Sampah Masih Banyak, 150 Truk Dikerahkan ke Kali Pisang Batu Bekasi

Kompas.com - 08/01/2019, 14:40 WIB
Tampak lautan sampah membentuk dataran baru di Kali Pisang Batu, Desan Pahlawan Setia, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Kamis (3/1/2019).KOMPAS.com/DEAN PAHREVI Tampak lautan sampah membentuk dataran baru di Kali Pisang Batu, Desan Pahlawan Setia, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Kamis (3/1/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Sekretaris Desa Pahlawan Setia M. Yusuf mengatakan, hingga Selasa (8/1/2019) siang ini sudah ada 150 truk yang mengangkut sampah dari Kali Pisang Batu di Desa Pahlawan Setia, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Sampah-sampah yang menumpuk di sana sudah diangkut sejak Sabtu (5/1/2019) kemarin menggunakan dua alat berat dan puluhan truk sampah.

"Sampai hari ini itu sudah diangkut 150 truk. Satu truk beratnya sekitar 2 ton, jadi sekitar 300-an (ton)," kata Yusuf kepada Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Melihat Sampah Penuhi Kali Pisang Batu Bekasi...


Dia pun berharap seluruh sampah di kali tersebut bisa segera dibersihkan.

Seluruh pihak terkait pun diharapkan bersinergi untuk mengatasi permasalahan sampah, termasuk Desa Setia Mulya dan Desa Setia Asih yang juga dilintasi kali yang dipenuhi sampah itu.

"Kalau saya mintanya sampai bersih semua. Karena yang diekspos Desa Pahlawan Setia doang, padahal ada (Desa) Setia Mulya, Setia Asih. Kalau kami tekankan untuk masyarakat kami yang membersihkan, saya rasa enggak sanggup. Kenapa, karena kami enggak punya alat, baik mesin maupun manusianya," ujar Yusuf.

Sementara itu, Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Dodi Agus Suprianto mengatakan, pihaknya akan menambah satu alat berat untuk mengangkut sampah di kali tersebut.

"Saya sudah minta ke (Dinas) PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) katanya mau ditambah satu (alat berat). Kalau yang sekarang itu juga punya PUPR, kalau truk itu (punya) kami. Truk diterjunkan 16 di sana. Kalau jam operasional dari jam 8 sampai magrib. Satu mobil bisa 5 kali balik. Satu mobil kru ada 4 orang," ujar Dodi.

Dodi menambahkan, pihaknya juga akan mengajak Pemerintah Kota Bekasi terkait sampah di Kali Pisang Batu.

Sebab, menurut dia, sebagian besar sampah berasa dari aliran kali di wilayah Kota Bekasi.

Aliran kali di Kota Bekasi yang mengaliri sampah ke Kali Pisang Batu, kata dia, yakni dari Kecamatan Bekasi Utara, Kelurahan Medan Satria, dan Kelurahan Pejuang.

Baca juga: Butuh Waktu Sebulan utuk Mengangkut Sampah dari Kali Pisang Batu

"Kami saat ini sedang buat draf surat. Harus koordinasikan dengan Kota (Bekasi) karena sebagian besar dari Kota dan itu harus ditangani dari hulunya," tutur Dodi.

"Kalau masyarakat kabupaten di sini sih paling satu atau dua, tapi kalau hulu enggak dibendung, atau enggak ada, ya bagi tugas saja. Jangan semua didorong ke kami," sambungnya.

Lautan sampah nampak memenuhi Kali Pisang Batu, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Pantauan Kompas.com, sampah rumah tangga seperti, plastik, botol, bahkan kasur tertata rapih seperti "dataran baru" di permukaan kali.

Air kali juga nampak hitam pekat serta mengeluarkan bau tak sedap.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Sebuah Gudang Daging di Pulogadung Terbakar

Sebuah Gudang Daging di Pulogadung Terbakar

Megapolitan
DKI Akan Larang Plastik Sekali Pakai, kecuali Jenis Rol Pembungkus

DKI Akan Larang Plastik Sekali Pakai, kecuali Jenis Rol Pembungkus

Megapolitan
Warga Keluhkan Pengolahan Semen, PT Adhimix Precast Indonesia Klaim Punya Amdal

Warga Keluhkan Pengolahan Semen, PT Adhimix Precast Indonesia Klaim Punya Amdal

Megapolitan
Hari Anak Nasional, Anies Ingin Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Hari Anak Nasional, Anies Ingin Wujudkan Jakarta sebagai Kota Ramah Anak

Megapolitan
Gantikan Pak Ogah, Pemkot Bekasi Tarik Retribusi Parkir Minimarket Rp 2.000

Gantikan Pak Ogah, Pemkot Bekasi Tarik Retribusi Parkir Minimarket Rp 2.000

Megapolitan
Larang Plastik Sekali Pakai, DKI Bisa Kurangi 3 Juta Lembar Sampah Per Tahun

Larang Plastik Sekali Pakai, DKI Bisa Kurangi 3 Juta Lembar Sampah Per Tahun

Megapolitan
Camat Fauzi Sebut Warga Tidak Perlu Khawatir soal Pengolahan Semen di Gambir

Camat Fauzi Sebut Warga Tidak Perlu Khawatir soal Pengolahan Semen di Gambir

Megapolitan
Pengelola Islamic Centre Bekasi Sepakat 4.986 Meter Lahannya untuk Tol Becakayu

Pengelola Islamic Centre Bekasi Sepakat 4.986 Meter Lahannya untuk Tol Becakayu

Megapolitan
Ini Kiat Kopral Jaga Perlintasan Kereta di Bekasi Selain Pakai Jurus Silat

Ini Kiat Kopral Jaga Perlintasan Kereta di Bekasi Selain Pakai Jurus Silat

Megapolitan
DKI Belum Atur Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Warung-warung Kecil

DKI Belum Atur Penggunaan Plastik Sekali Pakai di Warung-warung Kecil

Megapolitan
Jefri Nichol Ditangkap dengan Barang Bukti 6 Gram Ganja

Jefri Nichol Ditangkap dengan Barang Bukti 6 Gram Ganja

Megapolitan
Dengan Kereta Cepat, Waktu Jakarta-Karawang Kurang dari 15 Menit

Dengan Kereta Cepat, Waktu Jakarta-Karawang Kurang dari 15 Menit

Megapolitan
Mengapa Kopral Jaga Pelintasan Kereta Sambil Bergaya Silat?

Mengapa Kopral Jaga Pelintasan Kereta Sambil Bergaya Silat?

Megapolitan
DKI Siapkan Insentif bagi Pusat Perbelanjaan yang Tak Sediakan Plastik Sekali Pakai

DKI Siapkan Insentif bagi Pusat Perbelanjaan yang Tak Sediakan Plastik Sekali Pakai

Megapolitan
Tolak Ganti Rugi Korban Salah Tangkap, Kemenkeu Sebut Pengamen Dilarang di Jakarta

Tolak Ganti Rugi Korban Salah Tangkap, Kemenkeu Sebut Pengamen Dilarang di Jakarta

Megapolitan
Close Ads X