Cegah Vandalisme Terulang, PT KAI Tingkatkan Pengawasan di Titik Rawan - Kompas.com

Cegah Vandalisme Terulang, PT KAI Tingkatkan Pengawasan di Titik Rawan

Kompas.com - 12/10/2018, 21:09 WIB
Kondisi Kereta Api (KA) Bandara milik PT Railink yang dicoret-coret orang tidak bertanggung jawab di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018) malam.Instagram Kondisi Kereta Api (KA) Bandara milik PT Railink yang dicoret-coret orang tidak bertanggung jawab di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018) malam.

JAKARTA, KOMPAS.com - PT KAI akan meningkatkan pengawasan dengan memperbanyak penyisiran di titik-titik perlintasan kereta atau pun stasiun yang dianggap rawan aksi vandalisme.

Kepala Humas PT KAI Agus Komarudin mengatakan, dengan begitu diharapkan mampu menekan tindakan vandalisme yang dilakukan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

"Petugas disebar di titik- titik rawan vandalisme, coret-coret," ujar Agus, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (12/10/2018).


Baca juga: Dua Rangkaian Kereta Bandara Dicoret-Coret di Stasiun Manggarai

Selain itu, PT KAI juga menggandeng komunitas kereta untuk sama-sama menyosialisasikan anti-vandalisme terhadap sarana dan prasarana kereta api, baik kereta bandara dan kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek.

Namun, Agus mengatakan, pihaknya belum berencana untuk menambah pemasangan kamera CCTV di lokasi yang rawan.

"Kalau misalnya kerekam kamera, orangnya pergi, susah juga ya (ditangkap)," ujar Agus.

Sebelumnya diberitakan, dua rangkaian KA Bandara milik anak usaha PT KAI, yaitu PT Railink, menjadi korban aksi vandalisme yang dilakukan pihak tidak bertanggung jawab di sekitar Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Rabu (10/10/2018) malam.

Baca juga: Tak Ada Laporan Vandalisme Kereta Bandara, Polisi Tetap Lakukan Penyelidikan

Kepala Humas Railink Diah Suryandari mengatakan, aksi vandalisme itu diduga dilakukan saat rangkaian kereta hendak masuk Stasiun Manggarai pada pukul 21.11 WIB dan 21.47 WIB.

Dari foto yang tersebar di media sosial, tampak gerbong kereta bandara dicoret dengan cat semprot piloks. Meski demikian, PT Railink masih ingin menyelesaikan kasus ini secara internal dan belum mau membawa kasus tersebut ke ranah hukum.


Terkini Lainnya

KPU Jakut: Ada 500 Pemilih Disabilitas di Jakarta Utara

KPU Jakut: Ada 500 Pemilih Disabilitas di Jakarta Utara

Megapolitan
Bareng Gus Sholah dan Yenny Wahid, Jokowi Ziarahi Makam Pendiri NU

Bareng Gus Sholah dan Yenny Wahid, Jokowi Ziarahi Makam Pendiri NU

Regional
Ganggu Arus Lalin, Satpol PP Segera Tertibkan PKL di Pasar Baru Bekasi

Ganggu Arus Lalin, Satpol PP Segera Tertibkan PKL di Pasar Baru Bekasi

Megapolitan
Diperiksa 4 Jam, Nella Kharisma Dicecar 30 Pertanyaan Seputar Endorse Kosmetik Oplosan

Diperiksa 4 Jam, Nella Kharisma Dicecar 30 Pertanyaan Seputar Endorse Kosmetik Oplosan

Regional
Gerindra DKI: Yang Dilakukan Anies Itu Salam Jempol Telunjuk

Gerindra DKI: Yang Dilakukan Anies Itu Salam Jempol Telunjuk

Megapolitan
Sedang Main di Dapur, Bocah 3 Tahun Tewas Diterkam Macan Tutul

Sedang Main di Dapur, Bocah 3 Tahun Tewas Diterkam Macan Tutul

Internasional
2.528 Penyelenggara Pemilu Dilaporkan Langgar Kode Etik Sepanjang 2018

2.528 Penyelenggara Pemilu Dilaporkan Langgar Kode Etik Sepanjang 2018

Nasional
Warga Rengasdengklok Protes Penimbunan Limbah Radioaktif di Dekat Tanggul Citarum

Warga Rengasdengklok Protes Penimbunan Limbah Radioaktif di Dekat Tanggul Citarum

Regional
Ganjil-Genap di DKI Mau Diperpanjang, Dishub Tunggu Masukan Masyarakat

Ganjil-Genap di DKI Mau Diperpanjang, Dishub Tunggu Masukan Masyarakat

Megapolitan
Wapres Kalla Nilai Polemik E-KTP Tak Ganggu Pemilu

Wapres Kalla Nilai Polemik E-KTP Tak Ganggu Pemilu

Nasional
Politisi Gerindra: Saya Lihat di Medsos, Pak Jokowi Hadir ke Mana-mana Itu Sepi...

Politisi Gerindra: Saya Lihat di Medsos, Pak Jokowi Hadir ke Mana-mana Itu Sepi...

Nasional
Belanda akan Larang Perdagangan Gading Mentah Mulai Maret 2019

Belanda akan Larang Perdagangan Gading Mentah Mulai Maret 2019

Internasional
Ridwan Kamil Sebut Bayar Pajak Kendaraan Bisa di Retail dan 'Marketplace'

Ridwan Kamil Sebut Bayar Pajak Kendaraan Bisa di Retail dan "Marketplace"

Regional
Soal Pengusutan Kasus Perusakan Atribut Demokrat, Ini Kata Polri

Soal Pengusutan Kasus Perusakan Atribut Demokrat, Ini Kata Polri

Nasional
Sudah 93 Persen dari Target, Pemkot Bekasi 'Jemput Bola' Rekam e-KTP

Sudah 93 Persen dari Target, Pemkot Bekasi "Jemput Bola" Rekam e-KTP

Megapolitan

Close Ads X