan, Bawaslu  Sapu Bersih Alat Peraga Kampanye

Salahi Aturan, Bawaslu Sapu Bersih Alat Peraga Kampanye

Regional
Pencuri Spesialis Sepeda Motor di Mesjid Dilumpuhkan Polisi

Pencuri Spesialis Sepeda Motor di Mesjid Dilumpuhkan Polisi

Regional

Close Ads X