Tak Kuat Tahan Beban Kendaraan, Turap di Jalan HR Rasuna Said Rusak

Kompas.com - 06/05/2019, 14:19 WIB
Petugas (SDA) memperbaiki Turap Yang Rusak Akibat Tidak Kuat Tahan Beban Kendaraan, Senin (6/5/2019) KOMPAS.com/Walda MarisonPetugas (SDA) memperbaiki Turap Yang Rusak Akibat Tidak Kuat Tahan Beban Kendaraan, Senin (6/5/2019)

JAKARTA, KOMPAS.com - Turap di Jalan HR Rasuna Said, Setia Budi, Jakarta Selatan, rusak lantaran tidak kuat menahan beban kendaraan yang melintas di jalan tersebut.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Satuan Pelaksana Dinas Sumber Daya Air Kecamatan Setiabudi Agus Bowo Leksono, Senin (6/5/2019).

"Kerusakan yang terjadi di Jalan Rasuna Said ini panjangnya mencapai 100 meter, lebar satu meter, dan kedalaman saluran yakni 1,2 meter," ujar Agus, Senin. 

Baca juga: Pembebasan Lahan Akan Dilakukan di Kawasan Ini untuk Bangun Turap

Pihaknya melakukan perbaikan dengan membongkar turap tersebut. Perbaikan ini sudah dilakukan sejak bulan lalu.

"Perbaikan turap telah kami lakukan sejak 13 April lalu dan kami menargetkan bahwa dalam minggu ini perbaikan turap bisa selesai," katanya.

Dia menambahkan, turap harus dibongkar ulang lalu dicor kembali untuk menggantinya dengan turap baru.

Baca juga: Langganan Banjir, Kawasan Pejaten Timur Akan Dibebaskan untuk Turap

Selama perbaikan, dia mengimbau para pengguna jalan untuk selalu berhati-hati. 

"Sudah masuk ke tahap perapihan. Kami selalu mengimbau kepada pengendara untuk selalu berhati-hati dan juga kami pinta saat berkendara untuk tidak memepetkan kendaraannya dengan saluran," ucap Agus. 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Mulai Hari Ini, PT KAI Daop 1 Buka Pemesanan Tiket Jarak Jauh untuk 43 KA

Megapolitan
Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Polda Metro Layangkan Surat Pemanggilan Rizieq Shihab Terkait Kerumunan di Petamburan

Megapolitan
Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Menyoal Rizieq Shihab yang Tinggalkan RS Diam-diam dari Segi Aturannya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Positif Covid-19, Wagub DKI Tertular dari Staf Pribadinya

Megapolitan
Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Megapolitan
MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

Megapolitan
Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X