Polisi Bolehkan Sahur on The Road, asal...

Kompas.com - 03/05/2019, 19:27 WIB
Peserta sahur on the road berkumpul memadati jalanan di kawasan Kota Tua, Jakarta Pusat, Minggu (3/6/2018) sekitar pukul 02.30 WIB.KOMPAS.com/ALEK KURNIAWAN Peserta sahur on the road berkumpul memadati jalanan di kawasan Kota Tua, Jakarta Pusat, Minggu (3/6/2018) sekitar pukul 02.30 WIB.

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasat Lantas Jakarta Timur AKBP Sutimin mengatakan, kegiatan sahur on the road ( SOTR) yang kerap digelar pada bulan Ramadhan boleh diadakan selama bertujuan positif.

Sutimin menyebut, tujuan positif yang ia maksud yakni apabila kegiatan SOTR diisi dengan membagi-bagikan makanan ke kelompok duafa serta dilakukan dengan mematuhi peraturan lalu lintas.

" Sahur on the road itu kan sepanjang itu tertib untuk kemanusiaan, bagi-bagi ke orang yang susah, boleh saja sepanjang itu patuh," kata Sutimin kepada wartawan, Jumat (3/5/2019).

Baca juga: Remaja Tewas Dibacok akibat Bentrokan Saat Sahur on The Road

Sutimin pun mengingatkan warga yang ingin menggelar SOTR untuk mematuhi aturan lalu lintas seperti memakai helm atau tidak naik ke atap dan kap mobil.

Ia juga mengatakan, warga yang ingin menggelar SOTR boleh meminta bantuan polisi untuk mengawal kegiatan tersebut secara gratis.

"Selama ini kan juga ada satu-dua minta bantuan. Nah, itu kan lebih terarah dan teratur di mana tujuannya jadi kita bantu jalannya," ujar Sutimin.

Di sisi lain, polisi mengimbau warga untuk tidak melakukan kegiatan yang membahayakan seperti balap liar selama Ramadhan demi menekan angka kematian akibat kecelakaan lalu lintas.




Close Ads X