Pengusaha Rongkosan Mengaku Tak Tahu 60 Mortir yang Dibeli Masih Aktif

Kompas.com - 08/11/2018, 22:19 WIB
Sebanyak 60 mortir aktif diamankan petugas kepolisian dari tangan seorang pemilik pangkalan rongsokan, Dafir (37) yang berlokasi di  Jalan KH Ahmad Dahlan RT 005 RW 010 Kelurahan Petir Kecamatan Cipondoh,  Tangerang, Rabu (7/11/2018). DOK. POLRES METRO TANGERANGSebanyak 60 mortir aktif diamankan petugas kepolisian dari tangan seorang pemilik pangkalan rongsokan, Dafir (37) yang berlokasi di Jalan KH Ahmad Dahlan RT 005 RW 010 Kelurahan Petir Kecamatan Cipondoh, Tangerang, Rabu (7/11/2018).

TANGERANG, KOMPAS.com - Kapolsek Cipondoh, Tangerang, Kompol Sutrisno mengatakan, seorang pemilik pangkalan rongsokan bernama Dafir mengaku tidak tahu bahwa 60 mortir yang dibelinya dari dua orang tidak dikenal merupakan motir aktif.

Dafir menduga mortir tersebut tidak aktif dan seperti besi tua lainnya yang bisa dijual kembali.

"Dia kan pengepul besi tua. Jadi dia enggak ngerti. Dia pikir kayak peluru-peluru dari jaman dululah (tidak aktif)," kata Sutrisno saat dihubungi Kompas.com, Kamis (8/11/2018).

Baca juga: 60 Mortir Aktif Diamankan Polisi dari Pengusaha Rongsokan di Tangerang

Dafir membeli mortir tersebut seharga Rp 4.600 per kilogram. Ada empat karung mortir yang dibeli Dafir dengan total berat 220 kilogram.

Usai membeli mortir tersebut, Dafir penasaran apakah mortir tersebut aktif atau tidak. Ia memberitahukan hal tersebut ke petugas Bimbingan Masyarakat (Bimas) Polri setempat. Petugas kepolisian kemudian datang dan memeriksa mortir-mortir itu. Hasilnya, semua mortir tersebut dalam kondisi aktif.

Sutrisno mengatakan, Dafir tidak ditahan dan hanya diminta keterangan terkait siapa yang menjual puluhan mortir tersebut.

"Jadi dia sendiri yang ngasih tahu ke polisi. Enggaklah enggak ditahan," ujar Sutrisno.

Polisi telah mengamankan 60 mortir itu dari pangkalan rongsokan milik Dafir di Jalan KH Ahmad Dahlan RT 005 RW 010 Kelurahan Petir Kecamatan Cipondoh, Tangerang, Rabu kemarin.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Agustus: Temuan Kasus di Depok Melonjak Lagi, 334 Pasien Masih Dirawat

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Agustus: Temuan Kasus di Depok Melonjak Lagi, 334 Pasien Masih Dirawat

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jabodetabek Kemungkinan Hujan

Megapolitan
Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Polemik Pasar Mayestik, Pasar Jaya Diminta Tidak Tutupi Informasi Pedagang Terpapar Covid-19

Megapolitan
Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Penumpang KRL Tak Tertib hingga Rusak Pagar, PT KCI Tutup Akses Selatan Stasiun Tanah Abang

Megapolitan
Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

Ledakan di Tempat Laundry Bintaro, Diduga akibat Tabung Gas Bocor

Megapolitan
Jasa Marga Targetkan Tol Kunciran-Bandara Soetta Beroperasi Akhir 2020

Jasa Marga Targetkan Tol Kunciran-Bandara Soetta Beroperasi Akhir 2020

Megapolitan
Bangunan Liar di Sekitar Danau Sunter Dibongkar untuk Bikin Jogging Track

Bangunan Liar di Sekitar Danau Sunter Dibongkar untuk Bikin Jogging Track

Megapolitan
Kasus Covid-19 di Sunter Agung Tinggi, Lurah: Beberapa Tertular dari Lingkungan Kerja

Kasus Covid-19 di Sunter Agung Tinggi, Lurah: Beberapa Tertular dari Lingkungan Kerja

Megapolitan
Masa Pandemi, Siswa SD dan SMP di Kota Tangerang Dapat Pelajaran Bercocok Tanam dan Wirausaha

Masa Pandemi, Siswa SD dan SMP di Kota Tangerang Dapat Pelajaran Bercocok Tanam dan Wirausaha

Megapolitan
Struktur Bata Berbentuk Lorong yang Diduga Bangunan Kuno Ditemukan di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Struktur Bata Berbentuk Lorong yang Diduga Bangunan Kuno Ditemukan di Proyek DDT Stasiun Bekasi

Megapolitan
3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel Ditangkap

3 Tersangka Pelaku Penembakan yang Incar Pengendara di Tangsel Ditangkap

Megapolitan
Tangerang Raya, Bekasi, dan Bogor Masuk Zona Oranye, Apa Artinya?

Tangerang Raya, Bekasi, dan Bogor Masuk Zona Oranye, Apa Artinya?

Megapolitan
Polisi Tunggu Kajian Pemprov DKI soal Wacana Ganjil Genap 24 Jam

Polisi Tunggu Kajian Pemprov DKI soal Wacana Ganjil Genap 24 Jam

Megapolitan
JPU Akan Hadirkan 3 Saksi Memberatkan untuk Putra Siregar

JPU Akan Hadirkan 3 Saksi Memberatkan untuk Putra Siregar

Megapolitan
Polisi Akan Panggil Selegram Berinisial HB dan GD yang Bantu Promosikan Klinik Dokter Gigi Gadungan

Polisi Akan Panggil Selegram Berinisial HB dan GD yang Bantu Promosikan Klinik Dokter Gigi Gadungan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X