Anies Minta Peserta Pemilu Copot Sendiri Alat Peraga Kampanye

Kompas.com - 14/04/2019, 10:50 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Lapangan Banteng, Minggu (14/4/2019). KOMPAS.com/NIBRAS NADA NAILUFARGubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Lapangan Banteng, Minggu (14/4/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar para peserta pemilu mencopot alat peraga kampanye (APK)-nya sendiri yang dipasang di sudut-sudut jalan.

"Saya berharap seluruh peserta pemilu bertanggung jawab membersihkan alat-alat peraga yag selama ini mereka pasang," kata Anies di Lapangan Banteng, Minggu (14/4/2019).

Pasalnya, memasuki masa tenang, sudah tidak diperbolehkan lagi pemasangan APK. Ada pun masa tenang dimulai Minggu ini hingga pemungutan suara pada Rabu (17/4/2019).

Baca juga: Bawaslu Turunkan Ratusan Ribu APK yang Langgar Lokasi dan Materi

Anies mengatakan, sejak dini hari, jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membantu Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta menurunkan APK. Pembersihan difokuskan di ruas-ruas jalan utama.

"Saat ini jalan-jalan utama insya Allah sudah mulai bersih, kemudian bergerak di wilayah lain," ujar dia.

Berdasarkan pantauan Kompas.com pukul 01.00 WIB, aparat dari Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga PPSU mencopot APK di kawasan Mampang, Jakarta Selatan. Mereka terbagi dalam beberapa kelompok.

Baca juga: Masa Tenang, Aparat Copot Alat Peraga Kampanye

Selama masa kampanye, APK berbagai jenis terpasang di sepanjang jalan di wilayah DKI. APK itu dipasang calon anggota legislatif, parpol, dan tim sukses pasangan capres-cawapres. Aparat mencopot APK lalu mengumpulkannya ke truk dan mobil pick up.

Tampak aparat kepolisian dan TNI mengamankan proses pembersihan APK.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KAI Catat Lonjakan Pemesanan Tiket KA Jarak Jauh untuk 27 dan 28 Oktober

KAI Catat Lonjakan Pemesanan Tiket KA Jarak Jauh untuk 27 dan 28 Oktober

Megapolitan
Denda Pelanggar PSBB di Jakarta Terkumpul Rp 4,9 Miliar

Denda Pelanggar PSBB di Jakarta Terkumpul Rp 4,9 Miliar

Megapolitan
Satpol PP Sebut Warga Ibu Kota Makin Taat Kenakan Masker

Satpol PP Sebut Warga Ibu Kota Makin Taat Kenakan Masker

Megapolitan
Kebakaran di Basement Pasaraya Manggarai, Petugas Sempat Kesulitan karena Asap Tebal

Kebakaran di Basement Pasaraya Manggarai, Petugas Sempat Kesulitan karena Asap Tebal

Megapolitan
Kebakaran di Basement Pasaraya Manggarai, Asap Tebal Mengepul

Kebakaran di Basement Pasaraya Manggarai, Asap Tebal Mengepul

Megapolitan
Polisi Tangkap 13 Pemuda yang Tawuran di Kebon Jeruk

Polisi Tangkap 13 Pemuda yang Tawuran di Kebon Jeruk

Megapolitan
Perumahan Vila Jatirasa Bekasi Terendam Banjir, Tim SAR Evakuasi 20 Warga

Perumahan Vila Jatirasa Bekasi Terendam Banjir, Tim SAR Evakuasi 20 Warga

Megapolitan
Banjir hingga 1,5 Meter di Bekasi, Tim SAR Jakarta Bantu Evakuasi Korban

Banjir hingga 1,5 Meter di Bekasi, Tim SAR Jakarta Bantu Evakuasi Korban

Megapolitan
PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang hingga 8 November, Ini Penjelasan Anies

PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang hingga 8 November, Ini Penjelasan Anies

Megapolitan
Membegal Gadis di Ciputat, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

Membegal Gadis di Ciputat, Dua Pelaku Ditangkap Polisi

Megapolitan
Minggu, 72 RT di Jakarta Terdampak Banjir

Minggu, 72 RT di Jakarta Terdampak Banjir

Megapolitan
Antisipasi Begal, Polisi Patroli di Jalur Sepeda Saat Akhir Pekan

Antisipasi Begal, Polisi Patroli di Jalur Sepeda Saat Akhir Pekan

Megapolitan
Dua Kecamatan di Kabupaten Bekasi Juga Terdampak Banjir Kiriman dari Bogor

Dua Kecamatan di Kabupaten Bekasi Juga Terdampak Banjir Kiriman dari Bogor

Megapolitan
Sungai Meluap Usai Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Depok Sempat Terendam Banjir

Sungai Meluap Usai Hujan Deras, Sejumlah Wilayah di Depok Sempat Terendam Banjir

Megapolitan
Rumah Terendam Banjir, 80 Warga Pondok Gede Permai Bekasi Mengungsi di Posko BNPB

Rumah Terendam Banjir, 80 Warga Pondok Gede Permai Bekasi Mengungsi di Posko BNPB

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X