BPTJ Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Semanggi, Begini Skemanya

Kompas.com - 16/03/2019, 14:33 WIB
Lalu lintas di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan terpantau lancar,  Jumat (15/6/2018) sore. Kompas.com/Sherly Puspita Lalu lintas di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan terpantau lancar, Jumat (15/6/2018) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com — Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek ( BPTJ) menyiapkan rekayasa lalu lintas di kawasan Semanggi guna mengurai kemacetan di jalur Cawang-Semanggi.

Kepala BPTJ Bambang Prihartono menyatakan, salah satu skema yang disiapkan ialah penutupan jalur lambat atau terowongan di bawah Jembatan Semanggi yang mengarah ke Blok M.

"Di antaranya kami akan manutup terowongan yang ada di depan Plaza Semanggi yang dari arah Bundaran HI ke Blok M," kata Bambang kepada Kompas.com, Sabtu (16/3/2019).

Baca juga: BPTJ: ERP Belum Diterapkan, Perlu Ganjil-Genap Sehari Penuh


Bambang mengatakan, jalur itu mesti ditutup karena antreannya menghalangi arus kendaraan dari arah Cawang yang hendak berbelok ke arah Blok M.

"Terowongan itu kan menyebabkan stuck sehingga akhirnya yang dari arah Cawang ke Blok M stuck," ujar Bambang.

Selain itu, BPTJ mengusulkan agar tikungan jalan dari arah Cawang menuju Blok M yang berada di depan Mapolda Metro Jaya diperlebar.

Bambang mengatakan, jalan tersebut akan dibuat selebar dua jalur. Namun, ia mengatakan, usulan itu merupakan usulan jangka panjang.

"Nanti kemungkinan akan ada penggunaan lahan Polda Metro Jaya, itu perlu ada pembahasan yang cukup panjang," kata Bambang.

Baca juga: BPTJ Sebut MRT Tidak Akan Efektif jika ERP Belum Jalan

Rekayasa lalu lintas juga akan dilakukan di kawasan Tegal Parang. Namun, ia menyebut pihaknya baru akan melakukan survei di kawasan itu.

Menurut Bambang, rekayasa lalu lintas perlu dilakukan mengingat kemacetan di ruas Cawang-Semanggi telah menjalar sampai Cibubur.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

Polisi Sita Ribuan Ekstasi dari Jaringan Pengedar Internasional

Polisi Sita Ribuan Ekstasi dari Jaringan Pengedar Internasional

Megapolitan
Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

Pemprov DKI Akan Bagikan Tanaman Lidah Mertua untuk Tekan Polusi Udara

Megapolitan
Berkaca pada Kasus Nunung, Tahu Kerabat Konsumsi Narkoba tapi Tak Melapor Ada Akibatnya…

Berkaca pada Kasus Nunung, Tahu Kerabat Konsumsi Narkoba tapi Tak Melapor Ada Akibatnya…

Megapolitan
Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Sidang Praperadilan, Kivlan Zen Minta Penetapan Tersangka Dibatalkan

Megapolitan
Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Melihat Wajah Jakarta Melalui Ilusi Hologram

Megapolitan
Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Anies Bilang Tak Punya Kewenangan untuk Desak Pemilihan Wagub

Megapolitan
Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Petugas UNHCR Mengecek Tempat Penampuan Pencari Suaka di Kalideres

Megapolitan
Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Putra Nunung Tak Tahu Ibunya Konsumsi Narkoba Jenis Sabu

Megapolitan
Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Kivlan Zen Layangkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan ke Ryamizard Ryacudu

Megapolitan
Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Situasi di Penampungan Imigran Kondusif Setelah Warga Afghanisatan dan Somalia Ribut

Megapolitan
Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Suami Pernah Ingatkan Nunung Berobat agar Berhenti Konsumsi Narkoba

Megapolitan
Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Sidang Praperadilan Empat Pengamen Cipulir Salah Tangkap Ditunda hingga Esok

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Pimpinan DPRD DKI Sibuk Jadi Alasan Rapat Paripurna untuk Pilih Wagub Ditunda

Megapolitan
Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Beda Versi dengan Pertamina soal Penyebab Kecelakaan, Ini Kata Polisi

Megapolitan
Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Pedagang Keluhkan Sepinya Sentra Buku Pasar Kenari

Megapolitan
Close Ads X