Polisi Panggil Ustaz Sambo sebagai Saksi Kasus Makar Eggi Sudjana

Kompas.com - 20/05/2019, 17:14 WIB
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di toko ponsel Wanky Cell di Jalan Muchtar Tabrani, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Kamis (9/5/2019). Tim Densus 88 Mabes Polri menemukan dua bom pipa dan sejumlah bahan peledak di tempat itu kemarin.KOMPAS.com/DEAN PAHREVI Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di toko ponsel Wanky Cell di Jalan Muchtar Tabrani, Bekasi Utara, Kota Bekasi, Kamis (9/5/2019). Tim Densus 88 Mabes Polri menemukan dua bom pipa dan sejumlah bahan peledak di tempat itu kemarin.

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengagendakan pemanggilan Ustaz Ansufri Idrus Sambo atau Ustaz Sambo sebagai saksi kasus makar dengan tersangka Eggi Sudjana pada Rabu (22/5/2019) mendatang.

"Iya dipanggil untuk dilakukan pemeriksaan sebagai saksi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin.

Argo menyebutkan, pihaknya belum menerima konfirmasi kehadiran pihak Ustaz Sambo.

Baca juga: Tidak Datang ke Kertanegara, Permadi Mengaku Tak Tahu Eggi Sudjana Serukan People Power

"Nanti dilihat saja, datang atau tidak," ungkap Argo.

Terkait kasus itu, penyidik telah meminta keterangan dua saksi yakni mantan Kepala Staf Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Mayjen (Purn) Kivlan Zen pada Kamis lalu dan politikus Partai Gerindra, Permadi Satrio Wiwoho atau biasa dikenal Permadi (74), hari ini.

Anggota Dewan Pembina Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Amien Rais juga dipanggil hari ini sebagai saksi. Namun Amien berhalangan hadir.

Eggi telah ditahan untuk jangka wakti 20 hari sejak 14 Mei ini. Keputusan penahanan itu dikeluarkan setelah Eggi menjalani pemeriksaan lebih dari 30 jam sejak 13 Mei pukul 16.30.

Eggi ditetapkan sebagai tersangka makar terkait seruan people power.

Eggi dijerat dengan Pasal 107 KUHP dan/atau Pasal 110 KUHP jo Pasal 87 KUHP dan/atau Pasal 14 Ayat 1 dan Ayat 2 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Baca juga: Amien Rais Tak Penuhi Panggilan Polisi Terkait Kasus Dugaan Makar Eggi Sudjana




Close Ads X