Metromini Ugal-ugalan, Satu Penumpang Tewas

Kompas.com - 30/04/2019, 19:11 WIB
Bus metromini jurusan Blok M - Fatmawati - Pondok Labu melompati separator dan melawan arus untuk mendahului bus lainnya di jalan Melawai, Jakarta Selatan, Senin (7/12). Prilaku ugal-ugalan supir bus di jalan tidak hanya membahayakan keselamatan penumpang tetapi juga pengguna jalan lainnya. 

Kompas/Priyombodo (PRI)
07-12-2015 PRIYOMBODOBus metromini jurusan Blok M - Fatmawati - Pondok Labu melompati separator dan melawan arus untuk mendahului bus lainnya di jalan Melawai, Jakarta Selatan, Senin (7/12). Prilaku ugal-ugalan supir bus di jalan tidak hanya membahayakan keselamatan penumpang tetapi juga pengguna jalan lainnya. Kompas/Priyombodo (PRI) 07-12-2015

JAKARTA, KOMPAS.com - Pengemudi Metromini berpelat nomor B 7828 EV menyetir ugal-ugalan di Jakarta Selatan hingga mengakibatkan seorang penumpangnya tewas. 

Kasatlantas Polres Jakarta Selatan Kompol Lilik Sumardi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi di Jalan Buncit Raya, depan Halte Imigrasi Wilayah Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2019).
 
Ia mengatakan, peristiwa tersebut berawal ketika Metromini tersebut melaju kencang dari arah utara menuju selatan.
 
 
 
Di tengah perjalanan, Metromini akan menyalip mobil di depannya.
 
Saat menyalip lewat kanan, Metromini justru menabrak separator jalur transjakarta.
 
"Saat mendahului kurang hati-hati dan tidak konsentrasi sehingga menabrak separator busway kemudian terbalik ke kiri dan terjadilah kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan kendaraan," ujar Lilik, Selasa. 
 
 
Akibatnya, satu orang penumpang tewas akibat insiden tersebut.
 
"Korban bernama Mapiah (52) mengalami luka pada bagian kepala mengeluarkan darah dan meninggal dunia di lokasi," katanya. 
 
Polisi telah mengamankan bus dan memeriksa pengemudi. 
 
"Kemungkinan pengemudi, kami tetapkan jadi tersangka," katanya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Pengelola Pabrik Diimbau Gelar Tes Massal untuk Cegah Penularan Covid-19

Megapolitan
Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Ini Alasan Reklamasi Ancol Belum Kuat Dasar Hukumnya

Megapolitan
UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

UPDATE 10 Juli: Tak Ada Penambahan Kasus, 8 Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Sembuh

Megapolitan
993 ASN Kota Tangerang Disebar untuk Awasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

993 ASN Kota Tangerang Disebar untuk Awasi Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19

Megapolitan
Polisi Sebut 3 Oknum Pilot yang Ditangkap Sudah Pakai Sabu Lebih dari 3 Tahun

Polisi Sebut 3 Oknum Pilot yang Ditangkap Sudah Pakai Sabu Lebih dari 3 Tahun

Megapolitan
Pemkab Bekasi Berencana Pantau Karyawan Perusahaan Selama 24 Jam lewat Aplikasi

Pemkab Bekasi Berencana Pantau Karyawan Perusahaan Selama 24 Jam lewat Aplikasi

Megapolitan
Pilot Ditangkap karena Gunakan Sabu, Polisi: Alasannya untuk Konsentrasi

Pilot Ditangkap karena Gunakan Sabu, Polisi: Alasannya untuk Konsentrasi

Megapolitan
New Normal, Bandara Soekarno-Hatta Terapkan Tiga Lapis Keamanan

New Normal, Bandara Soekarno-Hatta Terapkan Tiga Lapis Keamanan

Megapolitan
Ini Fasilitas Baru di Bandara Soetta untuk Terapkan Protokol Kesehatan di Era New Normal

Ini Fasilitas Baru di Bandara Soetta untuk Terapkan Protokol Kesehatan di Era New Normal

Megapolitan
Perusahaan Hitachi Kembali Beroperasi Setelah Ditutup karena Karyawan Positif Covid-19

Perusahaan Hitachi Kembali Beroperasi Setelah Ditutup karena Karyawan Positif Covid-19

Megapolitan
Politisi PDI-P Wanti-wanti Pemprov Tak Pakai APBD untuk Reklamasi Ancol

Politisi PDI-P Wanti-wanti Pemprov Tak Pakai APBD untuk Reklamasi Ancol

Megapolitan
Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Justru Siapkan Wisata Air

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Justru Siapkan Wisata Air

Megapolitan
3 Pilot Ditangkap karena Kasus Sabu, 2 Orang dari Maskapai Pelat Merah

3 Pilot Ditangkap karena Kasus Sabu, 2 Orang dari Maskapai Pelat Merah

Megapolitan
UPDATE 10 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 15 Orang, Totalnya Kini 301

UPDATE 10 Juli: Pasien Sembuh Covid-19 di Tangsel Tambah 15 Orang, Totalnya Kini 301

Megapolitan
[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Juli di Depok: Tambah 23 Pasien Pulih

[UPDATE] Grafik Covid-19 10 Juli di Depok: Tambah 23 Pasien Pulih

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X