Massa Pribumi Bersatu Shalat Gaib di Perempatan Sarinah

Kompas.com - 24/05/2019, 18:33 WIB
Sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan diri Pribumi Bersatu mendirikan salat gaib di perempatan Sarinah bagi para korban Pemilu 2019, Jumat (24/5/2019) sore. KOMPAS.com/Vitorio MantaleanSekelompok masyarakat yang mengatasnamakan diri Pribumi Bersatu mendirikan salat gaib di perempatan Sarinah bagi para korban Pemilu 2019, Jumat (24/5/2019) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekelompok orang yang mengatasnamakan diri Pribumi Bersatu berkumpul di perempatan Sarinah, tepatnya di depan Gedung Djakarta Theatre, Jumat (24/5/2019) pukul 15.50 WIB.

Mereka berkumpul melingkar, berdoa, dan melantunkan selawat.

Baca juga: Sandiaga Bilang Akan Shalat Gaib Terkait Gugurnya Petugas KPPS

Massa yang mengaku datang dari segala penjuru negeri, mulai dari Aceh, Bangka, Banten, hingga Sulawesi Utara itu bergiliran menyampaikan pendapat mereka soal situasi terkini setelah pengumuman hasil Pilpres 2019.

"Bukan bertujuan apa-apa, tidak memperjuangkan siapa-siapa, kita tidak menginginkan siapa yang jadi presiden di sini, kita hanya minta keadilan, tanpa memusuhi siapa pun," ujar Askan Naim yang mengaku sebagai Sekretaris Jenderal DPP Pribumi Bersatu.

"Kita mengetuk hati bapak-bapak yang diberi amanah di republik ini. Untuk apa harus ada korban nyawa dan pertumpahan darah?" kata dia lagi.

Massa dipimpin seorang ustaz yang mengenakan pakaian serba putih. Setelah saling dengar pendapat dan berselawat, mereka mendirikan shalat gaib terkait kerusuhan 22 Mei.

Baca juga: Ribuan Warga Ambon Shalat Gaib untuk Korban Tsunami dan Tanah Longsor

Ada puluhan orang yang hadir, di antaranya ibu-ibu.

Mereka berencana melanjutkan kegiatan dengan  aksi tabur bunga sebagai simbol dukacita. 

Massa pun bersepakat aksi ini berakhir dengan tertib jelang waktu berbuka puasa agar setiap peserta kembali ke kediaman masing-masing selepas azan maghrib.



Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Serapan APBD DKI 54,6 Persen, Anies Bilang Itu Masih Sesuai Target

Serapan APBD DKI 54,6 Persen, Anies Bilang Itu Masih Sesuai Target

Megapolitan
Atap Sekolah Ambruk, Murid SLB Bundaku Bekasi Mengungsi

Atap Sekolah Ambruk, Murid SLB Bundaku Bekasi Mengungsi

Megapolitan
Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil, Rekening Bank Djeni Kosong, Habis Untuk Foya-foya

Raup Rp 2,5 Miliar dari Penggelapan 62 Mobil, Rekening Bank Djeni Kosong, Habis Untuk Foya-foya

Megapolitan
4 WNA Nigeria yang Terjaring Razia Terindikasi Penipuan Online

4 WNA Nigeria yang Terjaring Razia Terindikasi Penipuan Online

Megapolitan
Proses Penghentian Swastanisasi Air di Jakarta Mandek

Proses Penghentian Swastanisasi Air di Jakarta Mandek

Megapolitan
Walau Tanpa Wagub, Anies Klaim Pekerjaan Terlaksana Baik oleh Jajarannya

Walau Tanpa Wagub, Anies Klaim Pekerjaan Terlaksana Baik oleh Jajarannya

Megapolitan
Prihatin dengan Kejadian yang Menimpa Wiranto, Kivlan Zen Kirim Bunga

Prihatin dengan Kejadian yang Menimpa Wiranto, Kivlan Zen Kirim Bunga

Megapolitan
Melayat ke Ratusan Pusara Mr. X di TPU Pondok Ranggon...

Melayat ke Ratusan Pusara Mr. X di TPU Pondok Ranggon...

Megapolitan
Anies: Kampung Melayu Masih Banjir padahal Sungai Sudah Dinormalisasi

Anies: Kampung Melayu Masih Banjir padahal Sungai Sudah Dinormalisasi

Megapolitan
Kampung Akuarium Akan Dibangun Terintegrasi dengan Kawasan Cagar Budaya

Kampung Akuarium Akan Dibangun Terintegrasi dengan Kawasan Cagar Budaya

Megapolitan
Kilas Balik Bus Transjakarta Zhong Tong yang Bermasalah Era Ahok

Kilas Balik Bus Transjakarta Zhong Tong yang Bermasalah Era Ahok

Megapolitan
2 Tahun Kepemimpinan Anies, Rumah DP Rp 0 Dibangun 780 Unit dari Target 232 Ribu Hunian

2 Tahun Kepemimpinan Anies, Rumah DP Rp 0 Dibangun 780 Unit dari Target 232 Ribu Hunian

Megapolitan
Keluarga Minta Doa agar Wiranto Cepat Sembuh

Keluarga Minta Doa agar Wiranto Cepat Sembuh

Megapolitan
2 Tahun Jadi Gubernur, Anies Sebut Pengguna Transportasi Umum di DKI Meningkat

2 Tahun Jadi Gubernur, Anies Sebut Pengguna Transportasi Umum di DKI Meningkat

Megapolitan
Kapal yang Terbalik di Dermaga 210 Tanjung Priok Sudah Dievakuasi

Kapal yang Terbalik di Dermaga 210 Tanjung Priok Sudah Dievakuasi

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X