Ular Sanca 5 Meter Ditemukan di Kali Mookervart

Kompas.com - 19/02/2019, 19:23 WIB
Petugas UPK Badan Air memamerkan ular sanca sepanjang lima meter yang ditemukan di Kali Moorkervart, Jakarta Barat, Selasa (19/2/2019). Dokumentasi/ UPK Badan Air Petugas UPK Badan Air memamerkan ular sanca sepanjang lima meter yang ditemukan di Kali Moorkervart, Jakarta Barat, Selasa (19/2/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Petugas UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup menemukan seekor ular sanca sepanjang lima meter di Kali Moorkervart, Kalideres, Jakarta Barat, Selasa (19/2/2019) siang.

Petugas UPK Badan Air Afit Raharjo mengatakan, ular tersebut ditemukan seorang petugas yang tengah membersihkan sampah di Kali Moorkervart.

"Sedang aktivitas kayak biasa tiba-tiba ada ular sanca tersebut terus langsung disigap oleh salah satu petugas yang menangkapnya. Ularnya sedang di air, tetapi kelihatan kepalanya," kata Afit kepada Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Hobi Unik Ade, Pelihara Lima Ekor Ular Sanca di Permukiman Padat


Afit menuturkan, petugas dapat menangani ular tersebut karena si hewan tampak lemas. Namun, reptil itu sesekali sempat melawan petugas.

Setelah ditangkap, ular itu dilepas kembali ke air karena khawatir akan mati bila dipelihara petugas.

"Melihat kondisi ular kayaknya antara mau hidup dan mati mungkin karena kasihan juga kalau dipelihara terus meninggal akhirnya dilepas lagi," ujar Afit.

Baca juga: Petugas Damkar Evakuasi Ular Sanca 6 Meter Lebih di Kalideres

Ia menambahkan, petugas sudah sering menemui ular sanca di kali tersebut. Ular dapat ditemukan sebanyak empat kali dalam satu bulan.

"Itu, kan, perbatasan antara kali Jakarta dan Tangerang ya, mungkin itu ular dari Tangerang ya terbawa arus sampai ke sekatan di situ," kata dia. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sekda DKI Pastikan Anggota TGUPP yang Rangkap Jabatan Akan Diberhentikan

Sekda DKI Pastikan Anggota TGUPP yang Rangkap Jabatan Akan Diberhentikan

Megapolitan
Kepada Polisi, Ibu di Kedoya Mengaku Tak Tahu Bayi Berusia 40 Hari Belum Bisa Mencerna Pisang

Kepada Polisi, Ibu di Kedoya Mengaku Tak Tahu Bayi Berusia 40 Hari Belum Bisa Mencerna Pisang

Megapolitan
Warga Kampung Mampangan Depok Temukan Ular Sanca 3 Meter di Bantaran Kali

Warga Kampung Mampangan Depok Temukan Ular Sanca 3 Meter di Bantaran Kali

Megapolitan
Anggaran TGUPP Dipangkas untuk 50 Orang, Fraksi PDI-P Anggap Masih Terlalu Banyak

Anggaran TGUPP Dipangkas untuk 50 Orang, Fraksi PDI-P Anggap Masih Terlalu Banyak

Megapolitan
Pemprov DKI Anggarkan Rp 170 Miliar untuk Revitalisasi Terminal Kampung Rambutan

Pemprov DKI Anggarkan Rp 170 Miliar untuk Revitalisasi Terminal Kampung Rambutan

Megapolitan
Jualan di Bahu Jalan, PKL Senen Merasa Tak Ganggu Lalu Lintas

Jualan di Bahu Jalan, PKL Senen Merasa Tak Ganggu Lalu Lintas

Megapolitan
Bayi Berusia 40 Hari di Kedoya Meninggal karena Tersedak Pisang yang Diberikan Ibunya

Bayi Berusia 40 Hari di Kedoya Meninggal karena Tersedak Pisang yang Diberikan Ibunya

Megapolitan
DPRD DKI Terbelah Soal TGUPP, PDI-P dan PSI Menolak, Gerindra dan PAN Mendukung

DPRD DKI Terbelah Soal TGUPP, PDI-P dan PSI Menolak, Gerindra dan PAN Mendukung

Megapolitan
Diusulkan untuk Gaji 67 Anggota, Anggaran TGUPP Dipangkas Hanya Buat 50 Orang

Diusulkan untuk Gaji 67 Anggota, Anggaran TGUPP Dipangkas Hanya Buat 50 Orang

Megapolitan
PKL Senen Akan Direlokasi, Pemkot Jakpus Diminta Sosialisasi ke Masyarakat

PKL Senen Akan Direlokasi, Pemkot Jakpus Diminta Sosialisasi ke Masyarakat

Megapolitan
Ada Permainan Tradisional Betawi dan Area Outbond di Taman Tomang Rawa Kepa

Ada Permainan Tradisional Betawi dan Area Outbond di Taman Tomang Rawa Kepa

Megapolitan
Perusahaan Patungan PT KAI dan PT MRT Jakarta Bertugas Kelola Kawasan Transit hingga Tiketing

Perusahaan Patungan PT KAI dan PT MRT Jakarta Bertugas Kelola Kawasan Transit hingga Tiketing

Megapolitan
Dishub Sebut Penutupan Lay Bay Stasiun Bekasi oleh PT KAI Tanpa Kajian Matang

Dishub Sebut Penutupan Lay Bay Stasiun Bekasi oleh PT KAI Tanpa Kajian Matang

Megapolitan
Sidang Eksepsi Kasus 'Ikan Asin' Akan Digelar Tahun Depan

Sidang Eksepsi Kasus "Ikan Asin" Akan Digelar Tahun Depan

Megapolitan
Lay Bay Ditutup, Angkot dan Ojol Bakal Dilarang Ngetem di Depan Stasiun Bekasi?

Lay Bay Ditutup, Angkot dan Ojol Bakal Dilarang Ngetem di Depan Stasiun Bekasi?

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X