Angkat Telepon di Pinggir Jalan, Wanita Ini Jadi Korban Penjambretan

Kompas.com - 14/01/2019, 13:25 WIB
Ilustrasi jambret THINKSTOCKS/ADRIAN HILMANIlustrasi jambret

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi menangkap S (30) dan RB (24), pelaku yang menjambret seorang wanita AN (26) di Jalan Pintu Kecil RW 002, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat pada Minggu (13/1/2019) siang.

Penjambret mengincar korban yang sedang menelpon di pinggir jalan.

"Benar, ada dua pelaku yang kami amankan," kata Kanit Polsek Tambora AKP Suprihatin saat dikonfimasi, Senin (14/1/2019).

Baca juga: Jambret Dompet Seorang Ibu, Pelaku Babak Belur Diamuk Warga di Gang Buntu

Saat kejadian, korban datang dari arah Pasar Asemka, Tamansari usai berbelanja aksesoris di sana, kemudian mengendarai motornya menuju rumah di Penjaringan, Jakarta Utara.

Ponsel korban berdering dan ia memutuskan untuk menepikan kendaraanya. Selanjutnya, ia mengangkat telepon dari saudaranya di Jalan Pintu Kecil.

"Tiba-tiba dua orang penjambret yang berboncengan datang menarik ponsel korban. Korban kaget langsung berteriak ' jambret-jambret' dan mengejar pelaku dengan mengendarai sepeda motornya," terangnya.

Baca juga: Polisi Ringkus Jambret yang Berulang Kali Beraksi di Jakarta Selatan

Pengejaran pelaku dibantu oleh warga dan polisi yang ada di sekitar lokasi kejadian. Saat pengejaran, pelaku terjatuh dan kemudian langsung diamankan ke Polsek Tambora.

Polisi mengamankan barang bukti yakni ponsel korban satu unit Vivo Y95 merah senilai berkisa Rp 2.500.000 dan sepera motor pelaku Yamaha Mio warna biru.

Sementara kedua pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X