Rekapitulasi Suara di Jakarta Timur Bisa Molor hingga Besok

Kompas.com - 11/05/2019, 12:59 WIB
Komisioner KPU DKI Jakarta Nurdin memberikan keterangan kepada wartawan di Hotel Bidakara, Sabtu (11/5/2019). KOMPAS.com/Ardito Ramadhan DKomisioner KPU DKI Jakarta Nurdin memberikan keterangan kepada wartawan di Hotel Bidakara, Sabtu (11/5/2019).

JAKARTA, KOMPAS.com —  Rekapitulasi suara Pemilu 2019 di wilayah Jakarta Timur dapat molor hingga Minggu (12/5/2019). Komisioner KPU DKI Jakarta, Nurdin, mengatakan, ada dua kecamatan di Jakarta Timur yang masih melakukan penghitungan suara di tingkat kecamatan hingga Sabtu.

"Proses pelaksanaan di Jaktim (Jakarta Timur) itu sendiri di kecamatan-kecamatan yang masih menyisakan rekapitulasi itu di Duren Sawit dan Pulo Gadung, sisanya sudah finalisasi, artinya pengadministrasian," kata Nurdin di Hotel Bidakara, Sabtu.

Nurdin menjelaskan, empat kecamatan yang rekapitulasinya sudah dalam tahap finalisasi adalah Makasar, Kramatjati, Jatinegara, dan Cakung.

Baca juga: Rekapitulasi Sementara KPU DKI: Jokowi-Maruf Unggul di Tiga Wilayah, Prabowo-Sandi di Satu Wilayah

Menurut dia, hasil pemilu di keempat kecamatan tersebut akan mulai direkapitulasi dalam rapat pleno tingkat Kota Jakarta Timur pada Sabtu ini.

"Karena memang berdasarkan pengalaman teman-teman lain yang sudah selesai, itu butuh waktu satu hari lebih, bahkan dua hari untuk proses penyelesaian administrasi," ujar Nurdin.

Rapat pleno rekapitulasi tingkat DKI Jakarta masih diskors hingga Sabtu pagi karena menunggu rampungnya rekapitulasi di Jakarta Timur dan Jakarta Utara.

Menurut rencana, rekapitulasi di tingkat provinsi dijadwalkan rampung pada Minggu besok. Nurdin tidak menutup kemungkinan bila proses tersebut molor dari jadwal.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Pro dan Kontra Warga Jakarta Menyikapi Penerapan Tilang ETLE

Megapolitan
Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Polisi Duga Komplotan Penganiaya Wartawan Bukan Calo SIM, tetapi Tukang Ojek

Megapolitan
Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Masuk Daftar Pilkada Paling Rawan, Ini Tanggapan KPU Tangsel

Megapolitan
Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Petinggi Sunda Empire Ditangkap di Tambun Saat Mampir ke Rumah Saudaranya

Megapolitan
 Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Tanggapan PKS soal Rencana Koalisi Gerindra dan PDIP untuk Menghadapinya di Pilkada Depok

Megapolitan
Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Siap Evakuasi WNI dari Wuhan, TNI AU Tinggal Tunggu Perintah

Megapolitan
Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Pemindahan Sampah dari TPA Cipayung ke Lulut Nambo Rencananya Dilakukan Juli 2020

Megapolitan
Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Sebelum Tabrak Gardu Tol Halim, Sopir Sempat Lompat Keluar dari Truk Bersama Anak Kecil

Megapolitan
Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Pegawai Honorer Dinilai Sangat Membantu, Kadisdukcapil Tangsel Minta Jangan Dihapus

Megapolitan
Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Ramai Virus Corona, Penjualan Masker di Apotek Tangsel Meningkat

Megapolitan
PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

PLN: Tiang Roboh di Sawangan Bukan Punya Kita

Megapolitan
Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Angka Kematian Virus Corona Masih Rendah, Warga Diharap Tidak Panik

Megapolitan
Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Begini Kelengkapan Ruang Isolasi RSPI Sulianti Saroso untuk Pasien Diduga Terinfeksi Corona

Megapolitan
Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Kisah Soekarno Ditipu Raja dan Ratu Fiktif, Idrus dan Markonah

Megapolitan
Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Polisi Sebut Lokasi Pengeroyokan Wartawan Bukan di Area Kantor Satpas SIM Daan Mogot

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X