Tanggul Jatipadang yang Jebol Ditambal Sementara dengan Karung Pasir dan Kayu

Kompas.com - 03/04/2019, 18:11 WIB
Tanggul Jatipadang yang jebol dan mengakibatkan banjir di RT 003 RW 006 Kelurahan Jatipadang, Minggu (31/3/2019) sedang dibenahi sementara oleh petugas Sudin SDA Jakarta Selatan. KOMPAS.com/ TATANG GURITNOTanggul Jatipadang yang jebol dan mengakibatkan banjir di RT 003 RW 006 Kelurahan Jatipadang, Minggu (31/3/2019) sedang dibenahi sementara oleh petugas Sudin SDA Jakarta Selatan.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Bagian tanggul Jatipadang yang rusak di RT 003 RW 006 diperbaiki sementara dengan karung semen dan kayu dolken, Rabu (3/4/2019).

Berdasarkan pengamatan Kompas.com di lokasi pada pukul 16.30 WIB, 15 petugas Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Selatan selesai menyusun karung berisi pasir dan kayu dolken untuk menahan aliran air.

"Kita masih upayakan untuk menyumbat air sementara. Ini kan posisi bawah tanggul yang rusak, selain dengan metode ini kami juga terus memikirkan cara lain yang efektif," ujar staf Sudin SDA Jakarta Selatan, Indrianto Prasetio.

Baca juga: Warga Sebut Tanggul Jatipadang Kurangi Banjir meski Berulang Kali Jebol


Ia mengatakan, pengerjaan tanggul tidak mengenal waktu. Petugas terus memperbaiki tanggul sampai dianggap kondusif.

"Kalau sudah kondusif kami sudahi, karena pengerjaan juga sudah berlangsung sejak tadi. Dalam pengerjaannya kami memang harus dulu-duluan dengan air (hujan)," kata dia.

Sementara itu, anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan Jatipadang Abdul Kohar berharap, setelah perbaikan sementara, Pemprov DKI Jakarta beserta Pemkot Jakarta Selatan bisa melakukan pengecekan di titik-titik lainnya.

"Setelah perbaikan ini saya harap pemerintah bisa melakukan pengecekan pada titik lainnya. Takutnya nanti terjadi rembesan lagi di lokasi lain," ujar dia.

Baca juga: Warga Khawatir Tanggul Jatipadang Jebol Lagi

Menurut warga, banjir susulan juga terjadi pada Selasa (3/4/2019) kemarin.

Namun, banjir tersebut tidak sebesar banjir pertama yang terjadi pada Minggu (31/3/2019).

"Ini kami masih was-was kalau terjadi hujan lagi, sekarang juga belum bisa tidur nyenyak, stand by kalau ada banjir lagi, kami langsung mengungsi," ucap warga bernama Nur Hasanah.

Adapun tanggul Jatipadang tercatat 7 kali jebol sejak Oktober 2017.

Pemerintah kemudian membangun tanggul kokoh dan tinggi.

Tanggul retak pada Februari 2018, tetapi segera dicor kembali. Pada 13 Januari 2019, tanggul jebol kembali. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Senin Sore, Lutfi Alfiandi Pemuda Pembawa Bendera Saat Demo Diperiksa sebagai Terdakwa

Senin Sore, Lutfi Alfiandi Pemuda Pembawa Bendera Saat Demo Diperiksa sebagai Terdakwa

Megapolitan
Pemprov DKI: Trotoar Cikini Belum Ditanam Pohon karena Ada Penataan Saluran

Pemprov DKI: Trotoar Cikini Belum Ditanam Pohon karena Ada Penataan Saluran

Megapolitan
Hari Ini, Pramugari Garuda Indonesia Siwi Sidi Dijadwalkan Diperiksa sebagai Pelapor Akun @digeeembok

Hari Ini, Pramugari Garuda Indonesia Siwi Sidi Dijadwalkan Diperiksa sebagai Pelapor Akun @digeeembok

Megapolitan
Merawat Keberagaman dan Kebaikan Lewat Tradisi Patekoan di Glodok

Merawat Keberagaman dan Kebaikan Lewat Tradisi Patekoan di Glodok

Megapolitan
Petugas Pintu Air Manggarai Kerap Dapat Rezeki Kiriman 'Online'

Petugas Pintu Air Manggarai Kerap Dapat Rezeki Kiriman "Online"

Megapolitan
Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Senin Siang

Prakiraan Cuaca BMKG: Sebagian Jakarta Hujan Senin Siang

Megapolitan
Mengenal Patekoan di Glodok, Tradisi Menyuguhkan Teh Gratis Setiap Hari

Mengenal Patekoan di Glodok, Tradisi Menyuguhkan Teh Gratis Setiap Hari

Megapolitan
Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Siswa Tewas Lompat dari Lantai 4 Sekolah, Menteri PPPA: Alarm bagi Kita Semua

Megapolitan
Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Atap Bocor Saat Hujan, Siswa SDN Samudrajaya 04 Kerap Dipulangkan

Megapolitan
Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Pengeras Suara Peringatan Dini Banjir di Kampung Melayu Tak Berfungsi Sejak 2017

Megapolitan
Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Seorang Pemuda Tewas Ditabrak Kereta di Bekasi

Megapolitan
BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

BERITA FOTO: Kerusakan Bangunan SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Berita Foto
Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Pemkot Depok Gratiskan Biaya Perawatan Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RS Universitas Indonesia Rawat 33 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

RSUD Depok Rawat 13 Korban Kecelakaan Bus di Subang

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X