Hanura DKI Terima Kekalahan pada Pileg 2019

Kompas.com - 21/05/2019, 19:25 WIB
Ketua DPD Hanura DKI Jakarta Mohamad Sangaji alias Ongen, saat menyampaikan sambutan dalam Rakerda Hanura DKI Jakarta, Minggu (11/12/2016). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaKetua DPD Hanura DKI Jakarta Mohamad Sangaji alias Ongen, saat menyampaikan sambutan dalam Rakerda Hanura DKI Jakarta, Minggu (11/12/2016).

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Hati Nurani Rakyat ( Hanura) diperkirakan terdepak dari "Kebon Sirih" karena perolehan suaranya pada Pileg DPRD DKI 2019 yang anjlok.

Terkait hal itu, Ketua Fraksi Hanura di DPRD DKI Mohamad 'Ongen' Sangaji berbesar hati atas kekalahan yang dialaminya.

"Biasa orang bertarung itu biasa ada menang ada kalah," kata Ongen saat dihubungi, Selasa (21/5/2019).

Baca juga: Ini 106 Caleg yang Diperkirakan Lolos ke DPRD DKI


Ongen enggan mengungkapkan faktor yang menyebabkan Hanura DKI kalah pada Pileg 2019 ini. Ia membantah larinya beberapa kader ke partai lain sebagai penyumbang kekalahan.

"Itu kan policy partai, internal," ujar dia.

Atas kekalahan ini, Ongen mengatakan bahwa pihaknya siap berbenah agar bisa lolos di pemilu berikutnya.

Ia juga akan tetap mengawasi Pemprov DKI Jakarta kendati tak punya kursi di DPRD.

"Sebagai partai politik wajib mengawasi gubernur. Partai politik wajib, rakyat jakarta wajib kita akan bersikap kritis kepada beliau dan juga mungkn memberikan dukungan kalau beliau bekerja secara baik," kata Ongen.

Baca juga: Ini 21 Caleg DPR RI dari Dapil Jakarta yang Diperkirakan Lolos ke Senayan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta telah menyelesaikan rekapitulasi suara Pemilu 2019. Untuk Pileg DPRD DKI Jakarta, ada 106 kursi dari 10 dapil yang diperebutkan.

Total perolehan suara Hanura dari 10 dapil itu hanya 103.073. Jika disimulasi dengan metode sainte lague, Hanura tak mendapat kursi di dapil mana pun.

Metode sainte lague digunakan untuk menetapkan kursi di Pemilu 2019. Adapun perolehan kursi pemilu legislatif secara resmi baru ditetapkan KPU setelah Juni 2019.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Atraksi Barongsai di Mal Pondok Indah 'Menghipnotis' Pengunjung

Atraksi Barongsai di Mal Pondok Indah "Menghipnotis" Pengunjung

Megapolitan
Kali Sekretaris Bocor Akibat Debit Air Tinggi, Ditambal Pakai Karung Pasir

Kali Sekretaris Bocor Akibat Debit Air Tinggi, Ditambal Pakai Karung Pasir

Megapolitan
Sempat Banjir, Genangan Air di Sejumlah Titik di Jakarta Kini Sudah Surut

Sempat Banjir, Genangan Air di Sejumlah Titik di Jakarta Kini Sudah Surut

Megapolitan
Pelaku Curanmor di Radio Dalam Belum Tertangkap, Polisi: Wajahnya Kurang Jelas di CCTV

Pelaku Curanmor di Radio Dalam Belum Tertangkap, Polisi: Wajahnya Kurang Jelas di CCTV

Megapolitan
Perempuan Digigit Tikus Saat Nonton di Bioskop, Seberapa Berbahaya bagi Kesehatan?

Perempuan Digigit Tikus Saat Nonton di Bioskop, Seberapa Berbahaya bagi Kesehatan?

Megapolitan
Lampion dan Angpao Paling Laris Diburu Menjelang Imlek

Lampion dan Angpao Paling Laris Diburu Menjelang Imlek

Megapolitan
Mahasiswa Gugat Lamanya Pemilihan Cawagub DKI ke MK, F-Gerindra: Kontruksinya Tidak Nyambung

Mahasiswa Gugat Lamanya Pemilihan Cawagub DKI ke MK, F-Gerindra: Kontruksinya Tidak Nyambung

Megapolitan
Polisi Tangkap Tiga Pengeroyok Pria yang Minta Sumbangan Air Mineral di Pondok Pinang

Polisi Tangkap Tiga Pengeroyok Pria yang Minta Sumbangan Air Mineral di Pondok Pinang

Megapolitan
Seorang Remaja Diduga Tenggelam saat Berenang di Waduk Pegadungan

Seorang Remaja Diduga Tenggelam saat Berenang di Waduk Pegadungan

Megapolitan
Aktivis Perempuan: Trauma Korban Pelecehan Seksual yang Berpakaian Tertutup Jauh Lebih Besar

Aktivis Perempuan: Trauma Korban Pelecehan Seksual yang Berpakaian Tertutup Jauh Lebih Besar

Megapolitan
Pelecehan Seksual di Bekasi, Bukti Pakaian Korban Bukan Pemicu Tindakan Asusila Terjadi

Pelecehan Seksual di Bekasi, Bukti Pakaian Korban Bukan Pemicu Tindakan Asusila Terjadi

Megapolitan
Pemilihan Wakil Gubernur DKI Lama, Mahasiswa Hukum Untar Gugat ke MK

Pemilihan Wakil Gubernur DKI Lama, Mahasiswa Hukum Untar Gugat ke MK

Megapolitan
Jari Wanita Ini Berdarah Digigit Tikus di Saat Nonton Film di Bioskop

Jari Wanita Ini Berdarah Digigit Tikus di Saat Nonton Film di Bioskop

Megapolitan
Banjir di Cikini Disebabkan Saluran Air Tersumbat di Depan Proyek Revitalisasi TIM

Banjir di Cikini Disebabkan Saluran Air Tersumbat di Depan Proyek Revitalisasi TIM

Megapolitan
Pemprov DKI Klaim Sudah Naturalisasi Sungai di 5 Titik

Pemprov DKI Klaim Sudah Naturalisasi Sungai di 5 Titik

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X