Belajar dari MRT, Anies Tak Mau Buru-buru Operasikan LRT Jakarta

Kompas.com - 04/04/2019, 13:57 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau Light Rail Transit (LRT) Jakarta di Stasiun Velodrome, Jakarta, Rabu (12/9/2018). LRT rute Velodrome hingga Kelapa Gading tersebut sedang dilakukan uji coba terbatas tahap I yang berlangsung hingga 14 September 2018. MAULANA MAHARDHIKAGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau Light Rail Transit (LRT) Jakarta di Stasiun Velodrome, Jakarta, Rabu (12/9/2018). LRT rute Velodrome hingga Kelapa Gading tersebut sedang dilakukan uji coba terbatas tahap I yang berlangsung hingga 14 September 2018.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan masih mempertimbangkan tanggal pengoperasian moda transportasi Light Rail Transit (LRT) Jakarta yang membentang dari Rawamangun di Jakarta Timur hingga Kelapa Gading di Jakarta Utara.

Anies mengatakan, dirinya ingin memastikan LRT Jakarta benar-benar siap dioperasikan sebelum diresmikan dan dibuka untuk publik.

"Sampai semuanya siap betul, daripada dioperasikan ada masalah, tahu kan tempat lain pernah ada begitu?" kata Anies di Jakarta Timur, Kamis (4/4/2019).

Baca juga: Titik Terang Beroperasinya LRT Jakarta...


Anies tidak menjelaskan tempat lain yang ia maksudkan. Namun, ia menyebut pengoperasian LRT Jakarta akan berkaca dari pengalaman MRT Jakarta yang langsung diserbu warga setelah dibuka untuk publik.

Ia ingin LRT Jakarta siap mengantisipasi membludaknya jumlah penumpang seperti yang terjadi saat MRT Jakarta dibuka.

"Anda lihat MRT, begitu dibuka membeludak sekali kan, animo besar. Nah kami ingin pastikan itu siap dengan baik baru nanti dibuka. Jangan sekadar dibuka, muncul masalah," ujar Anies.

Anies melanjutkan, ia juga akan memeriksa laporan kesiapan yang telah disampaikan PT LRT Jakarta ke Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

PT LRT Jakarta telah menyampaikan laporan kesiapan LRT Jakarta ke Pemprov DKI. Laporan kesiapan itu menjadi pertimbangan dalam menentukan tanggal beroperasinya LRT Jakarta.

LRT Jakarta terbentang 5,8 kilometer dari kawasan Rawamangun hingga Kelapa Gading. Tarif LRT Jakarta telah ditetapkan sebesar Rp 5.000 dan berlaku secara flat.

Baca juga: Tinggal Tentukan Tanggal, LRT Jakarta Siap Beroperasi...

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Empat Rancangan Anggaran Fantastis Gulkarmat Akhirnya Disahkan dengan Diwarnai Perdebatan

Megapolitan
Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Fraksi PSI Minta Empat Anggaran Fantastis Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Ditangguhkan

Megapolitan
Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Peringati Hari Ibu, Iriana Jokowi Hadiri Acara Jalan Sehat bersama Penyandang Disabilitas

Megapolitan
Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Bukan Hanya Nama Jalan, MH Thamrin Juga Pernah Dijadikan Nama Proyek Pembangunan

Megapolitan
Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Polisi Tunggu Hasil Labfor untuk Ungkap Penyebab Kebakaran Mal Lokasari Square

Megapolitan
Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Tercatat 96 Kali Gempa Tektonik di Wilayah Banten pada November 2019

Megapolitan
Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Begini Cara Petugas PJL Atur Pelintasan KA Tanpa Palang di Stasiun Ancol

Megapolitan
Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Berjaga 24 Jam, Mendengar Aktivitas Alam yang Kian Sulit Dipahami

Megapolitan
DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

DPRD DKI Soroti Usulan Anggaran Sistem Informasi Potensi Bencana Senilai Rp 8 Miliar

Megapolitan
Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Sempat Dicoret, Pembangunan SMK 74 Akhirnya Disahkan DPRD DKI sebagai Boarding School

Megapolitan
Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Ketika Komisi E DPRD DKI Terbelah soal Boarding School SMKN 74...

Megapolitan
BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

BPBD DKI Usulkan Anggaran Simulator Bencana Berteknologi Canggih Senilai Rp 12 Miliar

Megapolitan
Ketua DPC Hanura Didorong Partainya Ikut Pilkada Tangsel 2020

Ketua DPC Hanura Didorong Partainya Ikut Pilkada Tangsel 2020

Megapolitan
Anggarannya Sempat Dicoret, Disdik DKI Usulkan SMK Pariwisata jadi Sekolah Asrama

Anggarannya Sempat Dicoret, Disdik DKI Usulkan SMK Pariwisata jadi Sekolah Asrama

Megapolitan
Bocah yang Hanyut di Kali Angke Ciputat Ditemukan 13 Meter dari Lokasi Awal

Bocah yang Hanyut di Kali Angke Ciputat Ditemukan 13 Meter dari Lokasi Awal

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X