"Skybridge" Tanah Abang Diharapkan Jadi Tempat yang "Instagramable"

Kompas.com - 06/11/2018, 14:39 WIB
Soft opening jembatan multiguna atau dikenal dengan sebutan skybridge di Tanah Abang, Jakarta Pusat dilakukan pada 15 Oktober 2018. KOMPAS.com/ RINDI NURIS VELAROSDELASoft opening jembatan multiguna atau dikenal dengan sebutan skybridge di Tanah Abang, Jakarta Pusat dilakukan pada 15 Oktober 2018.
Penulis Nursita Sari
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan berharap jembatan multiguna atau skybridge Tanah Abang, Jakarta Pusat, jadi tempat baru yang Instagramable.

Skybridge itu ditargetkan rampung pekan ini.

"Jadi bukan jembatan yang berdiri rangka baja begitu aja. Saya berharap itu jadi tempat baru yang Instagramable," ujar Yoory saat dihubungi, Selasa (6/11/2018).

Setelah pembangunan skybridge rampung, Yoory yakin banyak warga yang akan berswafoto di jembatan itu. Menurut dia, kondisi jembatan itu akan sangat bagus ketika kios-kios di sana tutup.

Baca juga: Molor, Pembangunan Skybridge Tanah Abang Ditargetkan Rampung Pekan Ini

"Kalau foto di antara kios masih kosong gitu dan rolling door tertutup, itu bagus banget, kalau lihat foto-fotonya ya. Dan kalau berdiri di ramp sebelah blok G, blok F, itu saya yakin banyak orang foto di sana," kata dia.

Yoory menyampaikan, skybridge Tanah Abang salah satunya akan dipercantik dengan kalsiclad, papan fiber semen untuk aplikasi dinding luar.

Menurut dia, kalsiclad itu juga berfungsi untuk meminimalisasi tampias saat hujan turun. Jembatan itu juga akan dicat dengan warna-warna yang menarik.

"Sekarang pengerjaannya lagi tahap aksesoris. Nanti ada bungkusnya, casing-nya, pemasangan kalsiclad, itu kan ada di ujung sama samping kanan dan kiri jembatan. Itu selain untuk mempercantik jembatan, ada fungsinya juga supaya enggak terlalu tampias hujan," ucap Yoory.

Baca juga: Kios Pedagang Skybridge Tanah Abang Akan Dilengkapi Rolling Door

Progres pembangunan skybridge Tanah Abang sudah 92 persen. Pembangunannya molor dari target awal rampung pada akhir Oktober. Salah satu molornya pembangunan itu disebabkan area kerja yang sempit.

Skybridge itu dilengkapi 446 kios berukuran 1,5 x 2 meter untuk para pedagang kaki lima (PKL) yang biasanya berjualan di Jalan Jatibaru Raya.

Para pedagang diwajibkan membayar biaya retribusi Rp 500.000 per bulan atau Rp 16.000 per hari untuk biaya kebersihan, keamanan, dan penerangan. Retribusi ini baru akan diberlakukan pada 1 Januari 2019.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Diperpanjang, TransJakarta Tak Ubah Jadwal Beroperasi

PSBB Diperpanjang, TransJakarta Tak Ubah Jadwal Beroperasi

Megapolitan
Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan Selama Sebulan, Empat Kafe dan Satu Warnet di Bekasi Disegel

Berulang Kali Langgar Protokol Kesehatan Selama Sebulan, Empat Kafe dan Satu Warnet di Bekasi Disegel

Megapolitan
Viral, Video Sekelompok Pemuda Ngebut Naik Motor Sambil Bawa Celurit di Bekasi

Viral, Video Sekelompok Pemuda Ngebut Naik Motor Sambil Bawa Celurit di Bekasi

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta, Bogor, dan Depok Hujan Ringan Siang Ini

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta, Bogor, dan Depok Hujan Ringan Siang Ini

Megapolitan
UPDATE 27 September: Rekor Baru, Bertambah 366 Kasus Baru Covid-19 di Depok

UPDATE 27 September: Rekor Baru, Bertambah 366 Kasus Baru Covid-19 di Depok

Megapolitan
Pemkot Jakut dan TNI Bersihkan Lumpur di Sungai Cegah Banjir

Pemkot Jakut dan TNI Bersihkan Lumpur di Sungai Cegah Banjir

Megapolitan
Pelayanan Diprotes Blogger Trinity, Bandara Soekarno-Hatta Minta Maaf

Pelayanan Diprotes Blogger Trinity, Bandara Soekarno-Hatta Minta Maaf

Megapolitan
Motif Tersangka Lakukan Pemerasan untuk Rapid Test di Bandara Soetta karena Inginkan Uang Lebih

Motif Tersangka Lakukan Pemerasan untuk Rapid Test di Bandara Soetta karena Inginkan Uang Lebih

Megapolitan
Kemenkumham Sebut Belum Ditemukan Keterlibatan Petugas Lapas atas Kaburnya Cai Changpan

Kemenkumham Sebut Belum Ditemukan Keterlibatan Petugas Lapas atas Kaburnya Cai Changpan

Megapolitan
Tepergok, Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli agar Bisa Makan

Tepergok, Pusat Kuliner di Jagakarsa Sembunyikan Pembeli agar Bisa Makan

Megapolitan
UPDATE 27 September: Tambah 1.186 Kasus di Jakarta, Total 1.692 Pasien Covid-19 Meninggal

UPDATE 27 September: Tambah 1.186 Kasus di Jakarta, Total 1.692 Pasien Covid-19 Meninggal

Megapolitan
Antisipasi Banjir, Plh Sekda Minta Endapan Lumpur di Saluran Air Segera Dikeruk

Antisipasi Banjir, Plh Sekda Minta Endapan Lumpur di Saluran Air Segera Dikeruk

Megapolitan
13 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, Denda Terkumpul Rp 282 Juta

13 Hari Operasi Yustisi di Jakarta, Denda Terkumpul Rp 282 Juta

Megapolitan
Kecelakaan di Kuningan, Pengendara Motor Tewas Usai Terbentur Tiang Monorel

Kecelakaan di Kuningan, Pengendara Motor Tewas Usai Terbentur Tiang Monorel

Megapolitan
Pilkada Saat Pandemi Covid-19, TPS di Depok Ditambah 598 Titik

Pilkada Saat Pandemi Covid-19, TPS di Depok Ditambah 598 Titik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X