Camat: Lokasi Rumah Ambles di Pademangan Sudah Sering Longsor

Kompas.com - 19/11/2018, 14:27 WIB
Tiga buah rumah tampak miring akibat tanah yang ambles di bantaran Kali Anak Ciliwung, Senin (19/11/2018). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DTiga buah rumah tampak miring akibat tanah yang ambles di bantaran Kali Anak Ciliwung, Senin (19/11/2018).

JAKARTA, KOMPAS.com — Lokasi rumah yang ambles di bantaran Kali Anak Ciliwung RT 001 RW 008 Ancol, Jakarta Utara, disebut sudah berkali-kali mengalami longsor akibat kondisi tanah yang labil.

Camat Pademangan Mumu Mujtahid menyatakan, tanda-tanda amblesnya rumah pada Minggu (18/11/2018) kemarin sudah dirasakan warga sejak Sabtu (17/11/2018) malam.

"Sabtu itu sudah terasa ada retakan, amblesnya Minggu pagi. Ini rangkaian sebenarnya karena tanah di situ kan memang labil, kanan-kiri itu sudah pernah retak," kata Mumu kepada Kompas.com, Senin (19/11/2018).

Baca juga: Tanah ambles di Ancol Imbas Pengerukan Kali, 6 Keluarga Diungsikan

Mumu menuturkan, pada akhir Oktober tepian sungai yang berada sekitar 50 meter dari lokasi rumah yang ambles sudah pernah longsor.

Dinas Sumber Daya Air pun langsung membangun turap untuk memperbaiki area yang longsor. Namun, longsor justru kembali terjadi beberapa hari setelah Dinas SDA memulai pekerjaan.

"Pohon asem besar yang ada di depan TKP sekarang itu tumbang, itu mengakibatkan longsor. Tetapi, enggak sampai ke rumah," ujar Mumu.

Baca juga: Turap Longsor, 4 Warung di Jalan Raya Citayam ambles

Kejadian amblesnya rumah warga pada Minggu kemarin seolah menjadi puncak dari longsornya tepian Kali Anak Ciliwung di kawasan Ancol.

Tiga buah rumah tampak miring akibat kejadian tersebut. Enam kepala keluarga terpaksa tinggal di tempat pengungsian yang lokasinya tak jauh dari tepian sungai.

Adapun proyek pembangunan turap tampak masih dilanjutkan pekerja Dinas Sumber Daya Air.

Baca juga: Rumah Warga ambles di Depok

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, kejadian amblesnya rumah di Ancol tersebut menjadi evaluasi Pemprov DKI Jakarta dalam mengeruk sungai dan kali di Jakarta ke depan.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

PSI Nilai Sikap Anies soal Toa dalam Hadapi Banjir Tak Konsisten dan Coba-coba

Megapolitan
Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Pemprov DKI Masih Kaji Perlombaan yang Boleh Diadakan Saat 17 Agustus

Megapolitan
UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

UPDATE 8 Agustus: Tambah 721 Kasus Positif Covid-19, DKI Kembali Catat Lonjakan Tertinggi

Megapolitan
Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Saluran Injeksi Bocor, Sebuah Truk Terbakar di Pinggir Tol Cakung

Megapolitan
Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Sekelompok Warga Datangi Rumah Sakit di Grogol Minta Jenazah Dikeluarkan

Megapolitan
Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Bantah Pasar Jaya, Pihak Keluarga Pastikan Satu Pedagang Pasar Mayestik Meninggal karena Covid-19

Megapolitan
Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Hemat Pengeluaran Kuota Internet, Guru Diminta Manfaatkan Wifi Sekolah

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Pemprov DKI Sebut Flyover Tapal Kuda Lenteng Agung dan Tanjung Barat Bisa Jadi Ikon Jakarta

Megapolitan
Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Kisah Surjana, Penjual Bendera Musiman yang Merantau ke Jakarta Sejak Umur 10 Tahun

Megapolitan
Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Syarat Jadi Agen Detektif Wanita: Cantik dan Pintar Berkamuflase untuk Uji Kesetiaan Lelaki

Megapolitan
Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Pemkot Bekasi Bagikan Ribuan Paket Sembako kepada Korban PHK Selama Pandemi

Megapolitan
Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Sebuah Gudang di Penjaringan Terbakar, Diduga akibat Korsleting

Megapolitan
Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Jasa Detektif Wanita, Lihai Menggoda Pria-pria Nakal yang Tak Setia

Megapolitan
Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Harga Bendera Merah Putih di Pinggir Jalan, Paling Murah Rp 15.000

Megapolitan
Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Diduga Korsleting, Rumah Dua Lantai di Penjaringan Terbakar

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X