Curigai KKN hingga Gaji Tertunda, Pegawai Demo di Depan Kantor Pos Indonesia

Kompas.com - 06/02/2019, 11:57 WIB
Sejumlah pegawai PT Pos Indonesia yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pos Indonesia Kuat Bermartabat (SPPIKB) menggelar aksi demo di depan kantor Pos Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (6/2/2019). KOMPAS.COM/ RINDI NURIS VELAROSDELASejumlah pegawai PT Pos Indonesia yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pos Indonesia Kuat Bermartabat (SPPIKB) menggelar aksi demo di depan kantor Pos Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (6/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejumlah pegawai PT Pos Indonesia yang tergabung dalam Serikat Pekerja Pos Indonesia Kuat Bermartabat (SPPIKB) menggelar aksi demo di depan kantor Pos Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (6/2/2019).

Salah satu anggota SPPIKB Fadhol Wahab mengatakan, aksi demo yang diikuti sekitar 1.000 orang itu bertujuan untuk menuntut pergantian jajaran direksi PT Pos Indonesia.

Menurutnya, ada indikasi kasus korupsi, kolusi, dan nepotisme ( KKN) pada jajaran direksi PT Pos Indonesia sehingga menyebabkan masalah finansial.

" Demo ini menuntut penyelamatan perusahaan karena kami melihat adanya indikasi KKN sehingga perusahaan terpuruk dalam hal finansial," kata Wahab kepada Kompas.com, Rabu.


Wahab mengungkapkan, permasalahan finansial itu juga menyebabkan penundaan pembayaran gaji sejumlah karyawan.

"Mereka yang ikut demo ini juga ada yang ditunda pembayaran gajinya tanpa ada alasan yang jelas," ungkap Wahab.

Baca juga: Demo Mahasiswa Berujung Bentrok dengan Satpol PP di Tangerang, 7 Orang Terluka

Nantinya, lanjut Wahab, massa aksi demo juga akan menyampaikan orasi di depan kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Istana Negara.

"Kita akan long march ke kantor BUMN dan lanjut ke Istana Negara juga," ujar Wahab.

Pengamatan Kompas.com, massa aksi demo telah berkumpul di depan kantor Pos Indonesia sejak pukul 09.00 WIB dengan membawa spanduk bertuliskan "Ganti Direksi" dan "Turunkan Direksi".

Massa mulai bergerak menuju Kementerian BUMN pada pukul 10.30 WIB sembari meneriakkan yel-yel "Ganti-ganti direksi, ganti direksi sekarang juga"

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X