Dibiayai APBD DKI, 275 Penerangan Jalan Dipasang di Bantargebang

Kompas.com - 31/01/2019, 19:21 WIB
Tampak lampu penerangan jalan di Wilayah Kota Bekasi, Rabu (30/1/2019). KOMPAS.com/DEAN PAHREVITampak lampu penerangan jalan di Wilayah Kota Bekasi, Rabu (30/1/2019).

BEKASI, KOMPAS.com - Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi Arief Maulana mengatakan, pihaknya memprioritaskan wilayah Bantargebang untuk pemasangan penerangan jalan umum (PJU).

Arief mengatakan, sebanyak 275 PJU akan dipasang di wilayah Bantargebang pada 2019 senilai Rp 2,5 miliar.

Pengadaan ratusan lampu tersebut menggunakan APBD DKI Jakarta.

Baca juga: Butuh 80.000 Lampu, Penerangan Jalan Umum di Kota Bekasi Baru 40 Persen


"Pak wali kota ingin Bantargebang jadi prioritas utama termasuk soal penerangan jalan. Total 275 berasal dari bantuan anggaran DKI, nilainya mencapai Rp 2,5 miliar," kata Arief saat ditemui di Kantor DBMSDA Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (31/1/2019).

Arief menjelaskan, ratusan PJU itu akan dipasang di akses jalan menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang serta Jalan Raya Cipendawa, Jalan Raya Narogong, dan lain-lain.

Pemasangan lampu sekaligus sebagai kompensasi kepada warga yang hidup berdampingan dengan TPST Bantargebang.

Baca juga: Tekan Tagihan Listrik, Pemkot Bekasi Akan Pakai Lampu LED untuk Penerangan Jalan

"Di akses jalan itu juga ada kepentingan truk sampah menuju TPST Bantargebang," ujar Arief.

Adapun, pada tahun 2019, Pemkot Bekasi akan memasang 450 PJU di titik baru.

Sebanyak 275 lampu dipasang di wilayah Bantargebang, sedangkan 175 lampu dipasang di wilayah lain Kota Bekasi.

Sementara itu, 175 lampu yang akan dipasang didanai APBD Kota Bekasi senilai Rp 900 juta.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Minggu, Kawasan Monas Akan Ditutup karena Ada Pelantikan Presiden

Minggu, Kawasan Monas Akan Ditutup karena Ada Pelantikan Presiden

Megapolitan
Seorang Guru Ngaji di Jatinegara Diduga Cabuli 7 Bocah Perempuan

Seorang Guru Ngaji di Jatinegara Diduga Cabuli 7 Bocah Perempuan

Megapolitan
Ada Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Hanya Sampai Stasiun Kebayoran

Ada Pelantikan Presiden, KRL Rangkasbitung-Tanah Abang Hanya Sampai Stasiun Kebayoran

Megapolitan
Nenek Arpah Ditipu, Sertifikat Tanah Ternyata Dipakai Tetangga untuk Pinjam Uang

Nenek Arpah Ditipu, Sertifikat Tanah Ternyata Dipakai Tetangga untuk Pinjam Uang

Megapolitan
Pelantikan Presiden Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Pelantikan Presiden Besok, Ini Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Gedung DPR

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden, 6 Tamu Negara Menginap di Hotel Fairmont

Jelang Pelantikan Presiden, 6 Tamu Negara Menginap di Hotel Fairmont

Megapolitan
Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden RI 2019-2024 Besok

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Megapolitan
Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Megapolitan
Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X