Butuh Waktu Sebulan utuk Mengangkut Sampah dari Kali Pisang Batu

Kompas.com - 08/01/2019, 10:34 WIB
Alat berat angkut sampah di Kali Pisang Batu, Desa Pqhlawan Setia, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Senin (7/1/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVIAlat berat angkut sampah di Kali Pisang Batu, Desa Pqhlawan Setia, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Senin (7/1/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Sampah masih memenuhi Kali Pisang Batu di Desa Pahlawan Setia, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Sampah rumah tangga seperti plastik, botol, bahkan kasur bertebaran di permukaan kali itu.

Air kali tampak hitam pekat serta berbau tak sedap. Sampah- sampah itu memenuhi permukaan kali sepanjang sekitar 1,5 kilometer.

Dua alat berat dan puluhan truk telah dikerahkan untuk mengangkut sampah tersebut sejak Sabtu (5/1/2019) lalu.

Kepala Desa Pahlawan Setia Zainal Abidin mengatakan, dua alat berat itu masih kurang untuk mempercepat proses pengangkutan sampah.

Baca juga: 3 Hari, Sudah 700 Ton Sampah Diangkut dari Kali Pisang Batu Bekasi

"Alatnya kurang juga, ini juga enggak maksimal, kami maunya yang amphibi yang bisa jalan di air jadi bisa maksimal pengangkutannya," kata Zainal, Senin kemarin.

Menurut Zainal, dengan hanya dua alat berat, pengangkutan sampah itu butuh waktu sebulan.

"Ini kalau kami lihat dari tumpukan sampah begini, enggak cukup seminggu atau dua minggu, kemungkinan sebulan bisa," kata Zainal.

Dia mengemukakan, jika jumlah alat berat ditambah dengan dikombinasi alat berat amphibi, proses pengangkutan sampah bisa lebih cepat.

700 ton dalam 3 hari

Sejak mulai diangkut Sabtu lalu, sampah yang telah terangkut sudah sekitar 100 truk. Zainal menjelaskan, satu truk berkapasitas tujuh ton sampah. Dengan demikian, sekitar 700 ton sampah sudah terangkut dalam tiga hari terakhir.

"Dari Sabtu kemarin mungkin sekitar 100 truk ada sudah mengangkut sampah. Sampah ini ada setelah normalisasi Desember lalu. Jadi saat normalisasi, lumpur dikeruk baru ada sampah kiriman ini," ujar Zainal.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

19.000 Buruh di Jakarta Sudah Dapat Kartu Pekerja, Ini Manfaatnya

19.000 Buruh di Jakarta Sudah Dapat Kartu Pekerja, Ini Manfaatnya

Megapolitan
[POPULER MEGAPOLITAN]: Anggota Fraksi Gerindra Pertanyakan Kinerja TGUPP I 12 Jenis Pelanggaran yang Ditindak Saat Operasi Zebra

[POPULER MEGAPOLITAN]: Anggota Fraksi Gerindra Pertanyakan Kinerja TGUPP I 12 Jenis Pelanggaran yang Ditindak Saat Operasi Zebra

Megapolitan
Jejak Tradisi Tionghoa Benteng di Museum Benteng Heritage

Jejak Tradisi Tionghoa Benteng di Museum Benteng Heritage

Megapolitan
Viral Fotografer Dipungut Biaya Foto di Lapangan Banteng, Begini Ceritanya

Viral Fotografer Dipungut Biaya Foto di Lapangan Banteng, Begini Ceritanya

Megapolitan
BMKG: Jakarta Cerah, Suhu Masih Panas, Waspada Angin Kencang

BMKG: Jakarta Cerah, Suhu Masih Panas, Waspada Angin Kencang

Megapolitan
Sejak Januari 2019, Polisi Tindak 1.600 Sopir Truk di Tangsel

Sejak Januari 2019, Polisi Tindak 1.600 Sopir Truk di Tangsel

Megapolitan
Anaknya Diamankan Polisi karena Bawa Pisau Dapur, Ayah Minta Dilepaskan

Anaknya Diamankan Polisi karena Bawa Pisau Dapur, Ayah Minta Dilepaskan

Megapolitan
Truk Proyek Nasional Bebas Aturan Pembatasan Operasional di Tangsel

Truk Proyek Nasional Bebas Aturan Pembatasan Operasional di Tangsel

Megapolitan
DPRD DKI Pertanyakan Transparansi Anggaran Era Anies yang Tak Bisa Diakses Warga

DPRD DKI Pertanyakan Transparansi Anggaran Era Anies yang Tak Bisa Diakses Warga

Megapolitan
Anggaran Belanja Subsidi Pemprov DKI Naik Hingga Rp 7,02 Triliun

Anggaran Belanja Subsidi Pemprov DKI Naik Hingga Rp 7,02 Triliun

Megapolitan
Wali Kota Bekasi Minta Warga Melapor bila Tahu Pungli E-KTP

Wali Kota Bekasi Minta Warga Melapor bila Tahu Pungli E-KTP

Megapolitan
Pemprov DKI Sebut Kenaikan Dana Hibah untuk Keperluan BOS hingga TNI

Pemprov DKI Sebut Kenaikan Dana Hibah untuk Keperluan BOS hingga TNI

Megapolitan
Buka Penjaringan Bakal Calon Wali Kota Tangsel, PAN Pasang Kriteria Khusus

Buka Penjaringan Bakal Calon Wali Kota Tangsel, PAN Pasang Kriteria Khusus

Megapolitan
Pengendara Motor Tak Pakai Helm Dominasi Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra di Tomang

Pengendara Motor Tak Pakai Helm Dominasi Pelanggar yang Terjaring Operasi Zebra di Tomang

Megapolitan
Setelah Seluruh Ruas Jalan Tangsel Diatur Perwal, Polisi Akan Sosialisasi Selama Satu Bulan

Setelah Seluruh Ruas Jalan Tangsel Diatur Perwal, Polisi Akan Sosialisasi Selama Satu Bulan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X