Komentar Anies soal Absennya 700 PNS DKI di Hari "Kejepit"

Kompas.com - 31/05/2019, 15:47 WIB
Ilustrasi PNS. KOMPAS.com/KURNIA SARI AZIZA Ilustrasi PNS.

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, ratusan pegawai negeri sipil (PNS) DKI Jakarta tidak masuk pada Jumat (31/5/2019) ini.

Hari ini menjadi hari terakhir kerja dan diapit hari libur.

"Yang ambil cuti dan tidak masuk 2,19 persen," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (31/5/2019).

Baca juga: Anies Larang PNS DKI Mudik Pakai Mobil Dinas


Jika dihitung dari sekitar 30.000 pegawai, maka 2,19 persennya sekitar 600 hingga 700 pegawai.

Sebab, separuh dari 65.332 memang tak masuk karena berprofesi sebagai guru.

Anies menilai jumlah pegawai yang tak masuk relatif kecil. Sebab, pada Sabtu (1/6/2019) besok ada upacara Hari Lahir Pancasila yang wajib dihadiri PNS.

Baca juga: PNS DKI Dilarang Terima Parsel Lebaran, Ini yang Harus Dilakukan jika Tak Bisa Menolak

"Kelihatannya masuk normal dan memang bukan karena soal ini (kejepit) karena besok ada upacara 1 Juni," katanya. 

Menurut Anies, mayoritas pegawai menyampaikan baru mudik pada Sabtu esok. 

"Hampir setiap percakapan bilangnya Hari Sabtu, ngobrol di sini juga hari Sabtu. Jadi meskipun hari ini Jumat kejepit hari ini, tetapi dari sisi perjalanan mereka belum merencanakan untuk pulang," ujar Anies. 

Baca juga: Anies Pastikan Tak Ada Operasi Yustisi bagi Para Pendatang Baru di Jakarta

Hari ini menjadi hari terakhir pegawai Pemprov DKI. Mereka baru masuk kembali pada 10 Juni setelah libur lebaran dan cuti bersama.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X