Polisi 24 Kali Gelar Perkara untuk Kasus Penyerangan Novel Baswedan

Kompas.com - 16/01/2019, 14:21 WIB
Komisioner Ombudsman Adrianus Meliala (kanan) dalam konferensi pers di Gedung Ombudsman RI, Jakarta, Rabu (16/1/2019). DYLAN APRIALDO RACHMAN/KOMPAS.comKomisioner Ombudsman Adrianus Meliala (kanan) dalam konferensi pers di Gedung Ombudsman RI, Jakarta, Rabu (16/1/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Polda Metro Jaya telah melakukan 24 kali gelar perkara terkait kasus penyerangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Novel Bawedan.

Anggota Ombudsman RI Adrianus Meliala mengatakan, Polda Metro Jaya melakukan tujuh kali gelar perkara dengan Kompolnas, lima kali dengan KPK, lima kali dengan Ombudsman RI, empat kali dengan Wassidik Bareskrim, dua kali dengan Komnas HAM, dan satu kali dengan tim satgas yang dibentuk Kapolri Jenderal Tito Karnavian.

Baca juga: Penyelidikan Dugaan Malaadministrasi Kasus Novel oleh Polda Dihentikan

"Bisa juga ditambah dengan tim satgas yang baru ini satu kali, baru kemarin," ujar Adrianus usai kegiatan penyerahan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombudsman terkait kasus penyerangan Novel di Kantor Ombudsman RI, Jakarta Selatan, Rabu (16/1/2019).

Adrianus mengatakan, penyidik Polda gagal melakukan dua kali gelar perkara dengan melibatkan Komnas HAM.

Pihak Komnas HAM saat itu tidak hadir di waktu dan tempat yang telah ditentukan.

"Khususnya untuk yang Komnas HAM, dari empat kali itu, dua kali kunjungan kegiatan ke lapangan tidak jadi. Jadi rupanya setelah mereka kumpul-kumpul, lalu dijanjikan akan datang ke lapangan, ke TKP, tapi tidak jadi karena dari pihak Polrinya datang, dari pihak Komnas HAM-nya tidak datang," ujar Adrianus.

Pada 11 April 2017, seusai melaksanakan salat subuh di masjid tak jauh dari rumahnya, Novel tiba-tiba disiram air keras oleh dua pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor.

Cairan itu mengenai wajah Novel. Kejadian itu berlangsung begitu cepat sehingga Novel tak sempat mengelak.

Tak seorang pun yang menyaksikan peristiwa tersebut.

Sejak saat itu, Novel menjalani serangkaian pengobatan untuk penyembuhan matanya.

Baca juga: Jokowi Siap Jawab soal Kasus HAM hingga Teror Novel di Debat Perdana

Hingga kini, kepolisian belum mampu mengungkap kasus tersebut.

Ombudsman juga telah menghentikan penyelidikan dugaan maladministrasi penyidik Polda Metro Jaya pada kasus penyerangan terhadap Novel karena telah mendapat klarifikasi dari kepolisian.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Patuh Aturan PSBB, Pengendara Diarahkan ke Luar Tol Tanpa Ditilang

Tak Patuh Aturan PSBB, Pengendara Diarahkan ke Luar Tol Tanpa Ditilang

Megapolitan
Pemkot Bogor Anggarkan Rp 300 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Pemkot Bogor Anggarkan Rp 300 Miliar untuk Penanganan Covid-19

Megapolitan
Hari Libur, Pemkot Tangsel Tunda Kirim Surat Permohonan PSBB ke Kemenkes

Hari Libur, Pemkot Tangsel Tunda Kirim Surat Permohonan PSBB ke Kemenkes

Megapolitan
Dilarang Bawa Penumpang, Pengendara Ojol Kesulitan Modal untuk Beralih Layanan Pesan Antar

Dilarang Bawa Penumpang, Pengendara Ojol Kesulitan Modal untuk Beralih Layanan Pesan Antar

Megapolitan
UPDATE: 161 Tenaga Medis di DKI Positif Covid-19, 2 Orang Meninggal

UPDATE: 161 Tenaga Medis di DKI Positif Covid-19, 2 Orang Meninggal

Megapolitan
UPDATE: 35.083 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 1.027 Orang Positif

UPDATE: 35.083 Warga Jakarta Jalani Rapid Test, 1.027 Orang Positif

Megapolitan
UPDATE: Pasien Positif Covid-19 di DKI Jakarta 1.811 Orang, 82 Sembuh, 156 Meninggal

UPDATE: Pasien Positif Covid-19 di DKI Jakarta 1.811 Orang, 82 Sembuh, 156 Meninggal

Megapolitan
Penerapan PSBB Kota Bogor Kemungkinan Dilakukan Pekan Depan

Penerapan PSBB Kota Bogor Kemungkinan Dilakukan Pekan Depan

Megapolitan
Pencuri Motor di Ciputat Ditangkap Setelah Kepergok Warga

Pencuri Motor di Ciputat Ditangkap Setelah Kepergok Warga

Megapolitan
UPDATE Covid-19 di Depok: Pasien Positif Bertambah 6 Orang dan 2 Meninggal dalam Sehari

UPDATE Covid-19 di Depok: Pasien Positif Bertambah 6 Orang dan 2 Meninggal dalam Sehari

Megapolitan
Warga Pamulang Dirikan Dapur Umum, Bagikan Makanan ke Ojol dan Tukang Becak

Warga Pamulang Dirikan Dapur Umum, Bagikan Makanan ke Ojol dan Tukang Becak

Megapolitan
Muncul Tulisan Provokatif 'Sudah Krisis Saatnya Membakar' di Kota Tangerang Jelang PSBB Jakarta

Muncul Tulisan Provokatif "Sudah Krisis Saatnya Membakar" di Kota Tangerang Jelang PSBB Jakarta

Megapolitan
PSBB Diterapkan, Kendaraan yang Masuk Jakarta Dicek Polisi

PSBB Diterapkan, Kendaraan yang Masuk Jakarta Dicek Polisi

Megapolitan
UPDATE Covid-19 10 April: Bekasi Catat 84 Pasien Positif Covid-19

UPDATE Covid-19 10 April: Bekasi Catat 84 Pasien Positif Covid-19

Megapolitan
Serba Serbi PSBB di Ibu Kota, Aturan dan Sanksi agar Corona Cepat Mereda

Serba Serbi PSBB di Ibu Kota, Aturan dan Sanksi agar Corona Cepat Mereda

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X