Tarif Transpatriot Diusulkan Rp 3.500 untuk Umum, Pelajar Rp 2.000

Kompas.com - 04/12/2018, 16:44 WIB
Warga Bekasi terlihat akan menaiki bus Transpatriot yang baru beroperasi hari ini, Senin (26/11/2018).KOMPAS.com/-DEAN PAHREVI Warga Bekasi terlihat akan menaiki bus Transpatriot yang baru beroperasi hari ini, Senin (26/11/2018).

BEKASI, KOMPAS.com - Humas Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) Kota Bekasi Iqbal Daut mengatakan, tarif bus transpatriot diusulkan Rp 3.500 untuk kategori umum.

Tarif diusulkan dalam rapat yang dihadiri PDMP dan unsur Pemerintah Kota Bekasi.

"Rapat ada hasil sifatnya hanya mengusulkan dan merumuskan yaitu besaran tarif berkisar antara Rp 3.500," kata Iqbal kepada Kompas.com, Selasa (4/12/2018).

Baca juga: Seminggu Beroperasi, Penumpang Bus Transpatriot Tembus 3.000 Orang


Dalam rapat tersebut diusulkan dua kategori tarif, untuk umum dan pelajar atau mahasiswa. Tarif transpatriot untuk pelajar diusulkan Rp 2.000.

Ia mengatakan, tarif baru bisa diberlakukan setelah adanya keputusan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi. 

"Kami menunggu keputusan Wali Kota Bekasi mengenai ketetapan harga tarif. Kemarin rapat Dishub, PDMP, BPKAD, Bagian Hukum, konsultan itu sedang mengkaji besaran tarif," ujar Iqbal. 

Baca juga: Tarif Sedang Dikaji, Naik Bus Transpatriot Bekasi Masih Gratis

Bus transpatriot mulai beroperasi sejak Senin (26/11/2018). Selama belum ditetapkan besaran tarif, transpatriot masih digratiskan.

Sebanyak sembilan bus dikerahkan untuk melayani dua rute yakni, Terminal Bekasi-Harapan Indah dan Harapan Indah-Terminal Bekasi.

Sebanyak 34 halte atau tempat pemberhentian bus menjadi tempat transpatriot menaikkan dan menurunkan penumpang.

Baca juga: Ini yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Naik Bus Transpatriot Bekasi

Bus beroperasi pada pukul 05.00 hingga pukul 21.00.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Didamaikan Gubernur Banten, Pemkot Tangerang dan Kemenkumham Buat Kesepakatan

Didamaikan Gubernur Banten, Pemkot Tangerang dan Kemenkumham Buat Kesepakatan

Megapolitan
Di Balik Keputusan Pemprov DKI Pakai Lidah Mertua sebagai Solusi Polusi

Di Balik Keputusan Pemprov DKI Pakai Lidah Mertua sebagai Solusi Polusi

Megapolitan
Ingin Pakai Baju Bagus, SPG Ini Nekat Curi Pakaian Bermerek dengan Harga Jutaan

Ingin Pakai Baju Bagus, SPG Ini Nekat Curi Pakaian Bermerek dengan Harga Jutaan

Megapolitan
BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

BMKG: Jabodetabek Cerah Berawan Hari Ini

Megapolitan
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Kivlan

Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Permohonan Praperadilan Kivlan

Megapolitan
Kisah Hidup Kopral di Balik Aksi Silatnya yang Jenaka di Perlintasan Rel Proyek Bekasi...

Kisah Hidup Kopral di Balik Aksi Silatnya yang Jenaka di Perlintasan Rel Proyek Bekasi...

Megapolitan
Sebuah Gudang Daging di Pulogadung Terbakar

Sebuah Gudang Daging di Pulogadung Terbakar

Megapolitan
DKI Akan Larang Plastik Sekali Pakai, kecuali Jenis Rol Pembungkus

DKI Akan Larang Plastik Sekali Pakai, kecuali Jenis Rol Pembungkus

Megapolitan
Warga Keluhkan Pengolahan Semen, PT Adhimix Precast Indonesia Klaim Punya Amdal

Warga Keluhkan Pengolahan Semen, PT Adhimix Precast Indonesia Klaim Punya Amdal

Megapolitan
Hari Anak Nasional, Anies Ingin Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Hari Anak Nasional, Anies Ingin Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Megapolitan
Gantikan Pak Ogah, Pemkot Bekasi Tarik Retribusi Parkir Minimarket Rp 2.000

Gantikan Pak Ogah, Pemkot Bekasi Tarik Retribusi Parkir Minimarket Rp 2.000

Megapolitan
Larang Plastik Sekali Pakai, DKI Bisa Kurangi 3 Juta Lembar Sampah Per Tahun

Larang Plastik Sekali Pakai, DKI Bisa Kurangi 3 Juta Lembar Sampah Per Tahun

Megapolitan
Camat Fauzi Sebut Warga Tidak Perlu Khawatir soal Pengolahan Semen di Gambir

Camat Fauzi Sebut Warga Tidak Perlu Khawatir soal Pengolahan Semen di Gambir

Megapolitan
Pengelola Islamic Centre Bekasi Sepakat 4.986 Meter Lahannya untuk Tol Becakayu

Pengelola Islamic Centre Bekasi Sepakat 4.986 Meter Lahannya untuk Tol Becakayu

Megapolitan
Ini Kiat Kopral Jaga Perlintasan Kereta di Bekasi Selain Pakai Jurus Silat

Ini Kiat Kopral Jaga Perlintasan Kereta di Bekasi Selain Pakai Jurus Silat

Megapolitan
Close Ads X