Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ketua DPRD Minta Wali Kota Depok Buat Aturan Pengurangan Kantong Plastik

Kompas.com - 19/12/2018, 09:41 WIB
Cynthia Lova,
Kurnia Sari Aziza

Tim Redaksi

DEPOK, KOMPAS.com - Ketua DPRD Depok Hendrik Tangke Allo mendesak Wali Kota Depok Mohammad Idris membuat peraturan wali kota atau perwal terkait pengurangan sampah plastik. 

“Saya pikir Kota Depok ini memerlukan aturan agar masyarakat mengurangi sampah plastik. Saya lihat banyak sampah-sampah di kali Depok itu isinya kebanyakan sampah plastik semua,” ucap Hendrik saat dihubungi, Selasa (18/12/2018).

Hendrik pun mempertanyakan wacana Idris menerbitkan perwal tentang pengurangan sampah plastik yang hingga kini belum terealisasi.

Baca juga: Pengusaha Ritel Sayangkan Rencana Larangan Penggunaan Kantong Plastik

“Minimal keluarkan imbauan tertulis untuk mengurangi sampah plastik baru diperkuat dengan perwal kan bisa. Ini merupakan salah satu upaya mengurangi sampah di Depok," ujarnya. 

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, sampah plastik dihasilkan setiap harinya.

Sampah plastik didominasi kemasan saset atau kantong kecil.

Baca juga: Meninjau Rencana Pemprov DKI Larang Penggunaan Kantong Plastik...

"Kurang lebih 100 ton per hari sampah plastik di Depok," kata Kepala Bidang Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Depok Iyay Gumilar.

Sebelumnya, Wali Kota Depok Mohammad Idris mengatakan, pihaknya berencana menerbitkan kebijakan peraturan wali kota terkait pengurangan sampah plastik di Depok.

"Kita belum punya perda khusus (tentang sampah plastik). Makanya harus ada perwal khusus pengolahan sampah (plastik) dan ini sedang kami ramu konsepnya," kata Idris.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Epy Kusnandar dan Yogi Gamblez Positif Narkoba

Epy Kusnandar dan Yogi Gamblez Positif Narkoba

Megapolitan
Prakiraan Cuaca Jakarta Sabtu dan Besok: Tengah Malam Berawan

Prakiraan Cuaca Jakarta Sabtu dan Besok: Tengah Malam Berawan

Megapolitan
Pencuri Motor yang Dihakimi Warga Pasar Minggu Ternyata Residivis, Pernah Dipenjara 3,5 Tahun

Pencuri Motor yang Dihakimi Warga Pasar Minggu Ternyata Residivis, Pernah Dipenjara 3,5 Tahun

Megapolitan
Aksinya Tepergok, Pencuri Motor Babak Belur Diamuk Warga di Pasar Minggu

Aksinya Tepergok, Pencuri Motor Babak Belur Diamuk Warga di Pasar Minggu

Megapolitan
Polisi Temukan Ganja dalam Penangkapan Epy Kusnandar dan Yogi Gamblez

Polisi Temukan Ganja dalam Penangkapan Epy Kusnandar dan Yogi Gamblez

Megapolitan
Bukan Hanya Epy Kusnandar, Polisi Juga Tangkap Yogi Gamblez Terkait Kasus Narkoba

Bukan Hanya Epy Kusnandar, Polisi Juga Tangkap Yogi Gamblez Terkait Kasus Narkoba

Megapolitan
Diduga Salahgunakan Narkoba, Epy Kusnandar dan Yogi Gamblez Ditangkap di Lokasi yang Sama

Diduga Salahgunakan Narkoba, Epy Kusnandar dan Yogi Gamblez Ditangkap di Lokasi yang Sama

Megapolitan
Anies-Ahok Disebut Sangat Mungkin Berpasangan di Pilkada DKI 2024

Anies-Ahok Disebut Sangat Mungkin Berpasangan di Pilkada DKI 2024

Megapolitan
Pria yang Lecehkan 5 Bocah Laki-laki di Cengkareng Ditetapkan Tersangka

Pria yang Lecehkan 5 Bocah Laki-laki di Cengkareng Ditetapkan Tersangka

Megapolitan
Disuruh Beli Rokok tapi Tidak Pulang-pulang, Ternyata AF Diamuk Warga

Disuruh Beli Rokok tapi Tidak Pulang-pulang, Ternyata AF Diamuk Warga

Megapolitan
Korban Pelecehan Payudara di Jaksel Trauma, Takut Saat Orang Asing Mendekat

Korban Pelecehan Payudara di Jaksel Trauma, Takut Saat Orang Asing Mendekat

Megapolitan
Dilecehkan Pria di Jakbar, 5 Bocah Laki-laki Tak Berani Lapor Orangtua

Dilecehkan Pria di Jakbar, 5 Bocah Laki-laki Tak Berani Lapor Orangtua

Megapolitan
Rute Transjakarta 12C Waduk Pluit-Penjaringan

Rute Transjakarta 12C Waduk Pluit-Penjaringan

Megapolitan
Rute KA Gumarang, Tarif dan Jadwalnya 2024

Rute KA Gumarang, Tarif dan Jadwalnya 2024

Megapolitan
Kronologi Perempuan di Jaksel Jadi Korban Pelecehan Payudara, Pelaku Diduga Pelajar

Kronologi Perempuan di Jaksel Jadi Korban Pelecehan Payudara, Pelaku Diduga Pelajar

Megapolitan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com